close

Otak

InfoKankerKesehatanKondisi Umum & PenyakitOtak

5 Cara Mencegah Kanker Otak

pencegahan kanker otak

Kanker otak adalah serangan tumor kecil di otak. Dokter belum memahami penyebab utama dari tumor otak primer. Tumor tumbuh dan menyebar hingga pada akhirnya kanker telah mengambil alih otak. Setiap kali terjadi pertumbuhan jaringan atau sel yang tidak normal, fungsi sistem saraf mulai mengalami masalah dan dapat memicu tanda-tanda dan gejala bahwa ada sesuatu yang salah. Pengobatan paling umum yang digunakan untuk kanker otak adalah operasi. Radiasi dan kemoterapi juga dapat digunakan, begitu juga steroid untuk mengecilkan pembengkakan otak. Berikut ini adalah 5 cara yang bisa Anda lakukan sebagai upaya pencegahan kanker otak.

 

1. Tanyalah riwayat kesehatan keluarga Anda

Salah satu cara untuk mencegah kanker otak adalah dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga Anda. Memahami sejarah kanker otak di keluarga Anda dapat membantu identifikasi gejala dan pilihan pengobatan. Harapan hidup bisa besar ketika kanker bisa terdeteksi lebih awal.

2. Perhatikan kondisi lingkungan

Mutasi molekuler dan seluler di otak dapat menyebabkan tumor otak dan menyebabkan kanker. Paparan elemen lingkungan tertentu juga dapat meningkatkan risiko kanker otak. Untuk mencegah kanker otak, hindari vinil klorida dan bahan kimia penyebab kanker lainnya. Sangat hati-hatilah dengan perawatan kesehatan yang dipusatkan di kepala. Radiasi dosis rendah untuk kepala bisa terjadi setiap saat, khususnya jika Anda sedang melakukan perawatan untuk jenis kanker lainnya. Radiasi di kepala juga bisa terjadi sejak kanak-kanak, yaitu ketika radiasi digunakan untuk memerangi infeksi jamur pada kulit kepala.

3. Periksalah masalah sistem kekebalan tubuh atau masalah kesehatan lainnya

Gangguan sistem kekebalan tertentu bisa menyebabkan munculnya jenis kanker otak yang langka yang disebut limfoma sistem saraf pusat (central nervous system lymphoma). Kehilangan penglihatan dan kelemahan otot termasuk beberapa gejala yang mungkin akan diperiksa oleh dokter.

4. Perhatikan penggunaan telepon seluler

Tidak ada bukti bahwa menggunakan ponsel bisa menyebabkan kanker otak. Tetapi untuk mencegah kanker otak, penting untuk memahami bahwa ponsel memancarkan energi radiasi pada bagian-bagian tubuh Anda. Terus pantau penelitian yang terus-menerus dilakukan untuk meneliti masalah ini. Perhatikan jumlah waktu yang Anda habiskan untuk menggunakan ponsel dan hindari menggunakan perangkat elektronik seperti komputer dan laptop untuk waktu yang lama.

5. Hidup sehat

Cara terbaik untuk mencegah kanker otak dan semua jenis kanker lainnya adalah dengan berolahraga, makan makanan yang sehat dan bergizi, tidak merokok, menghilangkan stres, dan minum secukupnya.

 

Sumber: www.wikihow.com

read more
InfoKankerKesehatanKondisi Umum & PenyakitOtak

Kanker Otak: Gejala dan Tanda

gejala kanker otak

Setelah mempelajari tentang apa itu kanker otak, sekarang kita gali lebih dalam tentang gejala dan ciri-cirinya.

 

Gejala Kanker Otak

Orang yang terkena tumor otak mungkin mengalami gejala atau tanda-tanda yang disebutkan di ini. Kadang-kadang, orang dengan tumor otak tidak menunjukkan gejala-gejala tersebut. Atau, gejala-gejala ini dapat disebabkan oleh kondisi medis selain tumor otak.

Gejala tumor otak dapat bersifat umum atau khusus. Gejala umum disebabkan oleh tekanan dari tumor pada otak atau sumsum tulang belakang. Gejala spesifik disebabkan ketika bagian tertentu dari otak tidak bekerja secara normal karena tumor. Banyak orang yang terkena tumor otak didiagnosis ketika mereka pergi ke dokter setelah mengalami masalah, seperti sakit kepala atau perubahan lainnya.

 

Gejala Umum Kanker Otak

– Sakit kepala, yang mungkin parah dan mungkin memburuk dengan melakukan aktivitas atau muncul di pagi hari
– Kejang. Kejang motorik adalah gerakan tak terkendali tiba-tiba dari otot seseorang. Orang mungkin mengalami berbagai jenis kejang, termasuk myclonic dan tonic-klonic (grand mal). Obat-obatan tertentu dapat membantu mencegah atau mengendalikan kejang. Perbedaan antara jenis kejang adalah:

1. Myclonic

  • Satu atau beberapa otot berkedut, tersentak, atau kejang

2. Tonic-Clonic (Grand Mal)

  • Kehilangan kesadaran dan nada tubuh, diikuti oleh otot-otot yang berkedut dan relaksasi yang disebut kontraksi
  • Kehilangan kontrol fungsi tubuh
  • Sekitar 30 detik tidak bernapas dan tubuh seseorang bisa berubah menjadi biru
  • Setelah mengalami kejang jenis ini, seseorang mungkin mengantuk dan mengalami sakit kepala, kebingungan, kelemahan, mati rasa, dan nyeri otot.

3. Indrawi

  • Perubahan sensasi, penglihatan, pembauan, dan/atau pendengaran tanpa kehilangan kesadaran

4. Kompleks parsial

  • Dapat menyebabkan hilangnya kesadaran sebagian atau keseluruhan
  • Mungkin berhubungan gerakan berulang yang tidak disengaja, seperti kedutan

– Perubahan kepribadian atau memori
– Mual atau muntah
– Kelelahan

 

Gejala Khusus Kanker Otak

Gejala yang sifatnya khusus berdasarkan lokasi tumor otak meliputi:

– Tekanan atau sakit kepala di dekat tumor
– Kehilangan keseimbangan dan kesulitan dengan keterampilan motorik halus bisa disebabkan oleh tumor di otak kecil
– Perubahan dalam penilaian, termasuk kehilangan inisiatif, kelesuan, dan kelemahan otot atau kelumpuhan bisa disebabkan oleh tumor di lobus frontalis otak besar
– Hilangnya sebagian atau keseluruhan penglihatan bisa disebabkan oleh tumor di lobus oksipitalis atau lobus temporalis dari otak besar
– Perubahan dalam cara berbicara, pendengaran, memori, atau keadaan emosional, seperti agresivitas dan masalah pemahaman kata-kata bisa disebabkan oleh tumor di lobus frontalis dan temporalis otak besar
– Perubahan persepsi sentuhan atau tekanan, kelemahan lengan atau kaki pada satu sisi tubuh, atau kebingungan dengan sisi kiri dan kanan tubuh bisa disebabkan oleh tumor di lobus frontalis atau parietalis dari otak besar
– Ketidakmampuan untuk melihat ke atas bisa disebabkan oleh tumor kelenjar pinealis
– Laktasi, yang merupakan sekresi ASI dan perubahan periode menstruasi pada wanita, dan pertumbuhan tangan dan kaki pada orang dewasa bisa disebabkan oleh tumor hipofisis
– Kesulitan menelan, kelemahan atau mati rasa pada wajah, atau penglihatan ganda bisa disebabkan oleh tumor di batang otak
– Perubahan penglihatan, termasuk hilangnya bagian dari penglihatan atau penglihatan ganda bisa disebabkan oleh tumor di lobus temporalis, lobus oksipitalis, atau batang otak

 

Sumber: www.cancer.net

read more
InfoKankerKesehatanKondisi Umum & PenyakitOtak

Operasi untuk Pengobatan Kanker Otak

operasi kanker otak

Pengobatan untuk tumor otak berbeda tergantung pada beberapa faktor: usia, kesehatan umum, serta ukuran, lokasi, dan jenis tumor. Jika Anda mempunyai banyak pertanyaan tentang kanker otak, pengobatan, efek samping, dan prospek jangka panjangnya, tim perawatan kesehatan Anda adalah sumber informasi terbaik. Jangan ragu untuk bertanya.

 

Ikhtisar Penyembuhan Kanker Otak

Pengobatan kanker otak biasanya memang kompleks. Kebanyakan rencana pengobatan melibatkan beberapa dokter. Tim dokter tersebut meliputi ahli bedah saraf (spesialis di otak dan sistem saraf), ahli onkologi, ahli onkologi radiasi (dokter yang praktek terapi radiasi), dan, tentu saja, penyedia layanan kesehatan primer Anda. Tim dokter Anda juga mungkin termasuk ahli gizi, pekerja sosial, ahli terapi fisik, dan, mungkin, spesialis lain.

Protokol pengobatannya bervariasi sesuai dengan lokasi, ukuran dan jenis tumor, usia Anda, dan masalah medis tambahan yang mungkin Anda miliki.

Perawatan yang paling banyak digunakan adalah operasi, terapi radiasi, dan kemoterapi. Dalam kebanyakan kasus, ada lebih dari satu jenis perawatan yang digunakan.

 

Operasi Kanker Otak

Banyak penderita tumor otak menjalani operasi. Tujuan operasi adalah untuk mengkonfirmasi bahwa kelainan yang terlihat selama pengujian memang benar tumor dan sekaligus untuk mengangkat tumor tersebut. Jika tumor tidak dapat diangkat, ahli bedah akan mengambil sampel tumor untuk diidentifikasi jenisnya.

Dalam beberapa kasus, terutama pada tumor jinak, gejala dapat sepenuhnya disembuhkan dengan operasi pengangkatan tumor. Ahli bedah saraf akan berusaha untuk menghilangkan semua tumor bila memungkinkan.

Anda mungkin harus menjalani beberapa perawatan dan prosedur sebelum operasi, antara lain:

– Anda mungkin akan diberi obat steroid, seperti deksametason (Decadron), untuk meringankan pembengkakan.

– Anda akan menjalani pengobatan dengan obat antikonvulsan untuk menghilangkan atau mencegah kejang.

– Jika Anda memiliki kelebihan cairan serebrospinal yang terkumpul di sekitar otak, sebuah tabung plastik tipis yang disebut shunt akan ditempatkan untuk mengalirkan cairan tersebut. Salah satu ujung shunt ditempatkan dalam rongga di mana cairan dikumpulkan; ujung lainnya ditempatkan di bawah kulit Anda untuk disalurkan ke bagian lain dari tubuh. Cairan akan mengalir dari otak ke sebuah tempat dari mana cairan dapat dengan mudah dihilangkan.

 

Sumber: www.webmd.com

read more
InfoKankerKesehatanKondisi Umum & PenyakitOtak

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Otak

penyebab kanker otak

Setelah mengetahui apa itu kanker otak, sekarang kita akan mempelajari tentang penyebab kanker otak beserta faktor risikonya.

 

Penyebab Kanker Otak

Sampai saat ini penyebab pasti kanker belum diketahui. Kanker otak yang berasal di otak disebut tumor otak primer. Hal ini dapat menyebar dan merusak bagian-bagian terdekat dari otak. Kanker payudara, paru-paru, sel-sel kulit, atau darah (leukemia atau limfoma) juga dapat menyebar (bermetastasis) ke otak, menyebabkan kanker otak metastatik. Kelompok sel kanker ini kemudian dapat tumbuh di daerah tunggal atau di berbagai bagian pada otak.

Tumor otak, seperti tumor lainnya, tidak menular dan tidak dapat diteruskan kepada orang lain.

 

Faktor Risiko Kanker Otak

Faktor risiko meliputi:

– imunosupresi (misalnya minum obat untuk menekan sistem kekebalan tubuh, HIV / AIDS)
– paparan vinil klorida (zat kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik)
– risiko warisan genetic
– merokok
– infeksi HIV
– racun lingkungan (misalnya, bahan kimia yang digunakan dalam kilang minyak, pembalseman bahan kimia, bahan kimia industri karet)

Faktor Risiko Kanker Otak juga bisa ditentukan berdasarkan:

a. Gender

Tumor otak sedikit lebih sering ditemukan pada pria dibandingkan pada wanita.

b. Usia

Meskipun tumor otak dapat berkembang pada usia berapa pun, risiko perkembangan tumor otak bisa meningkat seiring dengan pertambahan usia. Namun, beberapa jenis tumor otak lebih sering terjadi pada remaja. Anak-anak juga dapat terkena tumor otak.

c. Kondisi Genetis

Tumor otak tidak disebabkan oleh gen rusak yang diwariskan yang dapat diteruskan kepada anggota keluarga lainnya. Sejumlah kecil tumor otak terjadi pada orang yang memiliki kondisi genetik tertentu, seperti neurofibromatosis tipe 1 dan tipe 2, tuberous sclerosis, atau sindrom berikut:

– Li-Fraumeni
– Von Hippel-Lindau
– Turcot
– Gorlin

d. Perawatan radioterapi sebelumnya

Orang-orang yang telah terkena radiasi ke kepala mereka, seperti anak-anak yang menjalani radioterapi ke kepala untuk pengobatan leukemia, memiliki risiko sedikit lebih tinggi untuk terkena tumor otak. Jika tumor memang berkembang, biasanya terjadi bertahun-tahun setelah radioterapi.

 

Beberapa Penyebab Kanker Otak yang Belum Terbukti

Beberapa berpendapat bahwa faktor-faktor lain, seperti ponsel, kabel listrik dan virus tertentu kemungkinan bisa menjadi penyebab tumor otak. Banyak penelitian telah meneliti adanya kemungkinan tersebut, khususnya ponsel. Namun, dari bukti-bukti sampai saat ini, masih belum bisa dikatakan dengan pasti apakah ponsel merupakan salah satu faktor penyebab atau faktor yang meningkatkan risiko perkembangan tumor otak.

Sementara itu, penyebab tumor otak sekunder selalu kanker primer di tempat lain dalam tubuh.

 

Sumber: www.macmillan.org.uk

read more
InfoKankerKesehatanKondisi Umum & PenyakitOtak

Apa Itu Penyakit Kanker Otak?

kanker otak

Kanker otak adalah penyakit otak di mana sel-sel kanker (ganas) muncul dalam jaringan otak. Sel-sel kanker tumbuh membentuk suatu massa jaringan kanker (tumor) yang mengganggu fungsi otak seperti kontrol otot, sensasi, memori, dan fungsi-fungsi tubuh normal lainnya. Tumor yang terdiri dari sel-sel kanker disebut tumor ganas, dan tumor yang terdiri dari sel-sel non-kanker disebut tumor jinak. Sel-sel kanker yang berkembang dari jaringan otak disebut tumor otak primer sementara tumor yang menyebar dari bagian tubuh lain menuju otak yang disebut metastasis atau tumor otak sekunder. Statistik menunjukkan bahwa kanker otak jarang terjadi dan kemungkinan akan berkembang pada sekitar 23.000 orang baru per tahun dengan sekitar 13.000 kematian seperti yang diperkirakan oleh National Cancer Institute (NCI) dan American Cancer Society.

 

Jenis-Jenis Kanker Otak

Tidak semua kanker otak sama, bahkan jika kanker tersebut berasal dari jenis jaringan otak yang sama. Kanker otak dibagi menjadi beberapa grade, tergantung dari seperti apa sel-sel dalam tumor terlihat secara mikroskopis. Grade ini juga memberikan informasi mengenai tingkat pertumbuhan sel. NCI menjabarkannya dalam daftar berikut:

Grade I

Jaringannya jinak. Sel-selnya terlihat hampir seperti sel-sel otak yang normal, dan sel-sel tersebut tumbuh perlahan-lahan.

Grade II

Jaringannya ganas. Sel-sel terlihat tidak terlalu mirip seperti sel-sel normal jika dibandingkan di sel-sel di grade I.

Grade III

Jaringan ganasnya memiliki sel-sel yang terlihat sangat berbeda dari sel yang normal. Sel-sel yang abnormal secara aktif tumbuh dan memiliki penampilan yang jelas tidak normal (anaplastik).

Grade IV

Jaringan ganasnya memiliki sel-sel yang terlihat paling tidak normal dan cenderung tumbuh dengan cepat.

 

Tumor otak primer paling umum dinamai berdasarkan jenis jaringan otak tempat t7mbuhnya tumor tersebut, yaitu tumor glioma, meningioma, adenoma hipofisis, schwannomas vestibular, dan neuroectodermal primitif (medulloblastomas). Glioma memiliki beberapa subtipe yang meliputi astrocytomas, oligodendrogliomas, ependymomas, dan papiloma pleksus koroid. Ketika grade disatukan dengan nama tumor-tumor tersebut, dokter akan mendapatkan pemahaman lebih mengenai keparahan kanker otak. Misalnya, Grade III (anaplastik) glioma adalah tumor agresif, sementara neuroma akustik adalah tumor jinak grade I. Namun, bahkan tumor jinak pun dapat menyebabkan masalah serius jika mereka tumbuh cukup besar sehingga menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial atau menghalangi struktur pembuluh darah atau aliran cairan serebrospinal.

Kanker otak dibagi menjadi beberapa stadium sesuai dengan jenis sel dan kelasnya karena sel kanker tersebut jarang menyebar ke organ lain, sementara kanker lainnya, seperti kanker payudara atau kanker paru-paru, didasarkan pada stadium menurut lokasi dan penyebaran sel-sel kanker. Secara umum, stadium kanker ini berkisar dari 0 sampai 4, dengan stadium 4 menunjukkan kanker telah menyebar ke organ lain (stadium tertinggi).

 

Sumber: www.medicinenet.com

read more