close

Sistem & Organ Manusia

InfoKesehatanMulutSistem & Organ Manusia

Perawatan dan Pencegahan Gigi Berlubang

menyikat gigi

Perawatan dan Pengobatan Gigi Berlubang

Kebanyakan dokter gigi merekomendasikan pemeriksaan rutin untuk mengidentifikasi lubang dan kondisi gigi lainnya sebelum hal tersebut menyebabkan gejala yang mengganggu dan menimbulkan masalah yang lebih serius. Semakin cepat Anda melakukan perawatan, semakin baik kesempatan Anda membalikkan tahap awal kerusakan gigi dan mencegah perkembangannya. Jika lubang diatasi sebelum terasa sakit, Anda mungkin tidak akan memerlukan pengobatan yang banyak.

Pengobatan gigi berlubang tergantung pada seberapa parah lubang dan situasi gigi Anda. Pilihan pengobatan termasuk:

1. Perawatan fluorida

Jika lubang baru dimulai, pengobatan fluorida dapat membantu memulihkan enamel gigi Anda. Perawatan fluorida profesional memberikan flourida yang lebih banyak daripada yang ada pada pasta gigi dan obat pencuci mulut. Perawatan fluorida bisa berbentuk cair, gel, busa atau pernis yang disikatkan ke gigi atau ditempatkan dalam nampan kecil yang cocok di gigi Anda. Setiap perawatan membutuhkan waktu beberapa menit.

2. Penambalan

Penambalan, kadang-kadang disebut restorasi, adalah pilihan pengobatan utama ketika kerusakan gigi telah berkembang melamapaui tahap awal pengikisan enamel. Tambalan bisa terbuat dari berbagai bahan, seperti resin komposit sewarna dengan gigi, porselen atau kombinasi dari beberapa bahan. Tambalan perak amalgam amalgam mengandung berbagai bahan, termasuk sejumlah kecil merkuri.

3. Mahkota

Jika Anda mengalami kerusakan gigi yang parah atau gigi Anda melemah, Anda mungkin perlu mahkota—penutup yang disesuaikan untuk menggantikan seluruh mahkota gigi alami Anda. Dokter gigi akan mengebor segala daerah yang rusak dan dari sisa gigi Anda akan memastikan mahkota buatan cocok. Mahkota dapat terbuat dari emas, porselen, resin, porselin metal atau bahan lainnya.

4. Saluran akar

Ketika kerusakan mencapai materi dalam gigi Anda (pulp), Anda mungkin memerlukan saluran akar. Ini adalah pengobatan untuk memperbaiki dan menyelamatkan gigi rusak parah atau terinfeksi, alih-alih mencabutnya. Pulp gigi yang sakit akan dihilangkan. Obat-obatan kadang-kadang dimasukkan ke dalam saluran akar untuk membersihkan infeksi. Kemudian pulp diganti dengan tambalan.

5. Pencabutan gigi

Beberapa gigi menjadi begitu parah rusaknya sehingga tidak mungkin diperbaiki dan harus dicabut. Pencabutan gigi bisa menyebabkan celah yang memungkinkan gigi lainnya bergeser. Jika memungkinkan, pertimbangkan untuk melakukan implant gigi untuk mengganti gigi yang hilang.

Pencegahan Gigi Berlubang

Kebersihan gigi dan mulut dapat membantu Anda menghindari lubang dan kerusakan gigi. Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mencegah gigi berlubang. Tanyakan pada dokter gigi mengenai tips yang terbaik untuk Anda.

1. Sikat dengan pasta gigi berfluorida setelah makan atau minum

Sikat gigi Anda setidaknya dua kali sehari dan idealnya setiap habis makan, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluorida. Untuk membersihkan sela-sela gigi, gunakan benang (floss) atau gunakan pembersih interdental. Jika Anda tidak dapat sikat gigi setelah makan, setidaknya bilaslah mulut Anda dengan air. Jika Anda memiliki anak kecil, tanyakan pada dokter gigi, berapa banyak pasta gigi berfluorida yang dibutuhkan untuk mencegah gigi berlubang.

2. Bilas mulut Anda

Jika dokter gigi Anda merasa Anda memiliki risiko tinggi untuk terkena gigi berlubang, ia mungkin menyarankan Anda menggunakan obat kumur dengan fluorida.

3. Kunjungi dokter gigi Anda secara teratur

Melakukan pemeriksaan gigi profesional dapat membantu mencegah masalah yang lebih parah. Dokter gigi Anda dapat merekomendasikan jadwal yang terbaik untuk Anda.

4. Hindari sering ngemil dan minum soda

Setiap kali Anda ngemil dan minum selain air putih, Anda membantu bakteri mulut Anda membuat asam yang dapat merusak email gigi Anda. Ngemil dan minum air selain air putih secara terus menerus akan membuat gigi mendapat serangan konstan dari bakteri.

5. Makan makanan yang sehat untuk gigi

Beberapa makanan dan minuman baik untuk gigi Anda. Hindari makanan yang terjebak dalam alur dan lubang gigi Anda untuk waktu yang lama, seperti keripik, permen atau cookies, atau sikat segera setelah Anda makan makanan tersebut. Makanan segar seperti buah-buahan dan sayuran segar meningkatkan aliran air liur, dan kopi serta teh tanpa gula membantu menghanyutkan partikel makanan dari gigi Anda.

6. Pertimbangkan perawatan fluorida

Dokter gigi Anda dapat merekomendasikan perawatan fluorida periodic, terutama jika pasokan fluorida Anda kurang.

7. Tanyakan tentang perawatan antibakteri

Jika Anda rentan terhadap kerusakan gigi—misalnya, karena kondisi medis—dokter gigi Anda dapat merekomendasikan perawatan khusus anti bakteri.

 

Sumber: www.mayoclinic.org

read more
InfoKesehatanMulutSistem & Organ Manusia

Faktor-Faktor Risiko Gigi Berlubang

dokter gigi

Setiap orang yang memiliki gigi berisiko terkena gigi berlubang, namun faktor-faktor berikut dapat meningkatkan risiko gigi berlubang.

1. Lokasi gigi

Kerusakan paling sering terjadi pada gigi belakang (molar dan premolar). Gigi ini memiliki banyak alur, lubang dan celah yang dapat mengumpulkan partikel makanan. Akibatnya, gigi-gigi ini lebih susah dibersihkan jika dibandingkan dengan bagin gigi depan yang lebih halus dan mudah dijangkau. Plak dapat terbentuk dan dan bakteri dapat berkembang di antara gigi belakang Anda, memproduksi asam yang menghancurkan enamel gigi.

2. Makanan atau minuman tertentu

Makanan yang melekat pada gigi Anda untuk waktu yang lama—seperti susu, es krim, madu, gula, soda, buah kering, cake, cookies, permen keras, permen mint, sereal kering, dan keripik—lebih mudah menyebabkan kerusakan daripada makanan yang mudah hanyut oleh air liur.

3. Sering ngemil atau minum soda

Ketika Anda terus menerus ngemil dan minum soda, Anda memberikan lebih banyak bahan bakar untuk bakteri di mulut Anda yang akan digunakan untuk menghasilkan asam yang menyerang dan merusak gigi Anda. Minum soda dan minuman asam lainnya lainnya sepanjang hari membuat gigi Anda mandi asam secara terus menerus.

4. Pemberian makan bayi saat waktunya tidur

Orang tua dianjurkan untuk tidak memberikan minuman, seperti susu, jus, atau cairan yang mengandung gula lainnya sebelum tidur kepada bayi. Minuman ini akan tetap berada pada gigi selama berjam-jam sementara bayi Anda tidur, yang menyediakan makanan bagi bakteri penyebab kerusakan gigi. Kerusakan ini sering disebut kerusakan gigi akibat botol bayi. Membiarkan balita yang dalam masa transisi untuk berjalan-jalan dengan menyedot dari botol juga bisa menyebabkan hal yang sama.

5. Penyikatan gigi yang tidak benar

Jika Anda tidak membersihkan gigi Anda setelah makan dan minum, plak akan terbentuk dengan cepat dan tahap pertama dari kerusakan gigi akan dimulai.

6. Tidak mendapatkan cukup fluorida

Fluorida, mineral alami, membantu mencegah gigi berlubang dan bahkan dapat membalikkan tahap awal kerusakan gigi. Karena manfaatnya untuk gigi, fluorida dimasukkan ke dalam pasta gigi dan cairan pembilas mulut.

7. Usia yang lebih muda atau tua

Biasanya, gigi berlubang terjadi pada anak-anak dan remaja. Manula juga memiliki risiko yang tinggi karena seiring waktu gigi bisa aus dan gusi dapat surut, membuat gigi lebih rentan terhadap pembusukan akar. Manula bisa meminum obat untuk mengurangi aliran air liur, yang bisa meningkatkan risiko kerusakan gigi.

8. Mulut kering

Mulut kering disebabkan oleh kurangnya air liur, yang membantu mencegah kerusakan gigi dengan membasuh makanan dan plak dari gigi Anda. Zat yang ditemukan dalam air liur juga membantu mengatasi asam yang dihasilkan oleh bakteri dan bahkan dapat membantu memperbaiki kerusakan gigi awal. Obat-obat tertentu, beberapa kondisi medis, radiasi di daerah kepala dan leher, atau obat kemoterapi tertentu dapat meningkatkan risiko gigi berlubang dengan mengurangi produksi air liur.

9. Perangkat atau tambalan gigi yang sudah aus

Selama bertahun-tahun, tambalan gigi dapat melemahkan, mulai memecah atau tepiannya menjadi kasar. Hal ini memungkinkan plak untuk terbentuk dengan lebih mudah dan lebih sulit dihapus. Perangkat gigi juga bisa mengendur, yang bisa memungkinkan adanya celah untuk kerusakan gigi.

10. Gangguan makan

Anoreksia dan bulimia dapat menyebabkan erosi gigi yang signifikan dan gigi berlubang. Asam perut dari muntah berulang (pembersihan) dapat membasahi gigi dan mulai melarutkan enamel. Gangguan makan juga dapat mengganggu produksi air liur.

11. Mulas

Mulas atau penyakit gastroesophageal reflux (GERD) dapat menyebabkan asam lambung mengalir ke dalam mulut Anda (refluks), yang bisa menghilangkan enamel gigi dan menyebabkan kerusakan gigi yang signifikan. Dokter gigi Anda mungkin menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter Anda untuk melihat apakah refluks lambung Anda adalah penyebab hilangnya enamel Anda.

 

Sumber: www.mayoclinic.org

read more
InfoKesehatanMulutSistem & Organ Manusia

Gigi Berlubang: Gejala dan Penyebabnya

penyebab gigi berlubang

Gigi berlubang adalah daerah yang rusak secara permanen di permukaan keras gigi yang berkembang menjadi lubang kecil. Gigi berlubang (bisa juga disebut kerusakan atau karies gigi) disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor termasuk bakteri di mulut Anda, sering ngemil, minum minuman manis, dan tidak membersihkan gigi Anda dengan baik.

Jika gigi berlubang tidak dirawat, lubang tersebut akan membesar dan mempengaruhi lapisan lebih dalam dari gigi Anda. Lubang gigi dapat menyebabkan sakit gigi yang parah, infeksi dan kehilangan gigi. Kunjungan ke dokter gigi secara teratur dan menyikat gigi dengan benar serta membiasakan flossing adalah perlindungan terbaik terhadap gigi berlubang.

 

Gejala dan Tanda Gigi Berlubang

Tanda-tanda dan gejala gigi berlubang bervariasi, tergantung pada luas dan lokasinya. Ketika lubang baru saja muncul, Anda mungkin tidak melihat gejala sama sekali. Ketika kerusakan meluas, Anda dapat melihat gejala-gejala sebagai berikut:

– sakit gigi
– sensitivitas gigi
– nyeri ringan hingga tajam, saat makan atau minum sesuatu yang manis, panas atau dingin
– lubang yang terlihat pada gigi
– noda coklat, hitam, atau kuning pada permukaan gigi
– nyeri ketika Anda menggigit

 

Kapan Harus Ke Dokter Gigi

Anda mungkin tidak menyadari bahwa lubang sudah mulai terbentuk. Itulah mengapa sangat penting bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan gigi secara teratur, bahkan ketika mulut Anda terasa baik-baik saja. Namun, jika Anda mengalami sakit gigi atau sakit mulut, kunjungilah dokter gigi sesegera mungkin.

 

Penyebab Gigi Berlubang

Gigi berlubang disebabkan kerusakan gigi—suatu proses yang berlangsung dari waktu ke waktu. Berikut ini adalah proses terjadinya kerusakan gigi:

1. Plak terbentuk

Mulut Anda secara alami mengandung berbagai jenis bakteri. Beberapa berkembang dari makanan dan minuman yang mengandung bentuk-bentuk tertentu dari gula. Ketika gula ini tidak dibersihkan dari gigi Anda, bakteri cepat memakannya dan memproduksi asam. Bakteri, membentuk plak bakterial—lapisan lengket di gigi. Jika Anda menggerakkan lidah pada gigi Anda, Anda mungkin dapat merasakan terbentuknya plak ini. Teksturnya kasar dan lebih terasa pada gigi belakang Anda, terutama dekat dengan gusi Anda. Jika plak tidak dihilangkan ketika masih lembut, nanti begitu mengeras akan sulit untuk dihilangkan. Dan plak yang mengeras menjadi sarang bagi bakteri.

2. Serangan plak

Asam dalam plak menghilangkan lapisan enamel gigi luar Anda yang keras. Erosi ini menyebabkan bukaan kecil atau lubang di enamel—tahap awal dari gigi berlubang. Ketika enamel telah hilang, bakteri dan asam dapat mencapai lapisan berikutny dari gigi Anda, yang disebut dentin. Lapisan ini lebih lembut dari enamel dan kurang tahan terhadap asam.

3. Kerusakan berlanjut

Ketika kerusakan gigi berlanjut, bakteri dan asam melanjutkan perjalanan mereka melalui gigi Anda, bergerak di sebelah bahan gigi bagian dalam (pulp) yang berisi saraf dan pembuluh darah. Pulp menjadi bengkak dan teriritasi oleh bakteri. Ketika kerusakan berlanjut, Anda mungkin mengalami sakit gigi yang parah, sensitivitas, dan gejala lainnya. Tubuh Anda juga dapat menanggapi penyerbu bakteri dengan mengirimkan sel darah putih untuk melawan infeksi. Hal ini dapat mengakibatkan abses gigi—munculnya nanah akibat infeksi bakteri.

 

Sumber: www.mayoclinic.org

read more
InfoKesehatanSistem & Organ ManusiaTulang

10 Hal yang Harus Anda Hentikan Jika Anda Mengalami Nyeri Punggung Bawah

nyeri punggung bawah

Nyeri punggung bawah kronis adalah masalah umum dari tulang belakang dan dapat mempengaruhi pekerjaan, keluarga, dan kegiatan rekreasi Anda. Meskipun tidak ada obat khusus untuk nyeri punggung bawah, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan sekarang.

1. Berhenti membungkuk

Salah satu penyebab paling umum dari nyeri punggung bawah adalah postur duduk yang salah. Ketegangan pada punggung saat duduk dalam posisi membungkuk dapat menyebabkan tekanan berlebihan pada sendi, otot dan cakram, sehingga menyebabkan rasa sakit. Belajarlah untuk duduk dengan postur tubuh yang benar dan jaga postur tersebut setiap saat untuk membantu penurunan atau menghilangkan nyeri punggung bawah Anda. Juga pastikan ruang kerja Anda sudah diatur dengan benar di rumah dan di tempat kerja.

2. Berhenti menghindari olahraga

Mungkin sangat menyakitkan awalnya, tapi olahraga adalah obat paling bermanfaat untuk nyeri punggung bawah. Olahraga membuat otot inti Anda tetap kuat, meningkatkan sirkulasi ke sendi dan cakram, dan memberikan Anda perasaan nyaman.

3. Berhenti mencari obat ajaib

Banyak iklan, khususnya di internet, mengenai alat-alat yang bisa menyembuhkan nyeri punggung bawah Anda dengan ajaib. Tapi, alat-alat ini belum terbukti memiliki manfaat bagi kesehatan Anda.

4. Berhenti fokus pada diagnosis tertentu

Hingga 85% dari nyeri punggung bawah dapat diklasifikasikan sebagai ‘non-spesifik’. Itu artinya bahwa asal rasa sakit Anda tidak dapat dilokalisasi pada satu struktur atau masalah tertentu. Walaupun tes diagnostik umum untuk nyeri punggung bawah dapat menunjukkan tulang, cakram dan sendi dengan sangat detail, tidak ada tes yang dapat memberitahu penyebab pasti dari rasa nyeri ini dengan akurasi 100%.

5. Berhenti mengangkat beban berat

Salah satu penyebab utama nyeri punggung bawah adalah sering mengangkat beban yang berat. Jika pekerjaan Anda mengharuskan Anda mengangkat barang-barang berat, minta bos Anda untuk menyediakan peralatan khusus atau rekan kerja yang bisa membantu meringankan pekerjaan Anda.

6. Berhenti menekuk tubuh ke depan secara berulang

Penekukan tubuh ke depan secara berulang juga merupakan penyebab utama nyeri punggung bawah. Membungkuk ke depan dapat meningkatkan tekanan pada cakram di punggung dan dapat menyebabkan nyeri otot. Batasi membungkuk ke depan, dan lakukan latihan punggung bawah yang fokus menekuk ke belakang untuk membantu mengimbangi membungkuk ke depan yang berulang.

7. Berhenti mendengarkan kisah seram orang lain

Anda mungkin mendengar kisah-kisah mengerikan dari orang-orang saat mengantri berobat ke dokter. Entah tentang operasi lah, atau injeksi lah. Kemungkinan besar sakit punggung masih bisa diatasi. Tentu saja, beberapa kondisi punggung serius memerlukan operasi, tapi sebisa mungkin hindari percakapan seperti ini.

8. Berhenti melakukan perawatan pasif

Perawatan pasif seperti panas atau es mungkin terasa nyaman, tapi efeknya biasanya hanya sementara. Kebanyakan penelitian menunjukkan bahwa latihan aktif dan koreksi postural merupakan obat yang efektif untuk nyeri punggung bawah. Kunjungan ke ahli terapi fisik dapat membantu menentukan latihan yang terbaik untuk kondisi spesifik Anda.

9. Berhenti merokok

Jika Anda merokok, Anda mungkin telah mendengar dari efek negatif merokok terhadap kesehatan. Beberapa studi menunjukkan bahwa merokok juga dapat meningkatkan kemungkinan nyeri punggung bawah.

10. Berhenti menunggu rasa nyeri hilang

Jika Anda sudah mengalami rasa sakit ini selama lebih dari satu atau dua minggu, segera kunjungi dokter atau ahli terapi fisik. Semakin cepat Anda memulai perawatan, semakin cepat pemulihannya.

 

Sumber: physicaltherapy.about.com

read more
InfoKesehatanPayudaraSistem & Organ Manusia

Tidur dengan Bra: Baik atau Buruk untuk Anda?

tidur dengan bra

Tidak mengherankan, ada banyak pertentangan mengenai pendapat boleh tidaknya tidur dengan bra. Sementara beberapa wanita memilih untuk tidak tidur dengan bra walaupun merasa tak nyaman, beberapa wanita lain memilih untuk tetap memakai bra untuk memberi sokongan ekstra dan mencegah payudara menjadi kendur.

Ada juga banyak kebingungan mengenai hal ini, baik mengenai manfaat maupun risikonya terhadap kesehatan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa memakai bra saat tidur bisa berpotensi menyebabkan kanker payudara. Lalu mana klaim yang benar? Atau malah jangan-jangan tidak ada yang benar sama sekali? Apakah memakai bra saat tidur memberi lebih banyak manfaat atau risiko?

Dr. Amber Guth dari profesor bedah dan direktur Bedah Kanker Payudara Multidisiplin Fellowship di NYU Langone Medical Center mencoba melihat klaim ini dari perspektif kesehatan. Menurut Guth, tidak ada bukti bahwa tidur dengan bra memiliki manfaat ataupun risiko terhadap kesehatan. Kekenduran atau perubahan pada payudara bisa disebabkan oleh banyak faktor: kehamilan dan menyusui menjadi penyebab paling umum, begitu juga dengan waktu dan gravitasi.

Namun, mereka yang mengenakan bra di malam hari cenderung percaya bahwa semakin lama payudara disokong bra—termasuk pada waktu tidur—semakin lama pula payudara akan kencang. Menurut Linda Becker, seorang ahli bra, pemakaian bra ini tergantung pada ukuran payudara Anda. Jika payudara Anda berukuran A atau B, Anda tak perlu pakai bra saat tidur. Jika payudara Anda lebih besar dari D, Double-D, atau lebih besar lagi, Anda harus memakai bra saat tidur karena payudara besar yang tak diberi bra saat tidur bisa menyebabkan pemiliknya merasa kesakitan.

Namun, permasalahan kembali timbul: seberapa besar sokongan yang diperlukan oleh payudara? Banyak yang memilih tidur dengan bra berkawat dengan alasan: itu bagus untuk menyokong payudara. Kadang-kadang, kawat bra ini bisa membuat payudara sakit dan bagian bawah payudara menjadi kemerahan. Rasanya memang tak nyaman, tapi mereka percaya bahwa ini baik untuk kekencangan payudara.

Ketidaknyamanan inilah yang kemudian menjurus pada adanya risiko kesehatan yang dikaitkan dengan mengenakan bra di malam hari. Becker mengatakan, wanita tak harus tidur dengan bra kawat, tapi cukup memilih bra dengan cup yang lembut. Tidur dengan bra kawat bisa menimbulkan kista dan menyakiti payudara Anda.

Guth juga memperingatkan agar wanita tidak memilih bra yang terlalu ketat, yang bisa memblokir sirkulasi udara. Namun, jika penggunaan bra secara rutin menyebabkan penyumbatan limfatik, Anda harus melihat tanda-tanda lain seperti edema atau akumulasi cairan di payudara, serta tanda-tanda awal non-kanker berupa perubahan bentuk/ukuran kelenjar getah bening aksila. Kelenjar getah bening pada daerah ketiak ini mengeringkan payudara, dandan pertahanan pertama tubuh terhadap infeksi, bahan asing, sel-sel kanker. Mereka bertindak seperti filter, membersihkan cairan getah bening. Dalam istilah awam, Guth melanjutkan untuk menjelaskan bahwa para ilmuwan tentu melihat payudara secara kimia, mencoba untuk melihat apakah ada jalur yang berbeda pada tingkat molekuler yang memprediksi atau permisif terhadap perkembangan kanker payudara, tetapi sangat meragukan bahwa perangkat eksternal seperti bra akan memberi efek pada jalur ini. Tidur dengan bra benar-benar hanya masalah kenyamanan pribadi wanita itu sendiri.

 

Sumber: www.huffingtonpost.com

read more
KesehatanPayudaraSistem & Organ Manusia

Tanda-Tanda Payudara Mengenai Kesehatan Anda (Bagian II)

tanda-tanda payudara 2

Setelah membahas mengenai berbagai kondisi payudara di bagian I, kita akan membahas mengenai tanda-tanda payudara lainnya yang bisa memberitahukan mengenai kondisi kesehatan Anda.

1. Payudara Anda gatal

– Anda mungkin meninggalkan residu sabun atau sampo di payudara Anda

Jika ini terjadi, Anda cukup membilas dengan air dan mengoleskan krim hidrokortison agar gejala ini reda.

– Anda alergi terhadap pakaian

Bra baru bisa saja mengandung pewarna atau senyawa lainnya yang menimbulkan reaksi, dan hal yang sama juga berlaku untuk sweater bulu. Oleskan krim hidrokortison dan bergantilah pakaian atau bra untuk melihat apakah rasa gatal tersebut hilang.

– Anda sedang menstruasi

Kadang-kadang perubahan hormon dapat memicu gatal.

– Anda mungkin mengalami penyakit Paget

Penyakit ini juga disebut sebagai karsinoma puting, bentuk yang sangat jarang dari kanker payudara. Perhatikan gatal yang menyerang putting dan areola. Apakah ada kulit berkerak dan bersisik? Apakah putting menjadi rata? Atau mungkin ada cairan darah atau kekuningan? Jika Anda melihat gejala-gejala ini, segera hubungi dokter.

2. Payudara terasa bengkak dan sakit

– Anda akan menstruasi

Pada saat akan menstruasi, memang wajar jika Anda mengalami perubahan payudara, mulai dari tekstur hingga sensitivitas. Untuk mengetahui apakah gejala terkait dengan siklus Anda atau tidak, cobalah untuk mengkonsumsi: 200 miligram vitamin B6, 300 miligram vitamin E , dan dua kapsul 500 miligram minyak evening primrose. Kemudian tunggu satu siklus menstruasi. Jika rasa sakit dan bengkak tidak hilang, Anda perlu menghubungi dokter.

– Anda mungkin kebanyakan kafein

Kafein kadang-kadang dapat memperburuk nyeri payudara sehingga mengurangi konsumsi kopi dan soda bisa membantu mengembalikan kondisi payudara/

3. Puting mengeluarkan cairan putih seperti susu

– Anda mungkin merasa terangsang

Payudara dirancang untuk membuat susu sehingga jika payudara mengeluarkan cairan mirip susu, maka Anda tak perlu khawatir. Hal ini dapat terjadi sebagai respon terhadap rangsangan dan Anda tak perlu hamil atau menyusui untuk bisa mengalaminya.

– Anda mungkin meminum antidepresan atau antipsikotik

Beberapa obat-obatan resep meningkatkan kadar prolaktin Anda, hormon yang merangsang produksi susu. Walaupun kebanyakan tak berbahaya, obat-obatan ini bisa juga menimbulkan efek samping.

4. Puting mengeluarkan cairan seperti darah

– Anda mungkin memiliki tumor non-kanker

Juga dikenal sebagai papilloma (pertumbuhan berlebih dari saluran susu), kondisi ini membutuhkan pemeriksaan dari dokter.

5. Puting mengeras

– Anda mungkin sedang terangsang

Puting yang mengeras jarang ada kaitannya dengan kelainan payudara. Itu hanya kontraksi dari otot-otot kecil di sekitar puting dan berhubungan dengan stimulasi sebelum atau setelah berhubungan seks.

– Anda kedinginan

Jika Anda tidak sedang terangsang, kemungkinan lain adalah Anda sedang kedinginan.

6. Puting tertarik atau terjadi kerutan pada puting dan payudara

– Mungkin ada kanker payudara di belakang puting Anda

Setiap jenis cekungan di payudara atau puting bisa menunjukkan adanya pertumbuhan kanker. Anda harus segera menghubungi dokter.

7. Anda merasa payudara Anda padat

– Anda tidak benar-benar memiliki payudara yang padat

Kebanyakan wanita yang berpikir mereka memiliki kondisi ini telah melakukan kekeliruan: kekerasan pada payudara menjelang menstruasi Kebanyakan wanita yang berpikir mereka memiliki kondisi ini dengan ‘payudara yang padat’, diagnosis klinis yang hanya bisa dideteksi melalui mammogram.

– Anda mungkin memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara yang tak terdeteksi

Tapi ini cukup kontroversial: Beberapa dokter mengatakan lebih sulit untuk mendeteksi tumor melalui jaringan payudara padat. Masalahnya adalah terlalu mudah mendapatkan diagnosis kanker positif yang salah melalui USG.

8. Anda bisa melihat pembuluh darah melalui kulit payudara

– Anda mungkin lebih rentan terhadap kanker kulit

Kulit yang pucat sangat rentan terhadap matahari. Anda masih aman selama Anda masih menggunakan tabir surya setiap akan keluar rumah.

9. Payudara seperti jeruk

– Anda mungkin terkena kanker payudara

Jika payudara Anda yang halus mulai menjadi kasar, (seperti kulit jeruk), dengan areola dan puting mengeras, mungkin itu tanda adanya kanker.

10. Ada benjolan pada satu payudara

– Anda mungkin memiliki kista jinak

Jika terasa bulat dan halus, dan bergoyang, itu mungkin kista jinak berisi cairan (bukan tumor). Hubungi dokter dan lakukan USG.

– Ini mungkin kanker payudara

Perubahan berat dan rasa sakit pada payudara bisa menimbulkan ketakutan akan kanker. Jika Anda merasa khawatir, segera hubungi dokter.

 

Sumber: www.womansday.com

read more
KesehatanPayudaraSistem & Organ Manusia

Tanda-Tanda Payudara Mengenai Kesehatan Anda (Bagian I)

tanda-tanda payudara 1

Payudara Anda bisa mengatakan banyak hal mengenai apa yang terjadi dalam tubuh Anda. Gunakan tanda-tanda ini untuk mempelajari apa yang coba ditunjukkan mengenai kesehatan Anda.
Berikut ini adalah beberapa tanda yang bisa And abaca dari payudara Anda.

1. Payudara bertambah besar

– Anda mengalami pertambahan berat badan

Setelah pubertas, payudara Anda tumbuh ketika bagian lain dari tubuh Anda juga bertambah besar. Pertambahan berat bisa terjadi karena sejumlah alasan, antara lain banyak makan, stres, jarang bergerak, atau kurang tidur. Namun, pertambahan berat badan yang berlebihan bisa meningkatkan risiko tumbuhnya berbagai macam kanker.

– Anda mungkin sedang menstruasi, sedang memulai control kehamilan baru, atau sedang hamil.

Perubahan hormon dapat memicu lonjakan pertumbuhan jaringan payudara. Asalkan hal ini terjadi pada kedua payudara, tak ada yang perlu dikhawatirkan.

2. Payudara Anda menyusut

– Anda mengalami penurunan berat badan

Karena payudara Anda terdiri dari jaringan lemak, gundukan payudara akan menjadi yang pertama menyusut saat Anda kehilangan berat badan Anda. Jika Anda mudah turun berat badan dan ukuran cup payudara tanpa alasan yang jelas, segera hubungi dokter.

– Mungkin siklus Anda baru dimulai

Jika payudara cenderung membesar saat awal menstruasi, ketika hormon sudah kembali rileks, payudara akan menyusut.

3. Payudara yang satu lebih besar daripada lainnya

– Ini mungkin hal yang normal

Payudara tidak ada yang simetris dan payudara yang berbeda ukuran itu adalah normal adanya.

– Mungkin juga tanda kanker payudara

Ketika salah satu payudara berubah bentuk secara signifikan, itu bisa menandakan kelainan terkait dengan kanker payudara. Segera hubungi dokter untuk pemeriksaan.

4. Iritasi di bawah payudara

– Anda mungkin alergi terhadap sesuatu

Hal yang membuat alergi bisa apa saja, seperti bra underwire yang mungkin terbuat dari nikel, yang merupakan iritan umum. Atau bisa juga residu sabun atau sweater yang gatal. Gunakan krim hidrokortison topikal pada ruam di bawah payudara. Jika ruam hilang dalam beberapa hari, artinya Anda baik-baik saja.

– Anda mungkin mengalami intertrigo inframammary

Intertrigo inframammary adalah suatu kondisi peradangan pada lipatan antara bagian bawah payudara Anda dan kulit di bawahnya. Krim antibiotik atau steroid, OTC kortison, atau Neosporin dapat mengurangi peradangan. Selain itu, Anda bisa menggunakan bra ukuran yang tepat untuk memisahkan kulit dari payudara Anda.

– Anda mungkin perlu mencuci bra Anda

Memakai bra atau bra olahraga yang sama bisa menyebabkan infeksi bakteri dan jamur, terutama jika Anda cenderung berkeringat di bawah payudara Anda.

5. Muncul stretch mark yang sangat jelas

– Anda mungkin mengalami pertambahan atau penurunan berat badan

Setiap kali berat Anda bertambah, payudara akan meluas dan berkontraksi, tang menyebabkan munculnya stretch mark pada payudara. Dan kehilangan berat badan, seperti setelah melahirkan, juga bisa memunculkan stretch mark ini.

6. Anda mempunyai warna puting yang berbeda

– Ini bukan masalah serius

Hal ini tidak terkait dengan kanker payudara. Tiap wanita memiliki pola pigmentasi yang berbeda.

7. Ukuran puting Anda terlalu kecil atau besar

– Ini bukan masalah serius

Payudara wanita memiliki variasi ukuran puting.

8. Ada bintil pada areola

– Ini bukan masalah serius

Payudara dirancang untuk memproduksi susu. Dan benjolan tersebut merupakan ujung saluran susu. Ujung ini biasanya mengembang sedikit jadi sangat normal jika Anda memiliki bintil mirip jerawat di areola Anda.

9. Ada beberapa helai rambut di payudara

– Anda mungkin telah terkena krim atau gel testosteron

Beberapa orang menggunakan krim semacam ini untuk meningkatkan dorongan seksual. Tapi jika Anda terkena ini, Anda bisa merasakan efek samping, berupa pertumbuhan rambut di tempat acak, termasuk payudara.

– Anda memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Jika Anda merasa tiba-tiba mengalami pertumbuhan bulu dada, kadar testosteron Anda mungkin meningkat karena PCOS, suatu kondisi dimana indung telur atau kelenjar adrenal menghasilkan jumlah bulu dada, kadar testosteron Anda mungkin meningkat karena PCOS, suatu kondisi dimana indung telur atau kelenjar adrenal menghasilkan jumlah hormon laki-laki secara berlebihan, yang menghasilkan kista di indung telur, dan gejala lainnya seperti jerawat dan menstruasi yang tidak teratur. Karena PCOS dapat menyebabkan kemandulan jika tidak diobati, kunjungi dokter untuk melakukan diagnosa.

Baca kelanjutannya di bagian II.

 

Sumber: www.womansday.com

read more
KesehatanMataSistem & Organ ManusiaTips

8 Cara Menggunakan Obat Tetes Mata dengan Baik dan Benar

obat tetes mata

Obat tetes mata memiliki banyak fungsi, antara lain mengobati mata kering, alergi, infeksi, atau glaukoma, dan kebanyakan dibeli tanpa resep. Namun, apakah Anda sudah memakai obat tetes mata dengan benar?

Berikut ini adalah tips menggunakan obat tetes mata agar tetap aman, efektif, dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginakn.

1. Tidak meneteskan semua sekaligus

Salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan ketika meneteskan obat tetes mata adalah meneteskan beberapa tetes dalam tempo yang terlalu cepat. Mata Anda hanya bisa menampung satu tetes saja sehingga jika Anda meneteskan lebih dari itu, obat akan tumpah ke muka Anda dan terbuang sia-sia.

Mengenai petunjuk yang mengatakan Anda harus meneteskan empat tetes setiap enam jam tidak berarti Anda harus meneteskan empat tetes sekaligus. Selain mahal, hal ini juga tak baik bagi kesehatan mata Anda.

2. Jangan mencampur dan menggabungkan

Jika Anda menggunakan obat tetes mata yang berbeda secara bersamaan, beri jeda, paling tidak 30 menit untuk setiap obat. Tetesan obat tersebut dapat berinteraksi dan menyebabkan rasa terbakar dan mata berair, yang mengurangi efektivitasnya. Lebih baik, konsultasikan hal ini dengan dokter Anda, khususnya apabila Anda memiliki lebih dari satu jenis obat tetes mata.

3. Lacak dosisnya

Seperti obat apa pun, Anda harus menggunakan obat tetes sesuai arahan. Dosis yang kurang atau kebanyakan dapat mempengaruhi pengobatan. Anda bisa melakukan banyak hal untuk mengingat waktu pemakaian atau penetesan obat, misalnya dengan mencatat di alarm handphone Anda.

4. Jangan melewatkan satu tetesan pun bahkan ketika Anda sedang ada acara

Selalu gunakan obat pada hari ujian Anda kecuali dengan arahan yang berbeda. Jika Anda harus menghadiri acara khusus, pastikan Anda tetap meneteskan obat mata Anda, kecuali jika Anda arahan tertentu dari dokter Anda.

5. Perhatikan tanggal kadaluwarsanya

Ketika membeli obat resep, pastikan Anda melihat tanggal kedaluwarsanya untuk memastikan Anda tak kehabisan waktu selama pengobatan Anda. Jika obat tetes mata telah kadaluwarsa, tanyakan pada dokter apakah obat tetap aman jika digunakan ataukah Anda perlu resep baru. Jika obat tetes Anda masih tersisa setelah pengobatan berakhir, simpanlah di tempat yang aman. Tapi jika Anda merasa tak yakin dengan obat yang ada di lemari obat Anda, jangan ambil risiko.

6. Jangan mendiagnosa diri sendiri

Jika Anda mengalami mata merah, jangan ditangani sendiri. Jika kondisi tidak membaik dalam waktu 24 sampai 48 jam, Anda harus segera pergi ke dokter. Jika Anda mengalami gejala yang lebih parah, seperti kehilangan penglihatan, segera konsultasikan dengan dokter.

7. Periksa obat yang akan Anda gunakan

Selalu periksa botol di tangan Anda sebelum menggunakan obat tetes mata Anda. Sangat membahayakan jika Anda mengambil obat tetes telinga dan meneteskannya ke mata Anda.

8. Teteskan obat tetes dengan benar

Jika Anda meneteskan satu tetes obat ke dalam mata, dan melihat air di wajah Anda, kemungkinan besar air itu adalah obat tetes itu tadi. Jika ini terjadi, teteskan obat sekali lagi agar Anda bisa mendapatkan manfaat obat secara efektif. Cara meneteskan yang benar adalah di bagian luar sudut mata Anda (bukan bagian dalam).

 

Sumber: www.everydayhealth.com

read more
KesehatanMataSistem & Organ ManusiaTips

Cara Memilih Lensa Kontak yang Tepat untuk Mata Anda

lensa kontak

Lensa kontak adalah alternatif bagi mereka yang harus menggunakan kacamata. Namun, sebelum Anda membeli lensa kontak, pastikan Anda membaca cara memilih lensa kontak berikut ini agar Anda bisa menemukan lensa kontak sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Jenis-Jenis Lensa Kontak

Langkah pertama adalah memilih antara lensa keras (hard) dan lunak (soft). Kebanyakan orang yang memakai lensa kontak memakai lensa lunak (soft lens). Setelah itu, Anda harus mempertimbangkan beberapa kategori lensa yang tersedia di pasaran.

1. Lensa kontak untuk pemakaian sehari-hari

Lensa kontak ini biasanya cukup murah. Lensa kontak harian ini perlu dicopot dan dibersihkan setiap malam dan diganti menurut jadwal yang telah ditetapkan. Waktu penggantian dapat bervariasi menurut jenis dan merek, dari setiap dua minggu hingga setiap tiga bulan sekali.

2. Lensa kontak untuk pemakaian yang lebih lama

Jenis lensa kontak ini dirancang untuk dipakai semalaman, meskipun lensa ini harus dilepas setidaknya sekali seminggu untuk pembersihan dan desinfeksi. Namun, banyak ahli tidak merekomendasikan penggunakan lensa kontak jenis ini karena memakai lensa kontak saat tidur membuat mata rentan terkena infeksi.

3. Lensa kontak sekali pakai

Lensa kontak sekali pakai harus dibuang setiap selesai digunakan sehingga Anda tidak perlu melakukan langkah pemeliharaan. Biayanya lebih mahal karena Anda perlu membeli lensa kontak baru setiap harinya. Tetapi lensa jenis ini jauh lebih nyaman dipakai. Lensa kontak sekali pakai adalah alternatif bagi mereka yang alergi atau kondisi kesehatan mata lainnya.

4. Lensa kontak toric

Jenis lensa ini digunakan untuk memperbaiki astigmatisme, suatu kondisi di mana penglihatan menjadi kabur karena bentuk kornea atau lensa mata yang tidak teratur. Lensa kontak jenis ini biasanya lebih mahal daripada lensa kontak lainnya.

5. Lensa kontak berwarna

Lensa kontak berwarna bisa mengubah warna mata Anda secara dramatis atau bisa juga meningkatkan warna alami mata Anda. Selain untuk tujuan kosmetik, lensa ini juga bisa digunakan untuk memperbaiki penglihatan.

6. Lensa kontak multifocal

Orang dengan presbiopia biasanya bisa dibantu dengan penggunaan lensa bifokal dan multifokal.

 

Tips Memilih Lensa Mata yang Aman untuk Kesehatan Anda

Ketika membeli lensa kontak, pastikan Anda mengikuti tips di bawah ini:

1. Jangan membeli lensa kontak dengan kotak yang sudah rusak. Pastikan paket yang Anda beli tersegel dengan benar.

2. Jika membeli lensa kontak online, pastikan Anda membeli dari website yang terpercaya. Ketika menerima pesanan Anda, pastikan Anda mencocokkan terlebih dahulu dengan resep dari dokter.

3. Pastikan untuk menggunakan resep terbaru dari dokter mata Anda; resep hanya bisa digunakan hingga satu tahun dari tanggal penulisan.

Bahkan jika Anda tidak perlu memperbaiki penglihatan Anda, jangan membeli lensa kontak kosmetik tanpa konsultasi ke profesional perawatan mata. Lensa kontak teatrikal yang digunakan untuk Halloween atau acara-acara lainnya banyak dijual di Internet, salon kecantikan, dan bahkan toko-toko, dan penggunaannya tetap harus dengan konsultasi dari profesional kesehatan mata, untuk menghindarkan infeksi mata dan masalah lainnya.

 

Sumber: www.everydayhealth.com

read more
InfoKesehatanMataSistem & Organ Manusia

Katarak: Penyebab dan Gejalanya

mata katarak

Katarak merupakan kekeruhan lensa mata yang dapat mengganggu penglihatan. Lalu sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh apa? Dan ada berapa jenisnya? Berikut penjelasan ringkasnya.

Penyebab Katarak

Mata berfungsi seperti kamera. Sinar cahaya masuk ke mata, melewati kornea, aqueous humor (cairan transparan di depan mata) dan kemudian pupil lalu ke lensa. Lensa membelokkan sinar cahaya ke objek fokus ke retina lapisan bagian belakang mata. Dari sana, gambar melewati sel retina, ke saraf optik, dan akhirnya ke belakang otak yang memproses gambar.

Katarak terjadi ketika ada penumpukan protein pada lensa yang membuatnya keruh atau berawan. Hal ini mencegah cahaya melewati lensa dengan jelas, yang menyebabkan penderitanya mengalami penglihatan yang kurang jelas. Karena sel lensa baru terbentuk pada bagian luar lensa, semua sel yang lebih tua dipadatkan ke pusat lensa dan mengakibatkan katarak.

 

Jenis-Jenis Katarak

Katarak dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Katarak terkait usia

Seperti namanya, jenis ini katarak berkembang sebagai akibat dari penuaan.

2. Katarak kongenital

Bayi kadang-kadang lahir dengan katarak akibat infeksi, cedera, atau pertumbuhan yang tidak sempurna sebelum mereka lahir. Katarak bisa juga berkembang selama masa kanak-kanak.

3. Katarak sekunder

Katarak ini berkembang sebagai akibat dari kondisi medis lainnya, seperti diabetes, atau paparan zat beracun, obat-obatan tertentu (seperti kortikosteroid atau diuretik), sinar ultraviolet, atau radiasi.

4. Katarak traumatik

Katarak ini muncul akibat adanya cedera pada mata.

Faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena katarak termasuk asap rokok, polusi udara, dan konsumsi berat alkohol.

 

Gejala-Gejala Katarak

Katarak biasanya terbentuk secara perlahan dan menyebabkan beberapa gejala sampai akhirnya cahaya terblokir sepenuhnya. Gejala-gejala yang muncul bisa meliputi hal-hal di bawah ini:

– Penglihatan yang berawan, kabur, berkabut, atau seperti negatif film
– Rabun progresif (pada orang tua sering disebut ‘second sight—penghlihatan kedua’, karena meskipun jarak pandangan mereka memburuk, mereka mungkin tidak lagi perlu kacamata baca)
– Perubahan dalam cara Anda melihat warna karena perubahan pada lensa yang bertindak sebagai filter
– Masalah mengemudi di malam hari seperti silau dari lampu yang mendekat
– Penglihatan ganda ketika melihat dengan mata yang mengalami katarak (seperti gambar yang tumpang tindih)
– Perubahan mendadak dalam resep kacamata

 

Cara Menangani Katarak

Jika penglihatan Anda bisa diperbaiki tingkat yang dapat diterima dengan perubahan dalam resep, kacamata, termasuk kacamata atau kontak, Anda tak perlu melakukan operasi pada waktu tersebut.

Jika penglihatan Anda tidak dapat dikoreksi dengan kacamata baru dan katarak mengganggu kehidupan sehari-hari Anda, Anda mungkin perlu menjalani operasi katarak, menghapus lensa berkabut dan menggantinya dengan lensa buatan.

Operasi ini biasanya sangat sukses mengembalikan penglihatan dari para penderita katarak.

 

Sumber: www.webmd.com

read more
1 2 3 4
Page 1 of 4