close

Perencanaan

InfoKeuanganPerencanaan

10 Kesalahan Keuangan yang Tak Pernah Dilakukan Orang-Orang Kaya

hal yang tak dilakukan orang kaya

Anda mungkin pernah melakukan kesalahan keuangan di usia 20-an atau mungkin 30-an. Tapi, ada beberapa orang tertentu yang berhasil menghindari kesalahan keuangan dan menjadi kaya raya. Berikut ini adalah beberapa kesalahan keuangan yang tak pernah dilakukan oleh orang-orang kaya.

1. Tidak berinvestasi pada diri sendiri

Seringkali, orang tergantung pada bos mereka untuk membelikan mereka buku, mengirim mereka ke seminar, atau memberikan mereka pelatihan. Namun, Anda harus mengambil pendidikan dengan tangan Anda sendiri jika Anda ingin makmur. Berinvestasilah pada diri Anda sendiri.

2. Hiburan yang berlebihan

Banyak acara-acara hiburan, seperti grand opening suatu tempat, yang dipadati oleh anak-anak muda (usia 21-35), yang menyia-nyiakan waktu dan uang yang berharga. Kebanyakan orang menghabiskan 30-50 persen dari gaji mereka untuk hiburan, sementara mereka sebenarnya melarikan diri dari realitas kehidupan. Sebaliknya, orang-orang kaya menggunakan waktu dan uang untuk mendanai impian mereka.

3. Membeli dengan kredit

Banyak orang membeli benda yang tidak mampu mereka beli dengan uang yang tidak mereka miliki untuk mengesankan orang yang tidak mereka sukai. Hal inilah yang akan mengubur banyak orang dengan hutang yang pelan-pelan akan membuat mereka putus asa. Orang kaya menggunakan kartu kredit untuk hal-hal produktif.

4. Menyembunyikan sesuatu dari pasangan

Banyak pasangan menikah tidak membicarakan tentang uang, bahkan mungkin melakukan kecurangan finansial terhadap pasangannya. Namun, Anda tidak akan bisa kaya kecuali Anda membicarakan keuangan Anda dengan pasangan. Cinta di antara pasangan akan melipatgandakan uang Anda. Percayalah!

5. Menggadaikan rumah

Menggadaikan rumah Anda mengarah pembiayaan ulang, pembayaran tagihan, dan inflasi. Ketika Anda menggadaikan rumah, Anda cenderung membayar dua kali lipat harga aslinya.

6. Membangan pensiun secara tradisional

Jika Anda berencana uang, entah itu melalui tabungan pensiun, asuransi jiwa, atau apapun, untuk masa pensiun Anda, itu artinya Anda menabung kenikmatan untuk masa Anda tak lagi bisa menikmatinya. Yang benar adalah, bangunlah kekayaan Anda sedari muda.

7. Membeli barang murahan

Jika Anda membeli murah, Anda akan mendapatkan hasil yang sama murahnya. Alih-alih membeli yang murah, belilah yang terbaik yang tersedia. Orang kaya tahu bahwa membeli kemeja mahal yang bisa bertahan 4 tahun lebih baik daripada kemeja murah yang rusak setiap tahunnya.

8. Kurang menikmati hidup

Ketika orang bekerja, mereka ingin liburan. Tapi anehnya, ketika liburan, mereka memikirkan pekerjaan. Padahal, untuk menjadi kaya, Anda harus bisa mensyukuri apa yang Anda miliki, dan mengtahui cara menikmatinya sebaik mungkin. Anda akan selalu mendapatkan lebih dari apa yang Anda nikmati.

9. Tidak menabung

Kebanyakan orang menghabiskan uang untuk ini itu. Ketika mereka melihat ada uang di rekening, mereka langsung terpikir untuk belanja banyak hal. Orang kaya menyimpan setidaknya 10 persen dari apa yang mereka usahakan dan jarang mengambil pinjaman pribadi untuk diri mereka sendiri, bahkan jika mereka berpikir mereka membutuhkannya.

10. Bekerja untuk uang

Mayoritas orang di dunia ini bekerja untuk uang, tapi orang-orang kaya membiarkan uang bekerja untuk mereka. Mereka tahu bahwa uang mereka akan menjadi produk sampingan dari layanan yang mereka berikan ke pasar. Orang kaya juga mengakui fakta bahwa kekayaan materi mereka adalah jumlah total seluruh kontribusi mereka kepada masyarakat. Itu sebabnya mereka tidak pernah bekerja untuk uang.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

read more
InfoKeuanganPerencanaan

7 Tanda-Tanda Anda Perlu Mengubah Cara Anda Mengatur Keuangan

tanda anda perlu mengubah pengelolaan uang

Beberapa orang memang memiliki keahlian mengelola keuangan mereka. Mereka melakukan perencanaan dan menabung setiap bulannya, dan berusaha patuh pada anggaran yang dibuat serta sebisa mungkin terbebas dari hutang.

Jika Anda belum sampai di titik ini, Anda mungkin perlu mengubah beberapa hal tentang cara Anda menangani keuangan Anda. Berikut ini adalah tanda-tanda bahwa Anda perlu mengubah cara Anda menangani keuangan Anda saat ini.

1. Mengandalkan kartu kredit

Menggunakan kartu kredit untuk suatu kebutuhan yang sangat darurat memang wajar, tapi jika Anda terus menerus bergantung pada kartu kredit setiap bulannya, ini tanda Anda perlu mengubah cara Anda menangani keuangan Anda. Langkah pertama untuk memecahkan masalah ini adalah memulai membuat anggaran yang solid sehingga Anda bisa mengidentifikasi dimana Anda melakukan pengeluaran berlebih serta masalah-masalah lainnya.

2. Pembayaran yang telat

Memang mungkin suatu kali Anda lupa membayar tagihan, tapi jika pembayaran yang telat ini terjadi setiap bulan, ini tanda ada sesuatu yang serius tengah terjadi. Ada dua alasan umum untuk keterlambatan pembayaran ini. Satu, Anda pelupa, dan Anda dapat mengatasi ini dengan menjadwalkan pembayaran Anda secara otomatis atau membayar semua tagihan Anda sekaligus di awal bulan. Atau dua, Anda tidak memiliki uang untuk membayar tagihan tepat waktu. Jika hal ini terjadi, anggaran dan beberapa perencanaan yang matang biasanya dapat membantu Anda membayar semua tagihan tepat waktu.

3. Tidak bisa tidur di malam hari karena memikirkan uang

Jika Anda sering terjaga di malam hari khawatir tentang keuangan Anda atau bagaimana Anda akan menutupi biaya, sudah pasti Anda perlu perubahan dalam mengelola keuangan. Jika Anda telah mengalokasikan dana sesuai anggaran dan Anda juga menabung untuk dana darurat, Anda pasti akan bisa tidur dengan nyenyak.

4. Tak ada komunikasi dengan pasangan

Setelah Anda menikah, penganggaran menjadi lebih rumit. Anda bisa melakukan pemborosan tanpa disadari karena Anda berdua melakukan pengeluaran pada saat yang sama. Memang rumit jika Anda mau menggabungkan keuangan Anda dengan pasangan. Langkah pertama adalah menyiapkan anggaran dengan pasangan Anda, dan kemudian melakukan pertemuan rutin untuk membahas anggaran.

5. Tidak ada anggaran

Jika Anda beroperasi tanpa anggaran, kini saatnya Anda memulainya. Anggaran ini sangat penting untuk mengatur keuangan secara keseluruhan, termasuk pembayaran tagihan, dll. Jika Anda tidak memiliki anggaran, terlalu mudah untuk berbohong kepada diri sendiri tentang keuangan Anda. Anda harus membuat anggaran Anda sekarang.

6. Jumlah utang yang luar biasa banyak

Jika Anda memiliki jumlah utang yang besar, Anda perlu untuk mulai membuat perubahan hari ini. Anda bisa membaca buku Total Money Makeover tulisan Dave Ramsey atau buku sejenisnya untuk membantu Anda mengelola keuangan dan keluar dari hutang.

7. Anda kehabisan uang terlalu cepat setiap bulannya

Jika Anda terus-menerus berjuang di akhir bulan untuk bisa bertahan dan Jika Anda terus-menerus berjuang di akhir bulan untuk semua biaya, Anda mungkin memiliki masalah arus kas. Dalam hal ini, anggaran super super dibutuhkan.

 

Sumber: moneyfor20s.about.com

read more
KeuanganPerencanaanTips

6 Cara Mencari Pekerjaan Secara Sembunyi-Sembunyi

mencari pekerjaan sembunyi-sembunyi

Melamar pekerjaan baru ketika Anda masih menjadi karyawan memang perlu hati-hati. Anda harus menempatkan diri sebagai kandidat di perusahaan yang Anda lamar tapi di lain sisi Anda tak ingin ketahuan bos Anda karena takut dipecat sebelum waktunya. Memang tidak ada salahnya mencari kemajuan dalam karir, tapi Anda harus belajar cara-cara di bawah ini untuk melakukan pencarian kerja secara diam-diam.

1. Biarkan media sosial Anda tetap seperti sebelumnya

Jika Anda aktif di media sosial, beberapa bagian profil mungkin akan Anda update secara teratur. Namun, jika Anda tak pernah melakukannya lalu tiba-tiba Anda melakukannya tanpa alasan, itu bisa menimbulkan kecurigaan, terutama di LinkedIn (apalagi jika bos Anda terhubung di LinkedIn dengan Anda).

Dengan meng-update profil secara teratur, Anda tak akan dicurigai ketika sedang mencari pekerjaan dan hal ini memungkinkan Anda untuk lebih bisa ditemukan karena profil yang usang akan sangat susah ditemukan.

2. Hati-hati dengan cara Anda berpakaian

Hal yang bisa menimbulkan kecurigaan adalah ketika Anda pada hari biasanya mengenakan kemeja dan celana kain sebagai pakaian kerja dan tiba-tiba Anda mengenakan jas atau blazer (bahkan dasi untuk lelaki). Berdandan lebih rapi dari biasanya menunjukkan bahwa Anda sedang melakukan wawancara di tempat lain. Untuk menghindari kecurigaan, letakkan pakaian istimewa Anda di tas atau di loker, dan ganti di tempat yang aman saat Anda akan berangkat wawancara. Selain itu, ada baiknya Anda mengatur waktu wawancara di jam-jam yang tak mungkin membuat Anda dicurigai.

3. Jangan memberitahu rekan kerja bahwa Anda sedang mencari pekerjaan baru

Mungkin saja rekan kerja bisa menjaga rahasia Anda, tapi dalam hal ini jangan percaya siapapun dan takutlah kepada siapapun. Selain itu, Anda tidak tahu apa rencana yang ada dalam pikiran mereka mengenai kemajuan karir mereka sendiri kan. Mereka mungkin bisa memanfaatkan upaya pelamaran kerja sembunyi-sembunyi Anda ini sebagai kesempatan untuk menukik dan mengambil pekerjaan Anda.

4. Rahasiakan pencarian Anda, khususnya di media sosial

Sebagai seorang profesional, Anda harus memperhatikan apa yang Anda posting di media sosial secara umum. Nonaktifkan update pencarian pekerjaan Anda di Facebook, Twitter, LinkedIn, dan situs lainnya. Bahkan jika Anda tidak terhubung ke atasan atau rekan kerja Anda secara online, apa yang Anda posting bisa secara misterius muncul di tempat yang tidak Anda harapkan.

5. Jangan gunakan siapapun dalam perusahaan Anda sekarang sebagai referensi

Jika Anda tidak ingin ketahuan, mengapa Anda harus menggunakan nama alah satu dari rekan kerja Anda sebagai referensi? Cari yang lain! Mungkin dari perusahaan yang sebelumnya pernah Anda tinggalkan.

6. Cari pekerjaan dengan waktu dan peralatan Anda sendiri

Dan, jangan pernah menggunakan waktu perusahaan untuk mencari pekerjaan di perusahaan lain. selain bodoh, hal ini juga sangat tidak loyal dan tidak sopan. Gunakan komputer Anda sendiri dan sumber daya lainnya pada waktu Anda sendiri. Jika ketahuan menggunakan waktu dan peralatan perusahaan, Anda malah bisa dipecat saat itu juga.

 

Sumber: www.wisebread.com

read more
InfoKeuanganPerencanaan

6 Kesalahan Karir yang Tak Boleh Anda Lakukan Lagi di Usia 30

kesalahan karir

Kita semua pasti pernah membuat kesalahan dan kita bisa belajar dari kesalahan tersebut. Ketika memulai karir, Anda pasti juga melakukan banyak kesalahan. Itu wajar karena Anda masih mencari jalan dan Anda butuh bantuan serta panduan untuk bisa memahami semuanya. Namun, ketika berusia 30 tahun, beberapa kesalahan karir harus Anda hentikan dan tak boleh Anda ulangi lagi.

Dengan tips karir dari Onuang, Anda bisa berhenti melakukan kesalahan karir yang sama saat berusia 30, seperti tersebut di bawah ini.

1. Mengabaikan bahaya media sosial

Facebook, Twitter, Instagram, Pinterest, Snapchat dan masih banyak platform lainnya pasti pernah Anda gunakan untuk berhubungan dengan teman dan keluarga. Banyak orang merasa bahwa media sosial itu buruk, tapi sebenarnya Anda bisa mendapatkan eksistensi di dunia ini, bahkan ketika Anda tidak terlibat secara langsung.

Namun, yang perlu Anda perhatikan adalah apa yang Anda posting dan siapa saja yang bisa melihatnya. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan hancur hidupnya hanya karena satu posting Facebook atau Twitter yang salah. Salah satu contoh paling terkenal mungkin adalah Justine Sacco.

2. Menolak untuk berkompromi

Sebagai karyawan muda, dan selama beberapa tahun setelah itu, Anda mungkin masih sangat patuh pada keputusan Anda. Anda tak peduli dianggap sulit atau abrasif oleh manajemen atas. Dan sampai batas tertentu, kebanyakan orang memahami semangat muda Anda. Tetapi pada saat Anda berusia 30, pola pikir ini perlu diubah. Anda pasti sudah tahu caranya berkompromi yang tidak membawa terlalu banyak efek negatif pada hasil akhir. Anda mungkin juga telah belajar cara bernegosiasi dan bagaimana harus kalah perang untuk bisa memenangkan pertempuran. Jika Anda masih menolak untuk berkompromi pada usia itu, Anda menghambat karir Anda sendiri.

3. Percaya Anda tahu segala sesuatu

Keangkuhan sama sekali tidak menarik. Percaya diri dan arogan itu sangat berbeda. Namun, kemudaan dan percaya diri bisa menjadi kombinasi yang tak begitu baik, dan membuat Anda memiliki keyakinan diri yang berlebihan. Ketika Anda baru lulus, Anda mungkin berpikir Anda tahu segala hal terbaru dan orang-orang tua di tempat kerja Anda sangatlah jadul. Namun, di usia 30, Anda harus sadar bahwa akan selalu ada hal baru yang bisa kita pelajari.

4. Mengambil terlalu banyak pekerjaan

Inilah yang paling sering dilakukan di awal karir. Anda mungkin sangat bersemangat untuk menyenangkan setiap orang dan Anda ingin semua orang tahu bahwa Anda di sini untuk bekerja keras dan siap memberikan 110% tenaga Anda. Pada akhirnya, hal ini akan menyebabkan Anda kelelahan dan hasil pekerjaan Anda tak akan maksimal. Pada saat Anda telah mencapai usia 30, Anda harus tahu batas dan mengambil pekerjaan yang dapat Anda lakukan dalam waktu yang diberikan.

5. Ingin menjadi teman semua orang

Anda tidak mungkin bisa disukai oleh semua orang. Anda hanya manusia biasa. Pada awal karir Anda, Anda mungkin bisa berusaha agar disukai secara universal. Pada saat berusia 30, Anda harus menyadari bahwa beberapa orang akan menyukai Anda dan beberapa lainnya tidak. Tapi, selama setiap orang bisa berlaku profesional, maka hal ini tak akan menjadi masalah buat Anda.

6. Mengeluh tentang perusahaan dan rekan kerja Anda

Setiap orang memiliki kesempatan untuk memilih perusahaan, bos, dan rekan kerjanya. Pada awal karir, sangat mudah untuk jatuh ke perangkap gosip. Pada saat usia 30, hal ini harus Anda hentikan. Memang tidak masalah mengakui kelemahan perusahaan agar bisa terjadi perbaikan. Tapi ingat, Anda harus melakukannya secara konstruktif.

 

Sumber: www.wisebread.com

read more
InfoKeuanganPerencanaan

10 Kesalahan Keuangan yang Tak Pernah Dibicarakan

kesalahan keuangan yang tak dibicarakan

Beberapa dari kita mungkin memang pernah melakukan kesalahan keuangan di usia 20, usia 30, usia 40 atau lebih. Kesalahan-kesalahan tersebut biasanya kita bicarakan dengan mereka yang kita percaya atau yang menurut kita ahli. Tapi ada beberapa kesalahan keuangan yang tetap menjadi kesalahan karena cenderung didiamkan dan tidak dibicarakan.

1. Menghabiskan banyak pengeluaran untuk rumah

Kebijaksanaan keuangan konvensional menyatakan keuangan untuk rumah tak boleh lebih dari 25% gaji Anda. Ini tentu tak bisa diterapkan di kota-kota yang mahal seperti Jakarta. Untuk memotong biaya, Anda mungkin bisa menyewakan sebagian rumah Anda.

2. Tidak mempercayai pasangan dalam hal keuangan

Ternyata banyak dari pasangan yang sudah menikah tidak bisa menyebutkan dengan tepat gaji pasangannya. Bahkan Anda yang mengatakan mereka menipu pasangan mereka dalam hal keuangan. Jika ini terjadi, pernikahan Anda bisa rusak hanya karena masalah keuangan.

3. Melupakan anak-anak

Orang tua biasanya kesulitan berbicara mengenai hal-hal finansial dengan anak mereka. Padahal, Anda harus meluangkan waktu untuk mengajari mereka agar mereka lebih paham mengenai hal-hal yang berhubungan dengan keuangan.

4. Lupa membuat anggaran

Banyak dari kita ternyata lupa membuat anggaran setiap bulannya dan hanya berjalan mengikuti arah angin saja. Tanpa gambaran yang akurat tentang cara membelanjakan uang, tidak mungkin Anda bisa membuat keputusan keuangan yang solid.

5. Tidak membuat dana darurat

Memiliki dana darurat adalah dasar dari kesejahteraan keuangan karena hal ini akan membantu Anda menutupi kebutuhan tak terduga tanpa harus menjual sesuatu. Sangat mustahil bagi Anda untuk bebas dari hutang jika tiap ada kebutuhan mendadak Anda memilih untuk berhutang.

6. Membiayai hal-hal besar dengan hutang

Ketika Anda ingin membeli kulkas dan Anda memutuskan untuk membeli dengan kredit, itu artinya Anda ceroboh. Jika Anda tidak mampu membelinya secara tunai, itu artinya Anda tidak mampu membelinya. Dengan cara ini, Anda bisa menyisihkan uang setiap bulannya untuk bisa membeli kulkas.

7. Membeli baru

Semua orang tahu bahwa mobil kehilangan nilainya ketika pertama kali Anda naiki. Kebanyakan orang tidak pernah berpikir bahwa hal yang sama juga berlaku untuk hal lainnya.

8. Mengandalkan satu sumber penghasilan

Bekerja lebih dari satu memang bisa membuat stres. Tapi, sebagai karyawan Anda masih bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan melakukan beberapa pekerjaan, termasuk berjualan di Internet melalui eBay atau memanfaatkan layanan Amazon misalnya.

9. Tidak mencoba menawar

Tawar-menawar tidak hanya bisa dilakukan di pasar atau garage sale saja. Banyak toko yang bisa memberi Anda harga sesuai yang Anda tawar. Dan jika Anda membawa uang tunai, ada kemungkinan penjual akan memberi harga yang bisa dinego.

10. Tidak mencari penasihat keuangan

Anda mungkin sudah mahir mengelola keuangan, tapi itu tidak berarti sudah tak ada ruang untuk perbaikan. Penasihat keuangan akan membantu Anda memperbaikinya.

 

Sumber: www.wisebread.com

read more
InfoKeuanganPerencanaan

7 Pekerjaan Berat dengan Bayaran yang Tak Layak

kerja berat bayaran tak layak

Dalam hidup Anda, Anda pasti pernah mengalami terjebak dalam pekerjaan yang berat dan membuat stres. Atau mungkin masih? Ada beberapa pekerjaan yang memang dilakukan dengan senang hati oleh banyak orang, tapi ada juga pekerjaan yang membuat orang tak semangat. Berikut ini adalah beberapa pekerjaan berat dengan bayaran yang tak layak.

1. Wartawan koran

Adanya Internet telah menghapus kejayaan koran, yang menyebabkan stres tinggi dan upah rendah pada reporter dan editor. Dengan tingkat stres yang didapat, gaji wartawan sebenarnya jauh dari layak.

2. Tukang kayu

Pekerjaan ini termasuk pekerjaan berat dan tidak terlalu menguntungkan, dan sekarang banyak penebangan yang dilakukan dengan mesin. Belum lagi, bahaya yang mungkin menyebabkan kematian saat bekerja. Risikonya juga lebih tinggi daripada pekerja lainnya.

3. Supir taksi

Gaji supir taksi tentu sudah lebih tinggi dari dulu. Namun, profesi ini bukanlah profesi yang aman. Dan risiko inilah yang harusnya diperhitungkan.

4. Petugas data entry

Anda duduk di komputer sepanjang hari dan memasukkan informasi ke dalam database. Mungkin akan lain ceritanya jika yang Anda masukkan adalah data keren seperti musik atau penyanyi. Tapi di sini yang dimasukkan adalah nama, alamat, dan data dangkal lainnya.

5. Satpam

Ketika Anda berada sebagai satpam swasta, Anda bisa saja bosan setengah mati karena tidak terjadi apa-apa atau Anda mungkin harus berjibaku melawan penjahat. Keduanya tidak menyenangkan dan mungkin bayarannya juga kurang jika dibandingkan dengan risikonya.

6. Sales door-to-door

Ada waktu ketika rumah Anda diserbu sales door-to-door yang menawarkan produk baru? Jumlah sales seperti ini sudah menurun, meskipun belum hilang sama sekali.

7. Pelayan restoran

Beberapa restoran merasa bisa menggaji dengan gaji dibawah UMR karena beranggapan Anda akan dapat tip. Tapi kita tahu tidak semua memberi tip. Dan waiter atau waitress biasanya berdiri terus sepanjang hari dan seringkali menerima komplain dari makanan yang tidak mereka masak.

Mungkin, jika Anda bekerja pada bidang ini, Anda harus mulai belajar sedikit-sedikit untuk berinvestasi.

 

Sumber: www.wisebread.com

read more
KeuanganPerencanaanTips

Cara Mengatur Keuangan sebagai Pekerja Lepas (Freelancer)

mengatur keuangan freelancer

Bekerja lepas atau freelance memang bermanfaat tapi Anda harus hati-hati dalam mengatur keuangan. Anda memang bisa melakukan pekerjaan yang Anda cintai dan Anda bisa melakukannya dengan cara Anda sendiri. Namun, Anda juga harus memikirkan bagaimana cara mengelola keuangan yang benar.

Berikut ini adalah cara mengelola keuangan yang benar sebagai pekerja lepas (freelancer).

1. Buatlah dana darurat

Semua orang harus memiliki dana darurat yang bisa mereka ambil untuk memenuhi kebutuhan dasar ketika tidak ada lagi sumber keuangan lain. Yang paling disarankan adalah memiliki dana darurat yang bisa menutupi kebutuhan hingga enam sampai delapan bulan kebutuhan Anda. Jika Anda bekerja lepas, mungkin Anda akan butuh lebih banyak.

Memiliki dana darurat, selain mengamankan keuangan Anda di masa depan, juga memiliki berbagai keuntungan, misalnya:

– Anda tak takut menolak klien yang sepertinya tak tepat untuk Anda
– Anda masih punya uang jika klien tidak membayar tepat waktu

2. Membuka rekening bisnis yang terpisah (dan menggunakannya)

Jika Anda bekerja lepas dan Anda adalah pemilik tunggal, sah-sah saja untuk menggunakan satu rekening untuk rekening pribadi dan bisnis. Tapi itu sebenarnya tidak disarankan. Dengan membuka rekening bisnis tersendiri, meskipun mungkin Anda hanya freelance sesekali, akan mempermudah Anda dalam membuat anggaran yang layak. Hal ini juga mempermudah Anda dalam mengurus pajak.

Gunakan akun bisnis untuk pengeluaran bisnis, gaji, uang pensiun, pajak, dan dana darurat bisnis. Jika ada sisa uang, biarkan tetap di rekening bisnis ini.

3. Membangun dana lain jika memang dibutuhkan

Sebagai freelancer, Anda tidak mendapatkan tunjangan seperti asuransi. Anda harus mengurus semuanya sendiri. Anda bisa mendapatkan dana ini dengan menyisihkan dari uang yang masuk ke rekening bisnis Anda.

Jika memang dibutuhkan, Anda bisa membuka rekening lain untuk keperluan-keperluan tersebut. Sebagian besar bank akan memberikan ijin bagi Anda untuk membuka beberapa rekening tabungan, jadi mengapa tidak dimanfaatkan?

4. Proyeksikan pendapatan dan pengeluaran bulanan Anda

Ketika Anda menjadi freelancer, ada saat dimana Anda sangat sibuk. Anda juga akan mengalami kekhawatiran kapan kiranya akan dapat job lagi. Itu artinya, pendapatan bulanan Anda akan sangat bervariasi. Untuk anggaran dengan tingkat konsistensi, Anda harus memproyeksikan pendapatan dan pengeluaran bulanan. Dan ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan:

– Menggunakan jumlah rata-rata

Jumlahkan pendapatan dan pengeluaran Anda dalam setahun, bagi 12, dan gunakan angka rata-rata tersebut sebagai jumlah bulanan ketika merencanakan anggaran Anda. Ini bisa diaplikasikan bagi Anda yang sudah bekerja lepas selama setahun lebih. Jika pendapatan Anda tak terlalu jauh berebda tiap bulannya, metode ini cocok untuk Anda.

– Mempersiapkan yang terburuk

Jika Anda ingin sedikit konservatif, Anda bisa menggunakan pendapatan terendah yang Anda dapatkan dalam suatu bulan sebagai pendapatan minimum dan pengeluaran terbesar sebagai pengeluaran minimum. Karena nantinya Anda akan cenderung menghasilkan lebih banyak dan menghabiskan lebih sedikit, cara ini baik digunakan untuk membangun dana darurat.

5. Tetapkan tonggak pembayaran untuk klien

Jika pekerjaan Anda terdiri dari banyak proyek-proyek kecil, tip ini mungkin tidak akan banyak berguna untuk Anda. Tetapi jika Anda bekerja pada proyek-proyek besar yang berlangsung beberapa minggu atau bulan, sangat penting untuk mengatur tonggak pembayaran dari klien. Hal ini membantu memastikan uang akan terus mengalir secara teratur daripada mendapatkan bayaran yang sangat besar di akhir proyek.

Anda bisa melakukan diskusi untuk pembayaran yang dibayarkan pada interval tertentu. Cara untuk melakukan hal ini adalah:

– Jika pekerjaan membutuhkan waktu pengerjaan yang lama, pastikan Anda dapat menagih klien Anda setiap bulan atau setiap berapa jam yang telah Anda habiskan.
– Jika ada tonggak yang jelas dalam proyek, atur penagihan di sekitar tonggak tersebut.
– Jika tidak ada, mungkin Anda bis memecah tugas menjadi 25% dan mengatur tagihan di tiap bagiannya.

 

Sumber: lifehacker.com

read more
KeuanganPerencanaanTips

4 Cara Praktis untuk Menemukan Karir yang Anda Cintai

menemukan karir yang anda cintai

Banyak orang merasa belum menemukan karir yang mereka dambakan. Mereka tak tahu karir apa yang mereka inginkan, tapi yang jelas bukan yang sekarang ini mereka jalani. Lantas, apa yang harus dilakukan?

Berikut ini adalah 4 cara untuk menemukan karir yang Anda cintai.

1. Ketika Anda tahu suatu pekerjaan tak akan bekerja dengan baik, segera keluarlah

Banyak orang membenci pekerjaan mereka dan tahu bahwa mereka ingin melakukan sesuatu yang berbeda, tapi mereka tetap bertahan pada pekerjaan yang mereka benci itu untuk waktu yang lama. Alasan utama mereka tetap bertahan adalah karena mereka belum yakin mengenai apa yang benar-benar ingin mereka lakukan. Pemikiran seperti ini sangat tidak baik karena Anda tidak akan belajar atau menemukan karir atau pekerjaan yang ideal dengan duduk saja atau dengan memikirkan hal itu saja. Jika situasi saat ini tidak bekerja dengan baik, Anda harus segera keluar dan menemukan sesuatu yang lain.

2. Ikuti rasa penasaran Anda

Meskipun Anda mungkin tidak memiliki visi yang jelas untuk karir Anda, Anda mungkin ingin tahu tentang hal-hal yang mungkin atau mungkin tidak jelas bagi Anda. Sangat penting untuk mengikuti rasa ingin tahu dan mengungkap minat Anda yang masih kurang jelas. Hal ini penting karena minat-minat tersebut akan membawa Anda pada motivasi yang memisahkan Anda dari orang lain. Seringkali, cara ini tidak akan tampak pragmatis, bahkan mungkin terkesan sembrono.

3. Jangan jadikan uang sebagai pertimbangan utama

Jika Anda ingin menghabiskan hidup Anda melakukan sesuatu yang Anda cintai, cara terbaik untuk memulainya adalah menempatkan uang sebagai hal kedua dalam hidup Anda. Jika kepraktisan dari apa yang Anda lakukan dan berapa banyak uang yang anda peroleh adalah kriteria utama Anda, Anda akan membatasi pilihan Anda pada hal yang mudah tertebak dan menemukan apa yang Anda cintai bisa menjadi sulit. Di sisi lain, jika Anda membiarkan diri Anda untuk mengejar rasa ingin tahu Anda, Anda akan menemukan kekuatan Anda, dan pada akhirnya akan bisa menghasilkan uang.

Menghubungkan minat dan motivasi Anda, dan menjadi diri sendiri, akan memberi Anda kekuatan dalam bidang yang tak dikuasai orang lain. Bagi orang lain, apa yang Anda pilih untuk lakukan mungkin terlihat seperti tugas yang berat, tapi bagi Anda hal itu tak akan terasa seperti pekerjaan sama sekali. Dan semakin tinggi Anda mengekspresikan diri melalui pekerjaan Anda, semakin tinggi potensi penghasilan Anda nantinya.

4. Jangan mengatur batasan buatan untuk diri Anda sendiri

Banyak orang menentukan batasan yang mereka buat sendiri untuk diri mereka sendiri. Ini mungkin adalah cara untuk menghindarkan diri dari tanggung jawab. Tapi hal ini juga akan menjauhkan Anda dari pertumbuhan diri. Jika Anda melakukannya karena pilihan, mungkin masih bisa dipahami. Di sisi lain, jika Anda ingin pertumbuhan yang lebih, maka jangan bersembunyi di balik keyakinan bahwa orang lain perlu memberdayakan Anda untuk melakukan apa yang ingin Anda lakukan.

 

Sumber: www.forbes.com

read more
InfoKeuanganPerencanaan

5 Keuntungan Menggunakan Mobile Banking

mobile banking

Smartphone atau tablet, yang memungkinan layanan mobile banking, bisa menawarkan akses kapanpun dimanapun rekening tabungan dan cek Anda. Karena smartphone biasanya dilengkapi dengan akses internet, Anda bisa melakukan banyak aktivitas perbankan dengan smartphone Anda kapanpun Anda inginkan. Berikut ini adalah 5 alasan yang membuat Anda mengatakan ‘ya’ pada mobile banking.

1. Menghindarkan Anda dari perjalanan ke bank

Kadang-kadang, Anda tak bisa pergi ke bank tepat waktu. Bagaimana jika Anda harus bekerja lembur, atau cabang bank Anda sudah tutup ketika Anda sampai di sana? Siapa yang ingin menghabiskan waktu pada hari Sabtu pagi menunggu dalam antrean hanya untuk berurusan dengan teller?

Mobile banking memungkinkan Anda melakukan transaksi perbankan kapan saja melalui smartphone, tablet, dan PDA. Cukup download aplikasi untuk perangkat Anda, dan Anda dapat membuat deposito, transfer dana, cek saldo Anda dan membayar tagihan dengan sentuhan jari. Fungsi-fungsinya mungkin agak berbeda tergantung pada bank Anda dan telepon Anda.

2. Membayar tagihan dengan mudah dan tepat waktu

Dengan mobile banking, Anda bisa membayar tagihan Anda saat Anda sedang menunggu untuk menjemput anak Anda dari latihan sepak bola, duduk menunggu jadwal penerbangan Anda yang ditunda atau menunggu teman di sebuah kedai kopi.

Agar layanan ini untuk bekerja, Anda harus mengatur perbankan online dari situs Web bank Anda pada komputer pribadi Anda dan memasukkan informasi tentang penerima pembayaran Anda. Setelah itu selesai, Anda dapat membayar tagihan di mana saja, sehingga pengelolaan uang bulanan bisa lebih efisien. Anda akan menghemat uang, perangko, dokumen, dan tak perlu membuat alasan untuk membayar melebihi jatuh tempo.

3. Memantau saldo akun Anda

Mobile banking memberikan Anda akses informasi tiap menit dari saldo akun Anda. sehingga Anda dapat memastikan gaji Anda telah masuk sebelum ada konfirmasi. Anda dapat memeriksa deposito, mengatur transfer uang, membuat deposito dan memantau riwayat transaksi untuk mengelola keuangan yang lebih proaktif.

Anda juga bisa melakukan pengawasan yang lebih ketat pada akun Anda. Anda dapat mendaftar untuk pemberitahuan teks jika kegiatan tertentu terjadi, seperti transaksi menurun, biaya untuk bensin, transaksi asing, penarikan tunai, online, telepon atau surat pembelian, atau pembelian yang melebihi jumlah yang telah ditentukan. Anda bahkan dapat mendaftar untuk menerima pemberitahuan jika saldo Anda turun di bawah jumlah tertentu. Kemampuan ini membantu Anda menghindari penipuan, serta mengawasi pengeluaran pribadi Anda.

4. Bebas biaya

Biasanya, aplikasi mobile banking ditawarkan oleh bank secara gratis kepada pelanggan mereka untuk mendorong mereka mencoba layanan baru ini. Itu berarti Anda dapat menghemat uang dan menghemat waktu dengan memanfaatkan spin tes pada mobile banking tersebut. Tapi, pastikan, provider Anda tidak memberi biaya tambahan ketika Anda melakukan transaksi mobile banking.

5. Transaksi yang aman

Meskipun banyak yang sudah menggunakan smartphone, masih banyak yang enggan menggunakan aplikasi mobile banking. Alasannya, mereka takut bahwa hal ini tidak aman. Namun, dengan sedikit akal sehat dan hati-hati, mobile banking merupakan hal yang aman. Anda cukup melakukan beberapa hal yang sama seperti ketika Anda menggunakan internet banking pada komputer Anda. Jangan membuka link email yang tidak dikenal atau pergi ke situs Web yang asing. Pastikan Anda menginstal perangkat lunak antivirus dan menggunakan aplikasi yang tepat untuk jenis ponsel Anda dan bank Anda. mengirim kredensial perbankan online menggunakan email atau SMS. Hindari menggunakan akses WiFi publik untuk melakukan bisnis perbankan pribadi atau penjualan.

 

Sumber: money.howstuffworks.com

read more
KeuanganPerencanaanTips

Bagaimana Cara Memilih Bank Terbaik?

memilih bank

Ada banyak bank yang tersedia, baik milik pemerintah, swasta, ataupun asing. Beragam fasilitas ditawarkan, dan Anda—khususnya yang sama sekali belum memiliki akun rekening—akan sangat kebingungan untuk menentukan bank mana yang terbaik untuk Anda. Anda wajib memperhatikan beberapa hal ketika akan memilih satu atau lebih bank untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Bank

Sangat penting untuk memiliki bank yang menyediakan layanan yang Anda butuhkan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencoba untuk memilih bank terbaik untuk memenuhi segala kebutuhan Anda.

1. Layanan apa yang Anda cari

Ketika memilih bank, mungkin Anda perlu memperhatikan banyak faktor, antara lain suku bunga, e-banking, perbankan melalui telepon dan deposit langsung. Setelah Anda menentukan apa yang Anda cari atau butuhkan dari suatu bank, lihat bank mana yang menyediakan layanan dan fitur terbaik untuk kebutuhan Anda tersebut.

2. Dimana lokasi bank tersebut

Apakah ada cabang di dekat rumah atau kantor Anda, atau tempat-tempat lain yang menuntut Anda untuk bisa mengakses bank dengan cepat? Bank yang mempunyai banyak cabang biasanya lebih baik karena artinya Anda bisa mendapat layanan bank kapanpun di lebih banyak tempat.

3. Suasana bank seperti apa yang Anda cari

Apakah Anda lebih suka bank yang besar dan terkenal? Ataukah Anda lebih suka bank kecil dengan layanan bank yang lebih personal? Jawaban untuk pertanyaan ini benar-benar berdasarkan preferensi Anda pribadi.

4. Bank dengan sistem ATM seperti apa yang Anda inginkan

Apakah Anda ingin bank dengan jaringan ATM yang besar atau bank yang berpartisipasi dalam jaringan yang bebas biaya (gratis) sehingga Anda tidak perlu membayar biaya ketika menarik uang tunai dari ATM yang tidak berafiliasi dengan bank Anda?

5. Biaya apa yang dikenakan oleh bank

Pastikan untuk membandingkan biaya-biaya yang dikenakan masing-masing bank dan berapa nominal biaya tersebut. Bank seringkali mengenakan biaya untuk:

– akun yang berada di bawah saldo minimum (baik harian atau bulanan)
– melakukan transaksi (misalnya cek tertulis, penarikan dari ATM, dll)—beberapa bank mengenakan biaya untuk setiap transaksi, sementara beberapa bank lainnya hanya mengenakan biaya untuk transaksi tertentu saja
– cek yang dikembalikan
– cek yang dibatalkan
– menggunakan ATM dari bank selain bank Anda

Bank kadang-kadang akan membebaskan biaya jika Anda memiliki saldo yang besar dalam akun Anda atau jika Anda adalah salah satu pemegang saham bank. Anda mungkin ingin memeriksa hal ini.

Cara termudah untuk membandingkan bank adalah dengan mengumpulkan informasi dari internet. Namun setelah Anda mempersempit pilihan Anda, Anda mungkin ingin mengunjungi bank secara pribadi sebelum membuat keputusan akhir Anda.

 

Sumber: money.howstuffworks.com

read more
1 2 3 5
Page 1 of 5