close

Produktivitas

BisnisProduktivitasTips

Tips Memanfaatkan Waktu Istirahat Anda Sebaik Mungkin

memanfaatkan waktu istirahat

Istirahat sepertinya tampak kontraintuitif khususnya untuk entrepreneur yang super sibuk, tetapi penelitian menunjukkan cara terbaik untuk meningkatkan produktivitas Anda adalah dengan beristirahat. Meskipun banyak manajer mengeluhkan karyawan yang suka istirahat terlalu sering dan menginginkan mereka bekerja lebih lama dan lebih keras, penelitian justru menunjukkan bahwa istirahat adalah kunci utama dari produktivitas.

Menurut sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Applied Psychology, oleh Emily Hunter dan Cindy Wu, profesor asosiasi manajemen di Universitas Baylor, istirahat tidak hanya meredakan kelelahan, tapi juga meningkatkan rasa kepuasan kerja dan membuat seseorang merasaterbantu dalam bekerja.
Berikut adalah cara untuk memanfaatkan waktu istirahat semaksimal mungkin.

1. Luangkan waktu istirahat pada pertengahan pagi

Menunggu jam 2 atau jam 3 untuk mengambil istirahat pertama Anda tidak akan memberikan hasil yang bagus, menurut Hunter dan Wu. Penelitian mereka menemukan bahwa waktu terbaik untuk beristirahat adalah pertengahan pagi. Pada pagi hari, Anda bisa mengisi sumber daya, yang akan Anda gunakan sebagai energi, konsentrasi dan motivasi untuk kembali bekerja.

Menunggu sampai makan siang atau sore hari untuk istirahat akan memberikan manfaat karena sumber daya Anda telah kosong dan akan sulit untuk mengisi ulang lagi di akhir hari Anda. Sistemnya seperti hidrasi tubuh. Semakin banyak air yang Anda minum sepanjang hari, Anda akan merasa semakin baik.

2. Lakukan hal-hal yang Anda sukai

Tentu, mendapatkan udara segar adalah cara yang baik untuk memanfaatkan waktu istirahat Anda. Ini berlaku bagi beberapa orang. Jika Anda tak suka jalan kaki, memaksa diri Anda untuk berjalan kaki selama waktu istirahat bukanlah sebuah ide bagus. Penelitian Hunter dan Wu menemukan bahwa cara terbaik untuk menikmati istirahat Anda adalah dengan melakukan suatu kegiatan yang Anda suka, misalnya menelepon ibu Anda atau membuka Facebook atau Instagram.

Hal-hal yang Anda sukai ini akan membuat perasaan Anda menjadi segar dan seperti teremajakan kembali.

3. Tidak ada angka pasti mengenai waktu istirahat

Meskipun beberapa ahli mengklaim istirahat akan sangat baik jika dilakukan tiap jam, Hunter dan Wu berpendapat lain. Menurut mereka beberapa orang suka mengambil satu waktu istirahat yang panjang, sementara yang lain lebih suka mengambil waktu istirahat pendek tapi sering. Menemukan yang cocok untuk Anda membutuhkan trial-and-error. Tapi yang pasti, jangan tunggu sampai Anda merasa kelelahan baru Anda memutuskan untuk beristirahat.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

read more
BisnisProduktivitasTips

5 Tindakan yang Bisa Anda Ambil untuk Membuat Rencana Lima Tahun Anda

rencana 5 tahun

Apa yang ingin Anda capai dalam 5 tahun ke depan? Lima tahun bisa terasa lama dan Anda tahu apa yang ingin Anda capai, tapi tanpa rencana, 5 tahun bisa lewat dengan sangat cepat. Lima tindakan berikut akan membantu Anda merencanakan 5 tahun Anda ke depan untuk memastikan masa depan yang bahagia dan sukses.

1. Putuskan apa yang ingin Anda capai dalam 5 tahun ke depan

Putuskan apa yang ingin Anda rencanakan dalam 5 tahun ke depan, misalnya memulai bisnis Anda, membeli rumah sendiri, atau apapun. Hidup ini penuh dengan banyak kemungkinan sehingga Anda harus tahu apa yang ingin Anda capai sehingga Anda dapat mengatur pergerakan roda hidup Anda. Duduklah dengan pena dan kertas dan tuliskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini: Apa yang ingin saya capai? Berapa lama tujuan ini akan tercapai? Hal apa yang pertama-tama harus saya lakukan?

2. Evaluasi tujuan Anda setiap bulan

Entah Anda menetapkan tujuan Anda seminggu yang lalu atau 10 tahun yang lalu, sangat penting bagi Anda untuk secara teratur mengevaluasi tujuan Anda tersebut. Minat-minat Anda telah berubah atau prioritas lain mungkin muncul, jadi pastikan Anda berfokus pada sesuatu yang masih penting untuk Anda. Misalnya, mungkin dulu Anda berencana membeli rumah di desa, tapi kemudian Anda mulai menikmati hidup di kota besar. Duduklah sebulan sekali dan tuliskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini:. Apakah tujuan ini masih penting untuk saya? Apakah saya ingin mencapainya? Apakah saya masih bersemangat mengenai ide ini?

3. Tinjau tujuan Anda setiap hari

Kebanyakan orang memiliki tujuan, tetapi orang-orang yang paling sukses menjaga tujuan mereka tetap berada di pikiran mereka setiap saat. Jika Anda jarang berpikir tentang tujuan Anda, tujuan tersebut mungkin tampak sangat luar biasa dan tak terjangkau. Namun, tujuan besar dapat dipecah menjadi banyak tugas yang lebih kecil, yang akan tampak jauh lebih mudah dicapai.

Jika Anda sangat menginginkan sesuatu, Anda idealnya harus bekerja ke arah itu secara teratur. Tanyakan kepada diri sendiri setiap hari: Apakah saya bergerak maju atau mundur dalam meraih tujuan saya? Apa tujuan kecil selanjutnya yang butuh saya kerjakan agar bisa semakin dekat ke tujuan saya? Dapatkah saya mencapai tujuan saya dalam 5 tahun ke depan? Bisakah saya mencapainya dengan lebih cepat?

4. Buatlah komitmen mingguan untuk tujuan Anda

Setelah Anda telah menetapkan tujuan Anda, sekarang saatnya untuk mulai bertindak. Tujuan Anda mungkin dengan mudah dicapai dalam 5 tahun ke depan, tapi setelah tujuan itu tercapai, Anda dapat mulai bekerja pada pencapaian mimpi Anda berikutnya. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai—menunda pekerjaan sebelum Anda memulainya bisa membuat tugas tampak menakutkan dan abstrak, yang akan membuat lebih sulit bagi Anda untuk mulai nantinya.

Pada awal setiap minggu, tuliskan apa yang akan Anda lakukan minggu ini untuk mencapat tujuan Anda. Sesuatu itu tidak harus selalu besar, bahkan melakukan hal-hal kecil setiap minggunya bisa membawa Anda semakin dekat ke tujuan Anda.

5. Tuliskan semua hasil yang mungkin

Duduklah dengan selembar kertas dan pena dan tuliskan situasi hipotesis yang mungkin terjadi terjadi tentang tujuan Anda. Akan ada hasil yang mengerikan dan indah, dan ini akan membantu Anda untuk memecahkan masalah yang mungkin muncul. Putuskan apa yang akan Anda lakukan untuk memperbaiki setiap situasi, dan secara teratur lihat jawaban Anda.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisProduktivitasTips

Tips Untuk Menghadapi Hari Senin

menghadapi hari senin

‘I Hate Monday’. Kata-kata ini sepertinya menjadi momok bagi para pekerja. Ya, banyak sekali dari para karyawan yang benci dan tak bersemangat kerja di hari Senin. Jika Anda termasuk yang seperti ini, lakukan trik berikut ini untuk mengatasi kelesuan yang Anda hadapi di hari Senin.

1. Identifikasi masalah

Jika Anda selalu lesu ketika akan berangkat kerja pada hari Senin, jangan menertawakannya atau membiarkannya. Itu pertanda bahwa Anda tidak bahagia di tempat kerja Anda dan Anda perlu untuk memperbaikinya atau pindah dan mencari pekerjaan lain.

Jika Anda masih ingin di sana, Anda perlu identifikasi masalah-masalah yang membuat Anda merasa down di tempat kerja, mungkin bos yang membenci Anda atau rekan kerja yang menyebalkan. Setelah itu, akan lebih mudah untuk membuat solusi. Ini adalah cara memberdayakan Anda untuk mengambil alih dan mencoba untuk memperbaiki situasi.

2. Persiapkan hari Senin dari hari Jumat

Untuk membantu memerangi kecemasan Senin pagi, pastikan Anda telah menyelesaikan beberapa tugas mengerikan pada Jumat sore. Jika akhir pekan Anda bebas tanggungan, Anda bisa berangkat hari Senin dengan lebih ceria.

3. Buatlah daftar hal-hal yang Anda sukai

Biasanya, pada hari Minggu kita sudah mulai dicemaskan dengan hal-hal tak mengenakkan yang ada di tempat kerja. Alih-alih melakukannya, pada Minggu malam, Anda bisa membuat daftar tiga hal yang bisa membuat Anda bersemangat pada hari Senin. Hal ini bisa membuat Anda mendapat suasana hati yang positif. Jika Anda tidak menemukan apapun yang membuat Anda bersemangat, itu indikasi Anda harus melakukan perubahan.

4. Lepaskan diri sepenuhnya dari pekerjaan pada akhir pekan

Jika memungkinkan, cobalah untuk menghindari memeriksa e-mail selama akhir pekan. Ketika Anda meninggalkan kantor pada hari Jumat, tinggalkan masalah kantor Anda di sana dan fokus untuk menikmati waktu luang Anda. Kadang-kadang orang frustasi di hari Senin karena kurang menikmati akhir pekannya.

5. Tidur cukup dan bangun pagi

Tidurlah lebih awal pada hari Minggu malam dan pastikan untuk mendapatkan cukup tidur sehingga Anda bisa bangun pagi dengan segar. Meskipun mungkin tampak kontra-intuitif, bangun 15 sampai 30 menit lebih awal pada Senin pagi bisa membuat proses berangkat kantor lebih menyenangkan. Luangkan waktu untuk menikmati sarapan yang sehat, sempatkan olahraga, atau menikmati waktu dengan hewan peliharaan Anda.

6. Berdandanlah sebelum berangkat

Berdandan bisa membantu Anda menjadi positif. Ketika Anda positif, Anda bisa menyalurkan semangat Anda ini pada seluruh tempat kerja. Pakai baju favorit Anda pada hari Senin. Hal ini dapat membantu membangun rasa percaya diri Anda di kantor dan mungkin bisa membuat Anda menuai pujian dari teman sekantor.

 

Sumber: www.forbes.com

read more
BisnisInfoProduktivitas

5 Kebiasaan yang Menyia-nyiakan Waktu

menyiakan waktu

Semua orang tahu bahwa waktu adalah emas tapi masih saja banyak orang yang menyia-nyiakan waktu. Padahal, jika kita bisa memanfaatkan waktu, kita akan bisa menjadi lebih produktif dan pada akhirnya kita akan bisa sukses dan meraih tujuan kita dengan lebih cepat.

Berikut ini adalah 5 kebiasaan yang menyia-nyiakan waktu yang harus Anda buang agar Anda bisa lebih produktif.

1. Mencoba untuk melakukan segala sesuatu sendiri

Anda harus belajar untuk mendelegasikan tugas Anda jika Anda ingin menjadi lebih produktif. Semua pengusaha merasa bersalah akan hal ini, terutama di awal. Mereka berpikir bahwa mereka bisa menangani semua tugas dan tanggung jawab. Tapi ketika semua tugas dan tanggung jawab semakin banyak dan menumpuk di pundak Anda, semua akan menjadi tak tertahankan dan bisa-bisa semuanya malah runtuh. Mendelegasikan tugas-tugas kepada orang lain yang bisa menanganinya dengan lebih efisien akan memberikan dampak yang signifikan. Anda tidak dapat melakukan semuanya sendiri, dan semakin cepat Anda menyadari hal ini, akan semakin baik.

2. Mengatakan ‘ya’ pada semua hal

Salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan adalah mengatakan tidak. Banyak yang butuh waktu untuk bisa menolak karena takut mengecewakan orang lain. Berbagai permintaan yang Anda iyakan bisa menghabiskan waktu Anda. Anda harus mulai belajar untuk menolak peluang dan permintaan yang tidak akan menguntungkan perusahaan dan merek Anda. Dengan demikian, Anda akan lebih memiliki waktu untuk mengerjakan tugas-tugas penting sehingga semuanya bisa leih produktif.

3. Menunggu kesempurnaan

Kesempurnaan itu tidak ada, dan jika Anda duduk-duduk menunggu kesempurnaan tersebut untuk datang, Anda bisa saja kehilangan kesempatan. Ketika orang terpaku pada sebuah tugas, mereka sering akan mengatakan mereka mencoba untuk menyempurnakannya sebelum pindah ke tugas yang berikutnya. Padahal itu hanyalah bentuk penundaan.

4. Membiarkan gangguan terus-menerus mengganggu hari Anda

Gangguan hanya akan mengganggu hari Anda jika Anda membiarkannya. Anda harus menciptakan lingkungan kerja yang bebas gangguan, yang memungkinkan Anda untuk bisa fokus kerja 100 persen. Anda harus menciptakan lingkungan kerja yang menghadapi gangguan yang berbeda. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menghindari gangguan antara lain: tidak menjawab SMS atau pesan yang sifatnya personal, mengaktifkan modus terbang, atau menonaktifkan kalender di gadget Anda.

5. Terus me-refresh kotak masuk email Anda

Jika Anda terus-menerus me-refresh kotak masuk email Anda, Anda membuang waktu Anda yang berharga. Dan hal ini bisa menjadi sangat adiktif. Banyak orang yang menghabiskan waktu hanya untuk membuka-buka email setiap saat. Untuk mengatasi ini, Anda harus mengeset waktu khusus untuk membuka email dan patuh untuk tidak membuka email di luar jam tersebut.

 

Sumber: www.entrepreneur.com

read more
BisnisProduktivitasTips

5 Tips Sederhana untuk Keluar dari Zona Nyaman

keluar zona nyaman

Banyak orang membicarakan ‘keluar dari zona nyaman’ tanpa tahu arti dan makna dari hal tersebut. Padahal, mungkin ada banyak hal yang belum kita tahu mengenai apa itu keluar dari zona nyaman. Anda bisa klik di sini untuk mengetahui lebih banyak tentang apa itu keluar dari zona nyaman.

Zona nyaman adalah suatu keadaan yang membuat kita merasa nyaman dan puas, sehingga kita cenderung untuk lengah dan tidak melakukan perbaikan diri. Di sinilah, zona nyaman sangat membahayakan hidup Anda. Jika Anda termasuk orang yang ingin keluar dari zona nyaman, berikut ini adalah 5 langkah yang bisa Anda lakukan.

1. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang menginspirasi

Anda akan sangat terpengaruh dengan siapa Anda menghabiskan waktu. Orang-orang yang mengelilingi diri Anda akan dapat mempengaruhi kebiasaan dan sikap Anda. Jika Anda ingin mencapai tujuan Anda, kelilingilah diri Anda dengan orang-orang yang akan melakukan apa yang ingin Anda lakukan.

Jika tidak ada satupun orang dalam kehidupan Anda yang melakukan hal-hal yang seiring dengan cita-cita Anda, ada jutaan forum online untuk orang-orang yang bekerja untuk mencapai tujuan tertentu. Ada ribuan buku di toko buku lokal Anda yang dapat memberi Anda pengetahuan tentang inspirasi dari orang-orang sukses.

2. Tantang tubuh Anda

Menantang diri sendiri secara fisik adalah salah satu cara terbaik untuk memulai keluar dari zona nyaman Anda. Dengan menetapkan tujuan secara fisik, Anda bisa mentransfer kepercayaan diri ke bidang-bidang lain. Mungkin Anda bisa menetapkan tujuan untuk mengurangi 10 kg berat badan Anda atau mengikuti lari maraton.

Menetapkan tujuan fisik untuk diri sendiri mengajarkan Anda disiplin diri, membuktikan kepada diri sendiri bahwa Anda bisa menyingkirkan kebiasaan suka menunda pekerjaan, dan membantu Anda merasa lebih baik tentang diri Anda.

3. Ambil langkah-langkah kecil

Melangkah keluar dari zona nyaman tidak harus dramatis. Kuncinya adalah berlatih mengambil langkah-langkah kecil keluar dari zona nyaman Anda setiap hari. Ketika Anda mulai teratur mengambil langkah-langkah kecil keluar dari zona nyaman Anda, Anda akan membangun kepercayaan diri dan momentum untuk mengambil langkah-langkah yang lebih besar lagi.

4. Fokus pada orang lain

Pada setiap percakapan yang Anda lakukan, fokuslah pada apa yang orang lain katakan. Ketika Anda terus-menerus khawatir tentang penampilan Anda, apa yang dipikirkan orang lain tentang Anda, atau apa yang ingin Anda katakana, Anda menutup kesempatan untuk mendengar. Padahal, dengan mendengarkan apa yang dikatakan orang lain, Anda akan belajar banyak hal, Anda akan bisa menjadi komunikator yang lebih baik, dan sekaligus dapat membantu Anda mengambil langkah maju meraih mimpi dan tujuan Anda juga.

5. Berpura-puralah sampai Anda berhasil menjadi yang Anda inginkan

Penelitian Amy Cuddy menunjukkan bahwa ‘pose kekuasaan’ selama dua menit saja bisa mengubah tingkat hormon kita secara signifikan, yang menyebabkan peningkatan rasa percaya diri. Cara ini sangat sederhana (dan aneh kedengarannya), tapi benar-benar dapat mengubah hidup Anda. Dengan berpura-pura sampai Anda berhasil menjadi yang Anda inginkan, Anda akan bisa membangun rasa percaya diri yang Anda butuhkan untuk keluar dari zona nyaman Anda.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisOpiniProduktivitas

Apakah Anda Berjalan Mendekati atau Menjauhi Tujuan Anda: Ayo Cari Tahu di Sini!

mendekat atau menjauhi tujuan

Kadang kita tak sadar apakah kita telah berjalan mendekati atau menjauhi tujuan kita. Tapi, Anda bisa mengetahuinya dengan cara yang mudah. Caranya adalah dengan menggunakan metode tambah satu, kurangi satu. Apa sih metode tambah satu kurangi satu?

Akan ada beberapa standar yang harus dipenuhi. Apabila terpenuhi, Anda bisa menambah satu. Apabila tidak terpenuhi, Anda bisa mengurangi satu. Poin yang terkumpul akan menunjukkan seberapa dekat atau jauh Anda dari tujuan Anda.

Jika poin Anda terlalu banyak minusnya, itu artinya Anda berada jauh dari tujuan Anda dan harus bekerja ekstra keras untuk bisa mencapai tujuan Anda. Jika poin Anda positif, Anda berada dekat dengan tujuan Anda. Selalu tingkatkan diri. Dan ingat, itu tidak berarti Anda harus berpuas diri dan berhenti berusaha. Justru, Anda harus semakin termotivasi untuk melakukan yang lebih baik lagi.

 

Membuat Pergerakan

Dikurangi satu: Menunggu saat yang tepat

Banyak dari kita memiliki mimpi. Sayangnya, banyak dari kita berhenti pada fase ‘bermimpi’. Anda punya beragam alasan untuk tidak memulai bekerja menuju impian Anda sekarang, misalnya: ‘saya punya banyak pekerjaan di kantor minggu ini’, ‘saya merasa tidak enak badan hari ini’, atau ‘sekarang sedang hujan’. Besok akan lebih baik dan pasti saya akan lebih termotivasi. Setiap kali Anda memutuskan untuk tidak bergerak maju, Anda tidak hanya akan diam, tapi juga akan mundur.

Ditambah satu: Melaksanakan segera

Ketika Anda memiliki mimpi, tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai daripada sekarang. Bahkan jika Anda lelah atau sakit, lakukanlah segala hal yang akan membawa Anda mencapai tujuan Anda. Lakukanlah bahkan hal terkecil sekalipun yang akan membawa perbaikan dalam hidup Anda.

 

Membuat asumsi

Dikurangi satu: Berasumsi mengenai hal yang paling baik atau paling buruk

Jika Anda tidak melakukan apapun karena berasumsi bahwa Anda bagaimanapun akan gagal, Anda telah melakukan hal yang sangat buruk terhadap mimpi Anda. Namun, asumsi yang baik pun, bisa membuat Anda tidak banyak berbuat. Misalnya, saya toh akan bisa melewatinya walaupun tidak banyak berusaha. Ironisnya, meskipun pikiran kita mampu memikirkan banyak hal besar, kita bisa juga membiarkan pikiran kita menghambat kemampuan kita untuk mengambil langkah-langkah ke arah yang benar.

Ditambah satu: Memiliki ekspektasi yang realistis

Bukan berarti jika Anda melakukan 100% untuk tujuan Anda, lalu semua tujuan Anda akan tercapai. Ada kemungkinan, Anda masih akan gagal. Namun, jika Anda memiliki harapan yang realistis tentang hasil tertentu, Anda akan dapat melihat kemajuan yang telah Anda buat, bahkan jika Anda tidak berhasil mencapai tujuan utama Anda.

 

Menghadapi kritik

Dikurangi satu: Komentar positif akan membangun dan komentar negatif akan membuat Anda merasa gagal

Anda memiliki kelemahan dan kelebihan. Dan sepanjang hidup Anda, Anda akan dipuji untuk penampilan terbaik Anda, dan ditegur untuk kesalahan yang Anda lakukan. Cara Anda menghadapi kritik akan mendefinisikan seperti apa diri Anda. Jika Anda hanya fokus pada kelebihan Anda dan malas mencoba hal baru, Anda tidak akan pernah mencapai potensi sejati Anda. Di lain sisi, jika Anda takut menerima kritik dan akhirnya malas mencoba, Anda tak akan pernah sukses untuk ketrampilan tertentu.

Ditambah satu: Menggunakan komentar positif dan negatif sebagai sarana belajar

Tentu saja rasanya menyenangkan menerima pujian, tapi fokuslah bahwa pujian itu berarti Anda memiliki bakat yang harus selalu diasah dan dikembangkan. Sementara itu, jika Anda mendapatkan kritikan, rasanya tentu menyakitkan, tapi jangan mengambil kata-kata tersebut sebagai penghinaan pribadi. Gunakan kritik tersebut untuk pemacu peningkatan diri.

 

Mencari kesempurnaan

Dikurangi satu: Menjalani hidup dengan bermain aman dan mudah

Kadang hidup dengan mudah membuat Anda tak berkembang: melamar ke universitas yang jelas akan menerima Anda, bekerja di pekerjaan yang sudah kita kuasai, atau mengikuti kelas yang terlampau mudah. Tentu kita akan mampu melewati semuanya dengan mudah. Tapi, karena kita mengatur standar yang terlalu rendah, kita tidak akan mendapatkan pengalaman penuh dalam hidup. Jika Anda terus begini, Anda akan terperangkap dalam zona nyaman yang tak akan pernah membuat Anda berkembang. Anda akan mudah berpuas diri walaupun dengan standar yang rendah itu tadi.

Ditambah satu: Lakukan yang terbaik

Orang sukses tahu bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini. Mereka mengakui, bahkan menggenggam erat kekurangan mereka, dan menggunakannya sebagai batu loncatan menuju perbaikan diri. Mereka tidak pernah mencari jalan keluar yang mudah; pada kenyataannya, mereka terus menantang diri mereka sendiri dengan sengaja menempatkan diri mereka dalam situasi yang semakin sulit.

Dengan mencari peluang untuk menantang diri pada setiap kesempatan yang Anda dapatkan, Anda mungkin akan mengalami kemunduran. Tetapi dalam jangka panjang Anda akhirnya akan terpelanting jauh ke depan. Seperti ilmu ketapel, Anda perlu mundur dulu agar bisa memelantingkan diri semakin jauh ke depan.

 

Sumber: everydaypowerblog.com

read more
BisnisProduktivitasTips

7 Cara Memulihkan Diri Setelah Mengalami Kegagalan

pulih dari kegagalan

Jika Anda tidak bisa pulih setelah mengalami suatu kegagalan, Anda tak akan bisa mencapai banyak hal dalam hidup Anda. Kita semua pernah berbuat kesalahan dan pernah gagal, tapi bahkan kegagalan seburuk apapun tidak seharusnya menghentikan Anda dalam mencapai impian dan tujuan. Cara kembali bangkit dalam kehidupan sangat bergantung pada respon Anda dan sikap Anda setelah Anda terjatuh.

Berikut ini 7 cara untuk memulihkan diri setelah mengalami kegagalan.

1. Meminta maaf

Jika kegagalan yang terjadi disebabkan oleh kesalahan Anda, maka bersikaplah rendah hati untuk mengakui kesalahan dan meminta maaf. Mengambil tanggung jawab atas tindakan Anda bukanlah sesuatu yang buruk untuk dilakukan. Luangkan waktu dengan Tuhan untuk mencari pengampunan. Anda juga perlu minta maaf kepada orang-orang yang Anda sakiti. Tuhan akan memaafkan Anda dengan mudah, tapi mungkin tidak sama halnya dengan orang-orang tersebut. Tanggung jawab Anda hanyalah meminta maaf, bukan mengendalikan respon mereka.

2. Mengganti arah

Setelah melakukan kesalahan yang berujung kegagalan, Anda harus segara menggant arah. Anda tidak bisa berharap untuk pulih jika Anda terus mengulangi kesalahan yang sama. Selain itu, melakukan kesalahan yang sama hanya dilakukan oleh orang bodoh.

3. Bangun perlindungan/akuntabilitas

Berpikir bahwa hal itu tak mungkin terjadi lagi adalah hal bodoh. Hal itu tidak akan terjadi jika Anda melindungi diri. Anda telah merusak beberapa hal dalam diri Anda, termasuk kepercayaan diri dan motivasi, dan tergantung pada ukuran kegagalannya, Anda mungkin harus melatih diri untuk tidak membiarkan kesalahan yang sama terjadi lagi.

4. Memaafkan diri sendiri

Selain meminta maaf, Anda juga harus berpikir untuk memaafkan diri sendiri. Seringkali hal yang paling sulit untuk dilakukan adalah melepaskan rasa bersalah dan bergerak maju, tetapi jika Tuhan bisa memaafkan Anda, mengapa Anda tidak bisa memaafkan diri sendiri?

5. Tetaplah kuat

Anda akan menerima godaan yang sama lagi. Anda akan memiliki kesempatan lebih lanjut untuk mengulangi kesalahan yang sama. Jangan biarkan keadaan tersebut mengontrol hidup Anda. Perkuat diri Anda, salah satunya dengan doa. Dekatkan diri juga dengan mereka yang yakin Anda akan kuat, bukan mereka yang memberi Anda energi negatif.

6. Tetapkan tujuan baru

Bermimpilah lagi. Cari daerah baru di mana Anda dapat berhasil. Ini mungkin salah satu langkah yang paling penting. Jangan lewatkan hal ini. Tujuan ini akan membantu Anda maju ke depan.

7. Jangan menoleh ke belakang

Setelah semua yang Anda lakukan, jangan sekali-kali menoleh ke belakang. Hal ini hanya akan menghalangi langkah Anda untuk maju. Selain itu, hal ini sama sekali tak ada gunanya. Masa lalu adalah masa lalu. Melangkahlah menuju masa depan.

 

Sumber: www.ronedmondson.com

read more
BisnisProduktivitasTips

7 Cara Menghentikan Kebiasaan Menunda Pekerjaan

menghentikan kebiasaan menunda pekerjaan

Beberapa orang memang memiliki kebiasaan buruk, seperti suka menunda pekerjaan. Dan masalah ini banyak sekali penyebabnya. Namun, jika Anda mau berusaha, Anda bisa lepas dari kebiasaan buruk ini. Berikut ini adalah tips untuk menghentikan kebiasaan suka menunda pekerjaan.

1. Pecah pekerjaan menjadi langkah-langkah kecil

Kadang alasan terbesar kita suka menunda pekerjaan adalah karena kita sadar betapa berat dan banyak pekerjaan yang harus kita lakukan. Memecahnya menjadi bagian-bagian kecil, kemudian fokus pada satu bagian pada waktu itu bisa sangat menolong. Jika Anda masih suka menunda setelah memecahnya, pecah lagi menjadi langkah yang lebih kecil lagi. Cara ini akan membuat tugas terasa lebih sederhana.

2. Ubah lingkungan Anda

Lingkungan yang berbeda memiliki dampak yang berbeda terhadap produktivitas. Lihatlah meja kerja Anda dan kamar Anda. Apakah mereka membuat Anda ingin bekerja atau mereka malah membuat Anda ingin meringkuk dan tidur? Jika jawaban Anda adalah yang terakhir, Anda harus segera melakukan perubahan terhadap ruang kerja Anda. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa lingkungan yang membuat kita merasa terinspirasi sebelumnya mungkin bisa kehilangan efeknya setelah periode waktu tertentu.

3. Buat jadwal rinci dengan tenggat waktu tertentu

Jika Anda hanya punya 1 tenggat waktu untuk pekerjaan Anda, ada kemungkinan Anda akan menunda. Hal ini karena kita mendapat kesan bahwa kita memiliki waktu dan terus menunda, sampai akhirnya kehabisan waktu. Dengan cara ini, Anda tahu bahwa Anda harus menyelesaikan tugas masing-masing pada tanggal tertentu.

4. Hentikan hal-hal yang mengalihkan pikiran dan bisa membuat Anda menunda pekerjaan

Anda bisa memindahkan bookmarks browser ke folder lain. Anda juga bisa menonaktifkan opsi pemberitahuan otomatis di email Anda. Selain itu, Anda juga bisa menutupFacebook selama bekerja.

5. Bergaul dengan orang-orang yang menginspirasi Anda untuk mengambil tindakan

Jika Anda menghabiskan waktu dengan orang yang suka bertindak, Anda tentu akan lebih terinspirasi untuk bertindak. Anda akan bisa memiliki semangat dan dorongan yang kuat seperti mereka.

6. Cari teman

Jika Anda punya teman saat bekerja, semua akan terasa lebih menyenangkan. Idealnya, teman Anda harus seseorang yang memiliki tujuannya sendiri. Anda berdua akan saling bertanggung jawab untuk tujuan dan rencana masing-masing.

7. Beritahu orang lain mengenai tujuan Anda

Anda bisa memberitahu teman, kolega, kenalan dan keluarga tentang proyek Anda. Sekarang setiap kali Anda melihat mereka, mereka pasti akan bertanya tentang status proyek-proyek Anda. Dan itu pasti akan memotivasi Anda untuk segera bertindak.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisProduktivitasTips

6 Cara Agar Anda Bisa Menjadi Lebih Gigih

lebih gigih

Banyak dari kita mempunyai cit-cita, tapi tidak meraihnya. Entah itu memulai bisnis baru, belajar bahasa baru, atau menguasai instrument musik, kita suka memulai sesuatu tanpa mengakhirinya. Salah satu alasan terbesar mengapa kita tidak pernah mencapai tujuan kita adalah karena kurangnya motivasi dan kegigihan.

Berikut ini adalah cara meningkatkan kegigihan Anda dalam meraih cita-cita dan tujuan hidup Anda.

1. Buatlah visi yang lebih besar dari diri Anda

Semuanya dimulai dengan langkah pertama ini. Tanpa visi yang lebih besar dan tujuan yang lebih besar dari diri sendiri, Anda akan berhenti pada taha awal kesulitan kehilangan semangat. Ketika Anda memiliki suatu tujuan yang jelas, cara mencapainya juga akan lebih mudah.

Misalnya, jika Anda belajar bahasa agar bisa berkomunikasi dengan pasangan Anda, Anda mungkin akan lebih termotivasi karena dalam hal ini hubungan Anda dipertaruhkan. Jika Anda ingin menurunkan berat badan, pikirkan betapa bahagianya Anda nanti ketika Anda sudah mencapai berat yang diinginkan.

Bergantilah dari cita-cita yang berpusat pada diri sendiri, ke tujuan yang lebih besar

2. Bangun tim pendukung

“Jika Anda ingin berjalan cepat, berjalanlah sendiri. Jika Anda ingin berjalan jauh, berjalanlah bersama-sama.” Anda harus mengingat pepatah ini. Lebih penting lagi, Anda harus mengelilingi diri Anda dengan orang-orang yang telah mencapai apa yang ingin Anda capai. Tidak hanya akan mempengaruhi kecepatan Anda belajar, tetapi ilmu pengetahuan telah menunjukkan bahwa hal itu akan berdampak pada kegigihan Anda ketika terjadi hal-hal sulit.

3. Milikilah pola pikir berkembang

Menurut Carol Dweck, penulis Mindset, ada dua jenis manusia. Yaitu yang berpola pikir berkembang (berpikir untuk menghadapi tantangan untuk mencapai keberhasilan) dan pola pikir tetap ( berpikir bahwa manusia telah diberi kecerdasan dan bakat alami). Dweck menyimpulkan bahwa orang-orang dengan pola pikir berkembang memiliki kehidupan yang lebih bahagia, mencapai keberhasilan yang lebih di dalam kelas, dan jauh lebih gigih dalam menghadapi kesulitan.

4. Jadwalkan

Orang-orang paling sukses di dunia, dari pengusaha miliarder, atlet Olimpiade, dan peserta didik kelas dunia, semua menggunakan jadwa menentukan prioritas mereka, dan bukan hanya sekedar to-do-list. Mengapa demikian?

To-do-list tidak memperhitungkan waktu. Ketika kita memiliki setumpuk tugas, kita cenderung akan memulai dari yang paling mudah dan cepat diselesaikan, dan menyisakan lainnya tanpa dikerjakan. To-do-list juga tidak membedakan mana yang penting dan tidak. Dan to-do-list bisa menyebabkan stres karena tugas yang tak terselesaikan bisa membuat pikiran manusia tidak terkendali. Lebih baik, kita membuat jadwal mengenai tugas berdasarkan urgensinya. Yang tidak terjadwal, tidak dikerjakan.

5. Mengajarkan pada orang lain

Apakah Anda pernah mengajarkan sesuatu yang Anda pelajari kepada orang lain dan kemudian merasa bahwa hal tersebut menjadi lebih mudah diingat ke depannya?

Hal ini karena ketika kita mengajarkan sesuatu kepada seseorang, otak kita mampu untuk mendaftarkan informasi secara lebih efektif daripada ketika kita hanya membacanya saja.

6. Buatlah konsekuensi

Mengapa kita cenderung lebih tidak terlambat ke kantor daripada ketika janjian dengan teman? Karena bos bisa memecat kita jika kita telat. Sebagai manusia, kita secara alami lebih termotivasi untuk melakukan ketika ada konsekuensi, bahkan yang positif sekalipun.

Penelitian menunjukkan bahwa manusia tiga kali lebih dipengaruhi oleh konsekuensi negatif dari konsekuensi positif. Anda bisa menggunakan progam seperti StickK, di mana Anda dapat menetapkan tujuan tertentu dengan wasit untuk memantau Anda, dan menyumbangkan uang untuk amal sebagai konsekuensi karena tidak berhasil.

Kuncinya adalah untuk mencari seseorang yang terlibat dari tim dukungan Anda, dan berbagi tujuan Anda secara publik.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisInfoProduktivitas

6 Alasan Mengapa Zona Nyaman Itu Berbahaya

comfort zone berbahaya

Untuk mencapai kesuksesan yang Anda impikan, salah satu hal yang mungkin harus Anda lakukan adalah keluar dari zona nyaman. Banyak orang sukses di dunia ini juga mengawalinya dengan terlebih dahulu keluar dari zona nyaman mereka. Zona nyaman adalah suatu keadaan dimana Anda merasa aman, nyaman, dan rileks dengan apa yang telah Anda miliki. Dan sesungguhnya hal ini sangatlah berbahaya untuk cita-cita dan mimpi Anda. Seperti apa bahaya zona nyaman tersebut? Check this out!

1. Zona nyaman menghalangi pertumbuhan

Ketika berada di zona nyaman, kebanyakan orang akan merasa puas dan aman, dua perilaku uang bisa menyebabkan kita menutup diri terhadap perubahan dan perkembangan. Banyak yang takut bahwa perubahan tersebut akan membawa ketidaknyamanan dalam hidup mereka. Dan ketakutan akan perubahan ini akan menghalangi pertumbuhan dan kemajuan. Dan pada akhirnya, kita tidak bisa bertumbuh.

2. Zona nyaman membawa Anda pada kesulitan

Kita tahu bahwa kehidupan terus berubah dan jika kita tidak mau keluar dari zona nyaman, maka kita tidak akan pernah tumbuh dan akhirnya akan menjadi usang. Dan jika Anda tidak berubah, Anda akan terus mengalami penurunan. Keadaan hidup Anda mungkin akan tetap normal, atau memburuk. Orang sukses mengembangkan kehidupan mereka dengan mengambil risiko dan bertindak out of the box.

3. Zona nyaman menyebabkan kebosanan dan ketidakpuasan

Ketidakmampuan untuk keluar dari zona nyaman akan menghasilkan banyak efek negatif. Yang pertama adalah kurangnya perkembangan dalam hidup. Dan kurangnya perkembangan ini akan membawa kesulitan dalam hidup, yang kemudian akan berujung pada rasa bosan dan kurang puas. Dan akhirnya, kita akan terus menerus terbebani oleh kehidupan.

4. Zona nyaman memicu pola pikir negatif

Efek berantai berikutnya dari hidup yang terlalu nyaman adalah kemalasan yang menyebabkan pola pikir dan sikap yang negatif. Pikiran yang menganggur akan menciptakan sikap dan keadaan negatif. Karena Anda merasa tidak puas, Anda memiliki kecenderungan besar terhinggapi emosi negatif dan pikiran negatif.

5. Zona nyaman menyebabkan kurangnya semangat dan tujuan

Hidup di zona nyaman membuat kita tidak memiliki semangat dan tujuan karena setiap hari kita melakukan hal sama yang biasanya kita lakukan dan mengharapkan hal yang biasanya kita terima. Dengan demikian, kita tidak akan melihat hal spesial dari hidup dan hari-hari kita.

6. Zona nyaman membuat kita kehilangan kesempatan

Orang yang sukses meraih kesuksesan karena mereka selalu berusaha untuk meraih kesempatan. Ketika Anda berada di zona nyaman, Anda hanya menunggu segala hal untuk terjadi. Dengan keadaan yang terlalu nyaman, Anda akan tertinggal.

 

Sumber: lifetofullest.com

read more
1 2 3 6
Page 1 of 6