close

Komunikasi

BisnisKomunikasiTips

9 Cara Menghafal dengan Mudah dan Cepat

menghafal dengan cepat

Banyak yang membuat bahan guyonan, bahwa apa yang kita pelajari di sekolah hanyalah suatu seni menghafal. Memang tidak sepenuhnya salah. Namun, menghafal sebenarnya juga memiliki banyak fungsi, misalnya ketika Anda menghafal doa, belajar bahasa asing, menghafal notasi, dan masih banyak lagi.

Jika Anda ingin tau cara menghafal dengan cepat, Anda harus membaca artikel di bawah ini hingga tuntas.

1. Persiapan

Untuk mengoptimalkan sesi menghafal Anda, Anda harus memilih lingkungan yang pas. Bagi kebanyakan orang, area yang tepat adalah area yang bebas gangguan, walaupun mungkin sebagian bisa menghafal di tempat umum. Cari tau kondisi seperti apa yang paling kondusif untuk Anda. Setelah itu, minum satu gelas teh hijau, yang berfungsi sebagai katalis alami untuk meningkatkan memori.

2. Rekam apa yang Anda hafalkan

Gunakan tape recorder untuk melacak semua fakta (atau Anda juga bisa menghafalkan segala sesuatu di depan tape recorder). Setelah itu, dengarkan rekaman tersebut. Menurut penelitian, dengan mendengar, kita akan lebih mudah menghafal dan mengingat suatu hal.

3. Tuliskan semuanya

Sebelum Anda mulai mencoba untuk mengingat segala sesuatu dari memori, tulis dan tulis ulang semua memori. Sangat disarankan menulis dengan tangan karena manfaatnya akan lebih besar. Menulis akan membuat Anda semakin akrab dengan apa yang ingin Anda hafalkan. Jika Anda melakukannya semabri mendengarkan rekaman, akan semakin banyak data yang bisa Anda ingat.

4. Bagi catatan Anda menjadi beberapa bagian

Khususnya bagi pelajar, Anda bisa membagi catatan menjadi beberapa bagian, misalnya dengan memberi warna menggunakan spidol. Cara ini akan membantu penggolongan informasi di otak Anda.

5. Terapkan pengulangan untuk hafalan kumulatif

Untuk setiap baris teks, ulangi beberapa kali dan cobalah untuk mengingatnya tanpa melihat. Ketika Anda menghafal setiap kelompok teks, lakukan secara kumulatif dengan menambahkan informasi baru pada apa yang sudah Anda hafalkan tersebut. Ini mencegah memori jangka pendek Anda memudar. Terus lakukan hingga Anda bisa menghafal keseluruhan bagian an Anda dapat mengingat seluruhnya.

6. Tulis ulang dari ingatan

Ketika Anda sudah dapat mengingat seluruh bagian, tulis semuanya dari memori Anda. Ini akan memperkuat segala sesuatu yang baru Anda pelajari.

7. Ajarkan pada orang lain (atau diri sendiri)

Metode yang paling efektif untuk menghafal dengan cepat adalah dengan mengajarkan informasi kepada orang lain. Anda dapat melakukan ini dalam berbagai cara. Anda bisa menjelaskan pada teman-teman Anda. Anda bisa memberi kuliah untuk suatu hal tertentu. Anda bisa menjadi guru les pada suatu bahasa. Atau masih banyak cara lainnya.

8. Dengarkan rekaman secara terus menerus

Saat melakukan tugas yang tidak berhubungan seperti mencuci baju mengemudi, Anda bisa sembari mendengarkan rekaman rekaman Anda. Ini akan memperkuat memori jangka pendek Anda.

9. Istirahat

Pada akhirnya, biarkan pikiran Anda bernapas. Luangkan waktu sebentar tanpa berpikir tentang apa yang baru saja Anda pelajari dan kembali lagi nanti. Hal ini akan membantu Anda berfokus pada bagian yang Anda rasa masih belum Anda kuasai.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisInfoKomunikasi

5 Gangguan yang Bisa Menghalangi Anda Belajar Bahasa Asing

halangan belajar bahasa asing

Seperti mimpi dan cita-cita lain yang ingin kita raih, belajar bahasa asing yang baru memang butuh proses panjang. Alasan terbesar kebanyakan orang gagal dalam belajar bahasa asing adalah mereka berhenti terlalu cepat, walaupun mereka tahu hal ini banyak manfaatnya.

Berikut ini adalah gangguan atau halangan yang mungkin Anda hadapi ketika belajar bahasa asing.

1. Frustrasi

Frustrasi adalah tahap pertama yang Anda akan mengalami dalam tahap belajar, dan itu normal. Ketika Anda merasa frustrasi, itu artinya Anda semakin jauh meninggalkan zona nyaman. Namun, pada tahap ini, banyak yang memutuskan untuk berhenti. Padahal, setelah tahap ini, proses belajar akan menjadi menyenangkan.

Kuncinya adalah melewatinya tahap demi tahap, dan membebani diri dengan tantangan yang besar. Dari situ, Anda bisa memberi hadiah pada diri sendiri setiap kali suatu tujuan kecil terlewati.

2. Kurangnya minat atau tujuan

Kurangnya minat atau tujuan hanya bisa diatasi dari dalam diri Anda. Tanpa suatu hasrat untuk belajar sesuatu, tak ada apapun, baik itu uang, sumber daya, atau strategi, yang bisa membantu Anda. Untuk menetapkan tujuan, Anda bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

– Peluang apa yang mungkin akan tersedia jika Anda bisa lancar berbahasa asing?
– Apa yang akan Anda lakukan jika bisa berbicara bahasa asing tersebut dengan lancar
– Apa yang akan Anda rasakan jika bisa berbicara bahasa tersebut dengan lancar?

3. Biaya

Walaupun uang tidak bisa disebandingkan dengan kebahagiaan, tapi pasti orang yang belajar bahasa asing membutuhkan uang. Bukan berarti Anda tak bisa mengambil manfaat dari kursus bahasa asing online gratis, tapi jika Anda ingin hasil memuaskan, Anda mungkin perlu ikut kelas berbayar, yang menyediakan guru native.

4. Kurangnya waktu

Waktu adalah komoditas yang paling berharga yang sepertinya tidak cukup dimiliki oleh siapapun. Beberapa dari kita mungkin butuh perjuangan agar punya waktu untuk belajar bahasa asing. Dan karena kurangnya waktu itu, akhirnya banyak yang gagal belajar bahasa baru.

5. Tidak ada perkembangan

Jika tidak tumbuh, kita akan mati. Itu artinya, kita harus terus menerus membuat perbaikan. Sama halnya dengan belajar bahasa asing. Kita harus membuat daftar perkembangan untuk melihat seberapa jauh kita telah bergerak. Dengan demikian, kita akan terhindar dari rasa frustrasi yang mungkin menyerang dalam proses pembelajaran.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisKomunikasiTips

8 Tips Bahasa Tubuh yang Akan Mengantarkan Anda pada Kesuksesan

bahasa tubuh

Bahasa tubuh kita sangat mempengaruhi kesan yang kita berikan pada orang lain. Postur tertentu bisa membuat Anda terlihat malas, sementara postur lainnya membuat Anda tampak bersemangat. Berikut ini adalah tips bahasa tubuh yang akan meningkatkan kesuksesan Anda.

1. Kuasai cara jabat tangan yang sempurna

Dengan jabat tangan yang sempurna, Anda bisa menciptakan kesan yang baik. Jabat tangan yang sempurna adalah yang tegas dan percaya diri, tapi tegas yang membuat nyaman, bukan meremas jari-jari dengan terlalu keras. Hindari jabat tangan yang lemas seperti ikan. Menurut penelitian, orang akan lebih mengingat Anda jika Anda berjabat tangan dengan mereka.

2. Lakukan kontak mata, mengangguk sesekali, dan condong ke depan

Hal ini menunjukkan bahwa Anda mendengarkan dan peduli tentang apa yang mereka katakan. Lakukan kontak mata ketika Anda bertemu dengan orang lain, dan selama percakapan. Jika Anda hanya menatap, Anda akan dianggap agresif. Anda bisa mencondongkan tubuh ke depan untuk menunjukkan Anda terlibat dalam percakapan tersebut. Anggukkan kepala Anda untuk menunjukkan bahwa Anda mengerti apa yang dibicarakan.

3. Tunjukkan postur tubuh yang tepat

Jangan duduk dengan kaku, tapi duduk dengan postur tubuh yang tepat. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri Anda.

4. Senyum perlahan

Tersenyumlah ketika orang lain tersenyum. Jangan menunjukkan senyum palsu yang konstan di wajah Anda selama keseluruhan acara atau pertemuan. Tapi tersenyum dan tertawalah dengan alami. Hal ini akan menunjukkan Anda terlibat dan membuat Anda tampak lebih hangat dan ramah.

5. Posisikan kaki dengan benar

Jika Anda mendekati dua orang yang tengah bercakap-cakap, amati kakinya. Jika kaki rekan Anda tetap berada di tempat dan hanya tubuh bagian atasnya saja yang memutar ke arah Anda, mereka tidak benar-benar ingin Anda bergabung. Tetapi jika kaki mereka terbuka dan bergerak, itu artinya Anda diundang masuk. Untuk itu, selalu perhatikan kaki Anda dan kaki lawan bicara Anda.

6. Tampilkan sensitivitas budaya

Pahami mengenai praktek budaya orang yang Anda temui. Kebiasaan bahasa tubuh yang normal dan diterima di suatu daerah mungkin dianggap kasar di daerah lain.

7. Jangan silangkan tangan dan kaki untuk memori yang lebih baik

Penelitian menunjukkan bahwa sekelompok orang yang mendengarkan ceramah dengan lengan dan kaki yang tidak disilangkan bisa mengingat 38% lebih baik daripada mereka yang menyilangkan kaki dan tangan. Pastikan Anda duduk dengan lengan dan kaki yang tak terlipat agar retensi lebih bagus. Dan jika Anda pembicara, dan lengan serta tangan audiens Anda disilangkan, istirahatlah dan buat mereka bergerak.

8. Hilangkah gerakan-gerakan gelisah

Ketika Anda bergoyang, menggeliat, dan menujukkan tanda gelisah lainnya, penonton mungkin berpikir Anda cemas atau berbohong.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisInfoKomunikasi

6 Tanda Bos Membenci Anda

bos membenci anda

Apakah bos Anda sudah tidak pernah memanggil Anda? Apakah dia tidak lagi memperkenalkan Anda kepada klien baru? Apakah sudah bertahun-tahun sejak kenaikan gaji terakhir atau promosi? Mungkin Anda sering merasa sepertinya bos Anda tak lagi suka pada Anda. Kadang, karyawan memilih untuk bersembunyi dalam penangkalan dan berpura-pura semua baik-baik saja. Kecuali Anda berpikir bahwa Anda tak mau lagi membuang waktu dengan orang seperti itu, Anda harus melakukan aksi.

Berikut ini adalah tanda-tanda bos tidak menyukai Anda dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Merasa Anda selalu salah dalam mengerjakan segala sesuatu

Dulu, Anda sering dapat tugas dari bos dan dapat menanganinya tanpa masalah. Sekarang, apapun yang Anda lakukan selalu salah dan bos harus mengingatkan Anda beberapa kali mengenai hal tersebut. Setiap bos memang memiliki kondisi yang berbeda-beda, tapi jika hal ini terjadi, kemungkinan besar dia tidak mempercayai Anda. Untuk alasan apapun—layak ataupun tidak—bos Anda merasa Anda tidak bisa dipercaya untuk melakukan bahkan tugas yang paling sederhana sekalipun. Sekarang Anda terperosok dalam situasi disfungsional di mana atasan Anda merasa seolah dia memiliki seorang karyawan tidak kompeten sehingga Anda merasa semakin marah atau takut bekerja setiap harinya.

Solusi: Jawaban mudahnya adalah segera berhenti dan mencari pekerjaan lain. Tapi jika itu tidak mungkin, cobalah berbicara dengan atasan Anda secara terbuka dan jujur. Sarankan satu pertemuan mingguan agar dia tak terus-terusan ke meja Anda setiap hari. Tanpa bersikap konfrontatif, cobalah memberitahu atasan Anda bahwa Anda ingin melakukan pekerjaan dengan baik tapi dengan lebih banyak kebebasan.

2. Tidak bisa dijangkau dan tidak peduli

Kebalikan dari tanda nomor 1, bos yang terlalu dingin juga tak menyenangkan. Bos Anda tampaknya bisa meluangkan sedikit waktu untuk beberapa orang di kantor, kecuali Anda. Janji pertemuan dengan Anda dijadwal ulang atau dibatalkan di menit-menit akhir. Jika ini terjadi, kemungkinan dia ada masalah khusus dengan Anda.

Solusi: Jika masalah ini terjadi berulang, tapi usahakan untuk berbicara langsung dengan dia. Manfaatkan ketika dia sedang sendiri, dekati dengan percaya diri, dan katakana ‘saya butuh bicara hal penting’. Katakan betapa Anda tahu dia sangat sibuk, tapi ada masalah yang harus dibicarakan berkaitan dengan perusahaan.

3. Mengecualikan

Semua teman dipanggil untuk meeting, kecuali Anda. Anda tak dapat info apapun, baik itu melalui email atau sms. Itu bisa saja karena dua hal: 1) bos memang lupa memberitahu Anda, atau 2) Anda sengaja dikucilkan.

Solusi: Sedini mungkin, coba dekati bos Anda secara langsung dan tanyakan apa yang terjadi. Mungkin memang terjadi kesalahan jadi usahakan jangan bersikat emosional atau konfrontatif. Tetapi jika itu disengaja, tanyakan dan perjelasan mengapa dia melakukan hal tersebut. Jelaskan bahwa Anda tak bisa bekerja jika tak mendapatkan informasi penting seperti yang didapatkan karyawan lain di meeting, misalnya.

4. Mengacuhkan atau menghina saat meeting

Meeting seharusnya seharusnya menjadi tempat yang bebas penghakiman, tempat Anda mengekspresikan ide-ide. Tapi jika semua kontribusi Anda ditanggapi dengan cemoohan oleh atasa, pasti ada yang salah.

Solusi: Anda butuh bicara dengan bos Anda. Beberapa bos mungkin tidak mahir dengan ketrampilan sosialnya. Dan mungkin saja dia tidak merasa bahwa hal itu terjadi. Ini bisa jadi hal sulit karena Anda bisa dianggap sebagai perengek. Cobalah untuk menanyakan hal ini dengan rendah hati “Saya sepertinya tidak bisa mengekspresikan ide dengan baik saat meeting. Mungkin Anda punya tips yang bisa membantu saya, yang juga akan bermanfaat untuk tim?”

5. Tidak memberi umpan balik

Selain umpan balik negatif, yang lebih buruk adalah tak ada umpan balik sama sekali. Ketika Anda melakukan tugas secara konsisten dan tidak pernah mendapatkan umpan balik, baik negatif atau positif, bisa jadi bos tidak menghargai Anda sebagai bagian dari tim.

Solusi: Solusi terbaik adalah keluar dari pekerjaan tersebut. Tapi jika Anda masih membutuhkan pekerjaan, Anda harus menyelesaikan masalah ini. Caranya adalah dengan mengirim email kepada bos untuk meminta umpan balik dengan harapan untuk meningkatkan kinerja Anda. Ini akan memberitahunya bahwa Anda ingin tumbuh dan berkembang. Sebagai bonus tambahan, ini bisa jadi catatan bahwa Anda sudah melakukan tugas yang diberikan kepada Anda jika suatu saat Anda dikira tidak melakukan apapun dan terancam dipecat.

6. Anda diberi tugas-tugas rendah

Anda bekerja keras untuk mendapatkan gelar sarjana Anda. Bahkan lebih sulit lagi untuk gelar master. Anda memiliki pikiran yang tajam, beberapa tahun pengalaman tapi Anda sulit untuk maju. Meskipun Anda memiliki kualifikasi, bos memberi tugas untuk seksi sibuk yang harus lari-lari kesana kemari, membawa kopi, memfotokopi, membelikan kue, dll. Meskipun Anda yang paling bekerja keras, Anda dibuang untuk tugas-tugas kasar seolah Anda adalah budak pribadi dari si bos.

Solusi: Jika Anda merasa bahwa Anda bisa bertahan diperlakukan seperti itu dalam waktu 1-2 tahun untuk kenaikan gaji dan posisi, tak apalah Anda melakoninya. Namun, jika Anda masih butuh pekerjaan itu, tapi tak tahan dengan perlakukan, lakukan tindakan segera. Tulislah catatan yang menunjukkan keunggulan Anda dalam melakukan suatu tugas. Kemudian datangi bos Anda dan presentasikan hal tersebut kepada bos Anda, ditambah dengan tanggung jawab yang Anda pegang. Berikan ide proyek baru dan beritahukan kepada atasan Anda ingin mengejarnya.

Jika keenam solusi ini tak mampu mengatasi, salah satu cara terbaik adalah keluar dan cari pekerjaan baru. Anda jauh lebih berharga daripada itu.

 

Sumber: www.salary.com

read more
BisnisInfoKomunikasi

7 Manfaat Belajar Bahasa Asing

manfaat belajar bahasa asing

Bahasa asing bisa dipelajari dengan mudah asalkan Anda tahu caranya. Dan yang paling penting, Anda juga harus tahu bahwa mempelajari bahasa asing memiliki banyak manfaat. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan mempelajari sebuah bahasa baru.

1. Meningkatkan kekuatan otak

Belajar bahasa baru menuntut otak untuk melakukan tugas baru dan mengenali struktur bahasa yang baru. Ketika otak bekerja untuk memahami makna dan mencoba untuk mengekspresikan ide dengan bahasa baru, kemampuan otak akan meningkat berkaitan dengan ketrampilan membaca, negosiasi, dan pemecahan masalah.

2. Memperkuat memori

Semakin sering otak digunakan, semakin baik fungsinya. Belajar struktur bahasa baru memerlukan Anda untuk mengakrabkan diri dengan kosa kata dan tata bahasa baru, dan kita perlu menghafalkan semua agar bisa berkomunikasi. Ini akan memperkuat memori otak kita. Oleh karena itu orang yang Oleh karena itu orang multibahasa memiliki otak yang lebih terasah dan karenanya bisa menghafal banyak hal dengan lebih baik.

3. Mempertajam pikiran

Sebuah studi yang dilakukan di Spanyol menunjukkan bahwa polyglots, atau orang-orang multibahasa, memiliki pikiran yang lebih tajam. Mereka bisa dengan mudah melihat jika Anda yang tak beres, misalnya penipuan. Penelitian dilakukan dengan membandingkan subjek multibahasa dan monolingual, dan subjek multibahasa terbukti memiliki pikiran yang lebih tajam. Hal ini dikarenakan pikiran para multibahasa telah banyak belajar hal tak dikenal sehingga lebih peka.

4. Meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan

Kemampuan pengambilan keputusan menjadi proses yang lebih mudah bagi orang-orang multibahasa. Selain tata bahasa dan kosa kata, orang yang belajar bahasa asing juga bisa menangkap makna tersembunyi sehingga mereka menjadi lebih bijaksana saat mengambil keputusan.

5. Memperbaiki bahasa ibu

Orang yang belajar bahasa asing terbiasa dengan struktur bahasa baru dan membuatnya lebih peka terhadap kosakata, tata bahasa, konjugasi, idiom, konstruksi kalimat, pemahaman dan cara bercakap-cakap. Hal ini biasanya bisa disandingkan dengan bahasa ibu Anda. Oleh karena itu, siswa bahasa lebih bisa mengembangkan telinga mereka untuk menangkap gradasi halus dari bahasa ibunya. Dengan demikian, kemampuannya akan bahasa ibunya pun semakin baik.

6. Membangun kepercayaan diri

Kepercayaan diri adalah konsekuensi alami saat Anda bisa berbicara dalam bahasa asing. Dengan hanya menguasai satu keterampilan, ketrampilan lain akan bisa terkembangkan juga. Dengan ketrampilan bahasa Anda, Anda cenderung akan lebih menarik bagi orang lain dan karenanya kepercayaan diri Anda juga akan meningkat.

7. Membuat Anda lebih terbuka

Karena bahasa adalah pintu untuk suatu budaya tertentu, belajar bahasa baru memungkinkan seseorang untuk memiliki pemahaman yang lebih luas dari ras atau budaya tertentu yang bahasanya tengah dia pelajari. Membuka diri terhadap budaya memungkinkan Anda untuk menjadi lebih fleksibel dan menghargai cara lain untuk melakukan dan melihat hal-hal. Akibatnya, Anda memiliki keuntungan dari melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda.

 

Sumber: examinedexistence.com

read more
BisnisKomunikasiTips

7 Cara Ampuh Menyelesaikan Konflik dengan Cepat dan Damai

menyelesaikan konfilk

Setiap orang pasti pernah berurusan dengan orang yang sulit, entah orang itu argumentatif, keras kepala, atau agresif. Pertanyaannya adalah bagaimana Anda bisa menuntut hak Anda tanpa perlu menimbulkan insiden.

Dalam kebanyakan kasus, orang yang marah cenderung berteriak untuk didengar. Mereka ingin dihargai, dicintai, dan didengar. Strategi di bawah ini akan membantu Anda menyelesaikan perselisihan dengan cepat dan damai untuk kepentingan semua orang yang terlibat.

1. Tetap tenang

Diamlah dan janga katakan apapun. Biarkan badai terjadi dan biarkan berlalu. Sering kali orang marah hanya karena ingin memprovokasi Anda. Coba tahanlah amarah Anda. Berdebat sangatlah tidak efektif karena bisa menimbulkan masalah dan hambatan.

2. Biarkan orang itu menjadi satu-satunya yang bicara

Jika dibiarkan bicara sendirian, lama-lama dia akan bosan. Kadang-kadang hanya itulah yang mereka inginkan: didengar dan dianggap penting. Semua orang pasti ingin merasa penting. Hanya saja beberapa orang hanya mengungkapkannya dengan cara yang kontraproduktif. Jadi jika menghadapi situasi seperti ini, biarkan orang tersebut mengoceh sampai puas.

3. Pertimbangkan sudut pandang orang lain

Bayangkan Anda berada di posisi orang yang menjadi lawan Anda. Cobalah untuk memahami dan mencari bahan yang bisa menengahi. Menyalahkan orang tersebut hanya akan memperkeruh suasana.

4. Mengatakan ‘ya, saya paham maksud Anda’ sangatlah berarti

Kadang hanya itu yang mereka inginkan—mendapatkan validasi dari orang lain. Dengan menyetujui apa kata mereka, itu artinya Anda telah menghentikan kemarahan orang lain.

5. Jika situasi berubah kasar secara verbal, hentikan.

Hentikan kata-kata yang kasar dengan cara yang tegas tapi tenang “Kau sedang marah saat ini dan mengatakan hal-hal yang tidak kau maksudkan. Sekarang lebih baik saya pergi. Kita bicara lagi kalau kau sudah tenang.” Anda bisa meninggalkan ruangan atau meminta mereka meninggalkan ruangan.

6. Jika Anda salah, cepat akuilah dan bertanggungjawablah

Anda bisa mengatakan “Anda benar, itu adalah kesalahan saya. Dan saya akan melakukan sesuatu untuk memperbaikinya’. Bahkan jika Anda tidak salah, setidaknya buatlah mereka sedikit ragu. “Mungkin saya memang salah, coba kita lihat masalahnya bersama-sama dengan kepala dingin.” Mau tidak mau, dia pasti mau!

7. Gunakan visualisasi

Jika Anda sedang berhadapan dengan seseorang yang berinteraksi dengan Anda setiap hari, coba bayangkan orang itu sebagai makhluk spiritual yang penuh kasih. Misalkan saja, atasan Anda yang menyebalkan. Bayangkan dia sebagai makhluk yang penuh kasih dan kemarahan Anda pun akan teredam sehingga konflik bisa terhindarkan.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisKomunikasiTips

5 Cara Mudah dan Cepat Mempelajari Bahasa Asing

cepat belajar bahasa aing

Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai alasan mengapa Anda harus belajar bahasa asing, kini akan coba dibagikan cara belajar bahasa asing. Semoga cara di bawah ini membantu Anda untuk mempelajari bahasa asing dengan lebih baik dan mudah. Dan cara ini masih wajib di baca bahkan oleh Anda yang sudah mengikuti kursus bahasa asing.

1. Luangkan waktu

Salah satu hal penting dalam belajar bahasa asing adalah seberapa banyak waktu yang Anda berikan untuk ‘tenggelam’ dalam bahasa tersebut. Semakin banyak waktu yang Anda habiskan dengan bahasa tersebut, semakin cepat Anda akan bisa menguasainya. Hal ini mencakup mendengarkan, membaca, menulis, berbicara, dan belajar kata-kata dan frase. Tapi ini semua bukan berarti Anda duduk di kelas melihat keluar jendela, atau mendengarkan siswa lain yang tidak berbicara bahasa asing tersebutdengan baik, atau mendapatkan penjelasan dalam bahasa Anda sendiri tentang bagaimana bahasa tersebut bekerja. Maksudnya di sini adalah Anda harus menghabiskan waktu dan dengan cara yang menyenangkan terhubung dengan bahasa yang sedang Anda pelajari.

2. Mendengarkan dan membaca setiap hari

Dengarkan bahasa asing dimanapun Anda berada dengan menggunakan MP3 player atau melalui pemutar audio di gadget Anda. Dengarkan dan bacalah hal-hal yang Anda sukai, hal-hal yang sebagian besarnya dapat Anda pahami, atau mungkin hanya sebagian Anda mengerti. Jika Anda terus mendengarkan dan membaca, Anda akan terbiasa dengan bahasa tersebut. Satu jam mendengarkan atau membaca lebih efektif daripada menghabiskan berjam-jam di kelas.

3. Fokus pada kata dan frase

Membangun kosakata memang butuh waktu lama. Mulailah dengan melihat kata-kata dan bagaimana menggabungkannya menjaid frase. Pelajari kata-kata dan frase dengan cara mendengarkan dan membaca. Baca online, gunakan kamus online, dan buatlah daftar kosakata Anda sendiri untuk ulasan.

Anda akan melebarkan kata-kata dan frase ke bidang lain. Secara bertahap Anda akan dapat menggunakannya. Jangan khawatir tentang seberapa akurat cara Anda mengucapkan kata-kata tersebut sampai Anda telah mengumpulkan banyak kata-kata melalui mendengarkan dan membaca.

4. Bertanggungjawablah pada pembelajaran Anda sendiri

Jika Anda tidak ingin belajar bahasa tersebut, Anda tak akan bisa. Jika Anda ingin belajar bahasa tersebut, peganglah kendali. Pilih konten yang menarik, yang ingin Anda dengar atau baca. Carilah kata-kata dan frase yang Anda perlu memahami untuk bahan bacaan dan mendengar. Jangan biarkan orang lain mengatakan apa yang harus Anda lakukan. Temukan cara Anda sendiri. Seorang guru tidak bisa mengajarkan Anda untuk bisa lancar, tapi Anda bisa mempelajarinya sendiri.

5. Bersantai dan menikmati semuanya

Jangan khawatir tentang apa yang tidak Anda ingat, atau belum bisa Anda mengerti, atau belum bisa Anda katakan. Itu bukan suatu masalah. Anda belajar dan masih akan berkembang. Bahasa asing tersebut akan menjadi semakin jelas di otak Anda, tapi hal itu terjadi pada jadwal yang di luar kendali Anda. Jadi, nikmati saja prosesnya. Pastikan Anda menghabiskan cukup waktu dengan bahasa. Itu adalah jaminan terbesar dari keberhasilan Anda.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisKomunikasiTips

5 Cara Meminta Maaf dengan Tulus

meminta maaf dengan tulus

Apakah Anda pernah berbuat salah pada orang? Apakah Anda gengsi untuk meminta maaf? Atau Anda malah takut jika permintaan maaf Anda tidak diterima? Agar Anda permintaan maaf Anda diterima, Anda harus meminta maaf dengan tulus. Dan agar Anda bisa meminta maaf dengan tulus, Anda juga harus tahu caranya. Permintaan ini juga akan menghidupkan suatu hubungan yang merenggang.

Berikut ini adalah beberapa cara meminta maaf dengan baik, agar orang yang Anda minta maafi juga merasa bahwa Anda melakukannya dengan tulus.

1. Minta maaflah dengan sungguh-sungguh

Siapapun bisa melihat permintaan maaf palsu dan hasilnya pasti akan lebih banyak buruknya. Permintaan maaf yang tulus ditujukan semata-mata untuk mengambil tanggung jawab dan mengatasi gangguan. Tidak ada pamrih di belakangnya. Jika Anda tidak meminta maaf dengan tulus, tentu itu akan terpancar, entah dari mata atau gerak-gerik Anda.

2. Jangan membenarkan tindakan Anda

Jika Anda sibuk menjelaskan mengapa Anda melakukan A atau mengapa Anda mengatakan B, Anda tidak akan terdengar seperti sedang meminta maaf. Anda akan terdengar seperti menyalahkan orang yang harusnya menerima permintaan maaf Anda. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda tidak siap untuk mengambil tanggung jawab. Penjelasan singkat dapat membantu mereka memahami situasi Anda, sedangkan pembenaran hanya akan terdengar sebagai semacam gangguan.

3. Buatlah komitmen untuk berubah

Jika Anda tidak dapat memastikan bahwa Anda bermaksud untuk memperbaiki diri, itu artinya Anda tidak berkomitmen untuk permintaan maaf Anda. Jika Anda tidak berkomitmen untuk mengubah kebiasaan Anda pulang terlambat, misalnya, jangan katakan “Maaf saya pulang terlambat”. Semua itu akan menjadi permintaan maaf hampa dan tidak efektif. Anda lebih baik berterima kasih kepada orang lain “Terima kasih karena telah menunggu saya pulang. Saya sangat menghargainya.” Dari situ, Anda bisa belajar untuk mulai berkomitmen, dan akhirnya memberanikan diri untuk meminta maaf.

4. Utarakan permintaan maaf Anda dengan hati-hati

Pastikan orang lain tahu mengapa Anda meminta maaf. “Saya sedang lewat jadi saya pikir saya mau mampir ke sini dan meminta maaf” akan sangat berbeda dengan “Saya datang ke sini karena benar-benar ingin meminta maaf dan karena saya peduli dengan hubungan ini”. Jangan berpura-pura. Katakan sejujurnya.

5. Bersiaplah untuk kesimpulan yang canggung

Meskipun kadang-kadang permintaan maaf diikuti langsung oleh permintaan maaf dari orang yang kita tuju dan semua berakhir indah, tidak semua orang bereaksi dengan cara yang sama. Beberapa orang akan berperilaku acuh tak acuh, beberapa akan berperilaku dingin, dan beberapa akan bereaksi dengan cara yang menunjukkan permusuhan. Ini semua di luar kendali Anda. Anda telah membuat langkah untuk meminta maaf. Mungkin orang tersebut akan menghargainya saat itu juga, besok, nanti, atau tidak pernah sama sekali. Tak peduli apapun respon yang Anda dapat, Anda sudah melakukan yang terbaik yang Anda bisa. Santai sajalah. Sisanya terserah mereka.

 

Sumber: www.pickthebrain.com

read more
BisnisKomunikasiTips

8 Cara Cerdas Menghadapi Orang Yang Tidak Kita Sukai

menghadapi orang yang tak disukai

Dalam hidup kita, ada beberapa orang yang tidak kita sukai, entah karena cara bicaranya, sikapnya, pekerjaannya, atau apapun dalam hidupnya. Cara kita menghadapi mereka-lah yang membedakan antara orang yang cerdas dan tidak cerdas. Berikut ini adalah cara yang dilakukan oleh orang-orang cerdas dalam menghadapi orang yang tidak mereka sukai.

1. Menerima kenyataan bahwa kita tidak bisa menyukai setiap orang

Kadang kita terjebak dalam pikiran bahwa kita adalah orang baik. Kita berpikir kita akan menyukai setiap orang yang berinteraksi dengan kita. Ada kalanya kita bertemu orang-orang yang tidak kita sukai, bahkan dari mereka mungkin harus kita hindari. Orang yang tidak kita sukai belum tentu manusia yang buruk. Yang terjadi adalah adanya perbedaan nilai di antara kalian. Ketika Anda menerima bahwa tak semua orang akan menyukai Anda dan Anda juga tak mungkin akan menyukai semua orang, Anda bisa menghadapi semua ini dengan lebih nyaman.

2. Mentoleransi orang yang tidak kita sukai

Mungkin Anda harus menggertakkan gigi Anda pada setiap kritik yang diucapkan seseorang atau Anda harus menahan amarah ketika mendengar orang berkoar. Jika Anda mampu menghadapi mereka dan mentoleransinya, Anda hebat. Ingat, Anda pun tidak sempurna dan juga butuh ditoleransi.

3. Memperlakukan orang yang tidak kita sukai dengan baik

Bagaimanapun perasaan Anda terhadap seseorang, apa yang Anda lakukan pada mereka akan berbalik pada Anda. Jika Anda kasar kepada mereka, mereka mungkin juga akan kasar kepada Anda. Jadi, Anda harus tetap adil, tenang, dan tidak memihak ketika berhadapan dengan orang yang tidak Anda sukai.

4. Memeriksa harapan kita sendiri

Seringkali kita memiliki harapan yang tidak realistis tentang orang lain. Kita mungkin mengharapkan orang lain untuk bertindak atau berkata persis seperti yang kita mau. Jadi, jika Anda orang yang memiliki perilaku yang tidak Anda sukai, cobalah untuk memikirkan apakah harapan yang Anda berikan kepadanya cukup realistis. Dengan cara ini, Anda tak akan mudah terkejut dengan perilaku orang lain yang mungkin tidak Anda sukai.

5. Fokus pada diri kita sendiri

Sebesar apapun usaha Anda, pasti tetap akan ada orang yang membuat Anda sebal, marah, benci, dan tak nyaman. Sangatlah penting bagi Anda untuk tahu cara menghadapi orang yang membuat Anda sebal. Jadi, alih-alih fokus pada hal negatif dari orang tersebut, fokuslah pada alasan mengapa Anda bisa begitu tak sukanya dengan orang tersebut. Kadang apa yang tidak kita sukai dari orang lain sebenarnya adalah apa yang tak kita sukai dari diri sendiri.

6. Berhenti sejenak dan mengambil nafas dalam

Beberapa tindakan orang lain bisa membuat kita tak bersemangat. Jika Anda menghadapi hal seperti ini, belajarlah untuk menahan diri. Caranya, berhenti sejenak lalu hirup nafas dalam-dalam. Dengan demikian, Anda bisa mentralkan pikiran Anda dan meneruskan percakapan dengan orang tersebut tanpa harus membuat penghakiman yang tak perlu.

7. Mengatakan kebutuhan kita kepada orang yang tidak kita sukai

Jika ada seseorang yang terus-terusan membuat Anda sebal, cobalah dengan lembut mengatakan padanya bahwa tindakan dan cara berkomunikasinya tidak cocok dengan Anda. Pilihlah kata-kata yang tidak kasar. Kemudian tunggulah reaksinya. Dari sini, kadang Anda akan tahu alasan mengapa mereka bisa bertindak begitu menyebalkan.

8. Memberi jarak dengan orang yang tak mereka sukai

Jika cara lainnya tak mempan, cobalah untuk menciptakan jarak dengan orang yang tak Anda sukai. Ucapkan permisi dan menghindarlah. Memang ada kalanya ada orang-orang yang harus dihindari. Dengan menghindar dan memberi jarak, mungkin nantinya Anda akan menjadi lebih nyaman untuk kembali dan berinteraksi lagi dengan orang tersebut.

 

Sumber: www.lifehack.org

read more
BisnisKomunikasiTips

6 Tips Dasar untuk Meningkatkan Ketrampilan Komunikasi Anda

meningkatkan ketrampilan komunikasi

Komunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan dan dunia kerja. Untuk menjadi komunikator yang efektif, kita perlu menyadari beberapa tips dasar berikut ini yang bisa kita gunakan dalam pekerjaan dan kehidupan.

1. Tunjukkan Apresiasi

Sebelum masuk ke inti percakapan Anda, pastikan untuk mengekspresikan terima kasih Anda untuk waktu yang disediakan oleh tiap individu. Waktu sangatlah berharga, dan karenanya penting bagi kita menghormati dan memperhatikan hal tersebut. Selain itu, puji atau apresiasi untuk setiap kontribusi positif mereka.

2. Hubungkan diri Anda

Jika mungkin, hubungkan diri Anda secara personal. Siapa tahu ada hobi atau kenangan masa kecil yang sama. Berhati-hatilah untuk menghindari  topik kontroversial seperti kecenderungan politik atau keyakinan agama.

3. Tetap positif

Mempertahankan sikap positif sangat penting untuk menghasilkan komunikasi yang produktif. Daripada berpikir negatif atau mengeluh, lebih baik Anda berpikir konstruktif. Orang akan cenderung mengakhiri komunikasi ketika mereka merasa diserang atau dikritik. Tetaplah menjadi orang yang baik bahkan ketika mengungkapkan kekhawatiran atau ketidaksenangan.

4. Perhatikan nada bicara

Anda memang perlu bersikap tegas ketika menunjukkan maksud Anda, tapi jangan  agresif. Ada garis tipis antara keduanya. Cobalah untuk tidak menyeberanginya. Yakinlah dan katakan to the point dan ucapkan semuanya dengan nada yang tenang.

5. Fokus pada hasil

Sangat penting untuk mencari tahu hasil apa yang akan Anda dapatkan nanti sebelum Anda memulai percakapan. Mengetahui tujuan Anda membantu Anda untuk mengarahkan percakapan dan untuk tetap berada pada jalur. Apa yang ingin Anda capai? Apakah Anda mencoba untuk memberikan bantuan, menyelesaikan konflik, atau berkolaborasi pada proyek tertentu? Apakah Anda mencari saran atau mencoba untuk mempengaruhi perilaku? Hasil yang Anda inginkan membantu untuk menentukan aliran komunikasi.

6. Dengarkan

Kontak mata sangat penting. Bersikaplah sopan dan jangan mengganggu. Tidak ada yang suka diganggu. Dan meskipun sangat normal bagi siapa saja untuk mengungkapkan maksud dan poin, cobalah untuk selalu  menghormati pikiran orang lain. Cobalah untuk memahami perspektif mereka. Selalu jaga agar pikiran Anda tetap terbuka. Berusahalah untuk menjadi pendengar yang baik.

 

Sumber: www.lifehack.com

read more
1 2
Page 1 of 2