close

Perawatan Wajah

Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami dan Mudah

menghilangkan komedo

Komedo bisa menjadi malapetaka bagi siapapun. Tak hanya di wajah dan hidung, komedo bisa muncul hampir di semua bagian tubuh, seperti punggung dan dada. Banyak obat-obatan dan produk perawatan menawarkan solusi menghilangkan komedo. Namun, sebenarnya ada beberapa cara menghilangkan komedo secara alami, khususnya di bagian hidung, yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah.

1. Masker wajah dari putih telur

Salah satu cara alami menghilangkan komedo yang bisa Anda terapkan adalah masker wajah yang dibuat dari putih telur. Caranya, pertama-tama Anda perlu memisahkan putih telur dari bagian kuningnya (jangan buang bagian kuningnya karena bisa digunakan sebagai masker rambut). Kemudian, campurkan kuning telur tersebut dengan madu, yang memiliki khasiat anti-bakteri.

Oleskan masker di wajah Anda, dan hindari bagian mulut serta mata. Biarkan mengering selama 15 menit. Setelah itu, bilas dengan air hangat untuk mempermudah melunturkan masker dan akhiri dengan membilas wajah dengan air dingin untuk menutup pori. Lebih baik lagi, Anda menguapi wajah Anda dengan air hangat sebelu menggunakan masker, agar pori-pori terbuka.

2. Masker wajah dari teh hijau

Teh hijau dipercaya memiliki kandungan antioksidan tinggi yang bagus dijadikan sebagai tips menghilangkan komedo secara alami. Cara membuatnya, campurkan 1 sendok makan gula jawa dan isi dari satu kantong teh hijau. Tambahkan sedikit gula putih untuk meningkatkan kemampuan scrubbing. Beri sedikit air dan aduk hingga membentuk pasta. Setelah itu, gosokkan campuran ini di hidung atau seluruh wajah Anda dan biarkan hingga 15 menit. Kemudian bilas dengan air bersih. Lakukan langkah ini sekali seminggu.

3. Masker wajah dari baking soda

Selain untuk membuat kue, baking soda juga bisa digunakan untuk menghilangkan komedo secara alami karena baking soda dipercaya memiliki kemampuan melarutkan lemak dan mengelupas kulit dengan lembut sehingga minyak dan kulit mati bisa tersapu bersih. Cukup campurkan baking soda dan air dalam mangkuk kecil untuk membuat pasta. Ratakan campuran di wajah Anda dan diamkan selama 2-3 menit sebelum dibilas. Untuk menghindarkan iritasi dan dehidrasi, pastikan Anda mengoleskan pelembab setelah menggunakan masker ini.

4. Masker wajah dari kayu manis dan madu

Kelebihan sebum pada kulit bisa diatasi dengan kayu manis dan kotoran yang menyumbat pori bisa dispu bersih dengan madu. Cara membuat masker ini cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan satu sendok makan madu mentah dan satu sendok teh kayu manis. Ratakan campuran ini di wajah Anda, diamkan 15 menit, lalu bilas.

Jika kulit Anda termasuk kulit sensitif, hindari menggunakan cara ini karena kayu manis bisa menimbulkan efek kemerahan pada wajah. Jika saat menggunakan masker Anda merasakan sensasi terbakar, segera bilas dengan air. Agar aman dan terhindar dari hal tak diinginkan, tes dulu masker pada bagian dalam lengan Anda sebelum mencobanya di wajah Anda.

 

Sumber: www.blogher.com

read more
Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

Cara Menghapus Makeup Mata Tanpa Remover

menghapus makeup

Aturan yang harus Anda pahami saat memakai makeup adalah Anda harus menghapusnya nanti di akhir hari Anda. Riasan mata akan mengeras dan beleber jika dibiarkan semalaman tanpa dibersihkan. Karena kulit di sekitar mata sangat sensitif, Anda membutuhkan cara membersihkan make up di mata yang lembut. Berikut ini adalah cara menghapus makeup mata secara alami tanpa menggunakan remover.

1. Minyak alami

Untuk menghapus makeup mata secara alami, Anda tak perlu jauh-jauh. Ambil saja minyak alami, seperti minyak kelapa, zaitun, aprikot, dan lainnya dari dapur Anda. Minyak alami ini bisa memecah makeup secara lembut dan memberikan kelembaban yang menenangkan kulit di sekitar mata Anda.

Celupkan kapas pada satu sendok minyak. Jika Anda menggunakan minyak kelapa, senyawa ini akan memadat jika disimpan pada suhu kamar, sehingga Anda hanya perlu mengambil sedikit gumpalan kecil. Suhu tubuh Anda akan segera merubah minyak padat tersebut menjadi cairan.

Oleksan kapas tersebut pada kelopak mata Anda dan biarkan minyak bekerja pada makeup selama satu menit atau lebih. Setelah minyak telah mulai memecah makeup, mulailah menyapu kapas secara lembut di kelopak mata Anda. Ketika sebagian makeup telah terhapus, sapukan kapas bersih di sekitar mata Anda untuk membersihkan sisa makeup.

Untuk membersihkan makeup, seperti eyeliner di bawah mata, Anda bisa menggunakan cotton bud untuk pengganti kapas.

2. Produk bayi

Sampo dan minyak bayi dirancang agar bisa sesuai dengan kulit bayi yang lembut. Jadi, bahan ini bisa digunakan untuk mata Anda juga. Pilihlah sampo bayi alami tanpa wewangian. Basahi kapas bulat bersih dengan air dan oleskan sampo bayi sebesar biji jagung pada kapas tersebut. Sapukan campuran ini pada kelopak mata dan sepanjang garis bulu mata bagian bawah. ntuk menghindari iritasi mata, hindari menggosokkan terlalu banyak sampo di bulu mata Anda.

Atau, Anda juga bisa menggunakan minyak bayi alami atau softening baby lotion bayi ke daerah mata Anda untuk efek melembutkan tanpa senyawa sabun yang lebih intens seperti sampo, terutama jika kulit Anda sangat sensitif. Anda bisa mengoleskan minyak atau losion pada kapas seperti cara di atas.

3. Susu

Anda bisa mengoleskan satu sendok teh susu ke bola kapas yang bersih. Sapukan kapas di atas mata Anda dan biarkan susu bekerja selama satu menit atau lebih. Setelah itu, hapus susu dengan kapas bulat dengan lembut untuk menghindarkan kulit tertarik. Bilas mata Anda dalam air hangat setelah itu untuk menghilangkan sisa susu.

4. Madu dan baking soda

Madu tidak hanya menghilangkan makeup, juga membersihkan kulit dan berfungsi sebagai agen antibakteri dan pelembut kulit. Dan untuk lebih ampuh membersihkan makeup, Anda bisa mencampurkan dengan baking soda. Basahi kain lap dengan air hangat. Oleskan satu sendok makan madu ke kain lap tersebut dan taburkan sedikit baking soda di atas madu.

Sapukan lap di area mata Anda dengan menggunakan gerakan yang sangat lembut untuk menghindari kulit tertarik. Kain lap yang hangat ini akan membantu mendistribusikan madu secara lembut dan merata di mata Anda. Setelah makeup terhapus, bilas wajah Anda dengan air hangat untuk menghilangkan sisa madu.

 

Sumber: www.ehow.com

read more
Gaya HidupInfoKecantikanPerawatan Wajah

Mengapa Anda Tak Boleh Memencet Jerawat? Ini Alasannya!

memencet jerawat

Ketika sedang memiliki jerawat dan melihatnya di cermin, yang terlintas di pikiran Anda tentu hanya satu: Anda ingin memencet jerawat tersebut dan mengeluarkan semua isinya. Sebenarnya, apakah boleh memencet jerawat? Tidak! Sebenarnya, Anda sangat dilarang memencet jerawat Anda. Mengapa demikian? Ini alasannya.

1. Menimbulkan bekas luka

Memencet jerawat menyebabkan bekas luka, dan itu jauh lebih buruk dan lebih permanen dari jerawat kecil kecil.

2. Menimbulkan keropeng

Bahkan jika jerawat yang Anda pencet tersebut tidak meninggalkan bekas luka, setelah Anda memencet jerawat, pasti jerawat tersebut akan menjadi keropeng hitam berkerak yang tidak menarik untuk dilihat. Dan jika dibandingkan dengan jerawat, keropeng ini akan lebih sulit disembunyikan.

3. Menyebabkan infeksi

Memencet atau meremas jerawat bisa menyebabkan infeksi. Apalagi jika Anda menggunakan alat atau tangan yang tidak higienis. Kuman atau bakteri bisa masuk ke dalam luka dan menyebabkan infeksi. Beberapa infeksi bahkan mungkin memerlukan perawatan medis. Jika terlambat ditangani, malah bisa bahaya.

4. Memunculkan jerawat baru

Memencet jerawat juga bisa menyebabkan munculnya jerawat baru. Cairan jerawat yang keluar dan mengenai bagian lain mungkin bisa menyebabkan kotoran masuk ke pori. Atau tangan Anda yang kurang bersih yang bisa menyebabkan munculnya jerawat baru.

5. Menimbulkan rasa sakit

Memencet jerawat bisa menimbulkan rasa sakit. Rasa sakit ini akan semakin parah untuk jerawat yang ukurannya besar, apalagi jerawat batu. Jerawat besar memiliki cairan jerawat yang masuk jauh di bawah kulit, karenanya jika dipencet akan terasa sangat sakit. Beberapa bahkan terasa sakit ketika tidak dipencet. Tapi anehnya, banyak wanita yang menyadari adanya rasa sakit ini tapi masih saja mau memencet jerawatnya.

6. Memerlukan waktu yang lebih lama untuk sembuh

Jika Anda membiarkan jerawat tanpa menyentuhnya, jerawat tersebut akan bisa hilang atau sembug lebih cepat daripada jika Anda memencetnya. Jika Anda memencetnya, akan timbul luka. Dan tubuh akan berusaha menyembuhkan luka itu terlebih dahulu baru kemudian menyembuhkan jerawatnya.

7. Lebih sulit untuk ditutupi

Jika Anda memencet jerawat, jerawat akan memerah dan bengkak, selain kemungkinan munculnya bekas luka dan keropeng. Dan ketika Anda akan mengoleskan makeup, jerawat yang merah dan bengkak ini akan sulit untuk ditutupi, bahkan ketika menggunakan concealer. Dengan demikian, tampilan makeup Anda tak akan bisa terlihat flawless.

 

Sumber: allwomenstalk.com

read more
Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

Cara Memilih Blush On yang Tepat untuk Wajah Anda

memilih blush on

Menemukan blush on yang membuat Anda bisa tampil dengan cahaya alami bisa menjadi hal yang sulit. Menentukan mana warna yang terbaik untuk kulit Anda akan membuat Anda tampil memukau nantinya. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda lakukan ketika akan membeli blush on.

1. Tentukan nada kulit Anda

Untuk mengetahui warna blush on terbaik, pertama-tama tentukan apakah Anda memiliki nada kulit dingin atau hangat. Misalnya, dengan nada dingin, warna blush on yang dingin juga akan membuat Anda bercahaya, dan jika Anda mengenakan blush on hangat, tidak akan bekerja dengan baik.

Uji warna kulit Anda dengan memakai baju putih dan berdiri di depan cermin dengan latar belakang putih. Kelilingi diri Anda dengan sebanyak mungkin warna putih. Pegang kain atau kalung perak di bawah wajah Anda diikuti dengan kain atau kalung emas. Mana yang terlihat lebih baik? Jika perak terlihat bagus, nada kulit Anda dingin dan jika emas bagus nada kulit Anda hangat.

Atau mungkin Anda beruntung memiliki nada kulit netral dimana kedua warna tampak oke di kulit Anda.

2. Uji perbedaan pada finishing

Blush on hadir dalam banyak pilihan, antara lain mousse, stain, tabur, krim, atau stik. Sangat menyenangkan mencoba berbagai opsi dengan berbagak merek untuk melihat mana yang cocok untuk Anda. Jika Anda memiliki kulit normal atau kering, Anda bisa memulai dengan blush on mousse, stain, atau krim, dengan hasil yang alami dan bisa membaur dengan baik, serta tahan sepanjang hari. Jika kulit Anda berminyak, blush on tabur akan meminimalkan kilau dan menyatu dengan foundation Anda. Anda bisa memakai blush on tanpa foundation untuk tampilan makeup minimal. Jika Anda memilih untuk memakai foundation, oleskan pewarna pipi terakhir kemudian baurkan dengan rata.

3. Pasangkan blush on dengan warna pakaian Anda

Setelah Anda mengetahui warna kulit Anda dan finish terbaik, Anda dapat memilih warna blush on yang cocok untuk pakaian Anda. Misalnya, untuk blush on warna netral, bisa Anda padukan dengan baju dengan warna tegas atau print. Pakaian netral atau pastel bisa dipadukan dengan blush on pink. Sementara itu, jika Anda memakai warna blush on warna karang, pakaian yang pas adalah putih, chambray, atau motif bunga. Anda bisa mencoba-coba dengan berbagai warna dan motif yang berbeda yang sesuai dengan gaya Anda.

4. Oleskan warna Anda

Blush on warna sangat baik jika dioleskan setelah makeup dasar Anda. Untuk hasil alami, ikuti beberapa tips berikut ini:

– Blush on mousse, stain, dan stik dapat dibaurkan dengan jari atau spons. Oleskan sedikit saja blush on pada tulang pipi Anda (tersenyumlah ketika sedang mengoleskan untuk hasil terbaik). Baurkan ke seluruh tulang pipi dan lapisi untuk hasil yang lebih baik.
– Blush on krim dapat dibaurkan dengan jari atau spons serta sikat blending.
– Untuk blush on tabur, gunakan sikat blush on yang bagus dan penuh untuk membaurkan blush on dengan bedak tabur dasar Anda secara merata.

Tidak peduli finishing mana yang Anda pilih, ada baiknya untuk menggunakan bedak tabur untuk membaurkan makeup dan menghindari bercak-bercak atau garis-garis.

 

Sumber: www.ehow.com

read more
Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

7 Ramuan Alami untuk Menyembuhkan Jerawat Batu

ramuan alami untuk jerawat batu

Jerawat batu adalah jerawat yang besar dan lebar dan kerap menimbulkan rasa sakit yang mendalam di kulit. Penyebabnya bisa bermacam-macam termasuk hormon dan menumpuknya minyak pada pori wajah. Tak hanya di wajah, jerawat batu bisa muncul di bagian lain dari tubuh, seperti punggung atau dada. Anda bisa mencoba obat dari dokter. Namun, di sisi lain, Anda juga bisa mengusahakan perawatan alami dengan menggunakan tips di bawah ini.

1. Putih telur

Putih telur mengandung riboflavin yang efektif untuk memberi cukup protein pada kulit untuk membantu menyingkirkan jerawat. Caranya, buka telur dan pisahkan putih dan kuningnya. Letakkan putih telur pada mangkuk. Oleskan putih telur secara merata pada wajah atau daerah yang terkena jerawat dan biarkan selama 10 menit. Bilas dengan air hangat.

2. Madu

Madu dipercaya mengandung antiseptik alami yang baik untuk menyembuhkan jerawat batu. Oleskan madu pada daerah yang berjerawat. Biarkan hingga 15 menit, setelah itu bilas dengan air hangat. Olesan madu ini juga baik untuk mengelupas kulit mati.

3. Lidah buaya

Lidah buaya baik untuk mengatasi pembengkakan dan peradangan pada jerawat batu. Anda cukup memotong daun liday buaya menjadi dua bagian dengan menggunakan pisau. Gel lidah buaya ini kemudian bisa dioleskan pada bagian yang berjerawat. Tidak perlu dibilas kecuali Anda merasa tidak nyaman dengan olesan gel ini. Anda juga dapat memilih untuk menyeduh lidah buaya dan meminumnya untuk membantu membersihkan bagian dalam tubuh Anda.

4. Soda kue

Soda kue juga mengandung sifat antiseptik yang baik untuk mengatasi jerawat batu. Selain itu, soda kue juga dapat digunakan untuk menyingkirkan bakteri berbahaya yang dapat ditemukan pada kulit. Anda cukup mencampur satu sdm soda dan mencampurnya dengan sedikit air. Tambahkan garam laut pada campuran ini. Oleskan campuran pada wajah yang terdampak jerawat dan biarkan hingga setengah jam. Bilas dengan air hangat setelah itu.

5. Kentang

Kentang juga dapat membantu meredakan peradangan dan kemerahan pada jerawat batu. Caranya, haluskan kentang dengan blender hingga membentuk pasta. Oleskan pada wajah yang berjerawat batu. Biarkan wajah selama 10 menit. Lakukan dua kali sehari untuk hasil terbaik.

6. Pasta gigi

Pasta gigi mengandung fluoride dan komponen lain yang dapat membantu menyingkirkan bakteri. Gunakan pasta gigi Anda yang biasa dan oleskan pada bagian yang berjerawat. Biarkan selama 20 menit lalu bilas dengan air dingin.

7. Uap air

Uap air dapat membantu membuka pori-pori dan memungkinkan kotoran untuk keluar dari kulit. cara juga dapat membantu mencegah munculnya pori-pori tersumbat dan akan membantu mengurangi munculnya jerawat batu di wajah Anda. Caranya, siapkan semangkuk air panas. Terlebih dahulu, lindungi rambut Anda dari uap panas dengan menggunakan handuk atau bandana. Condongkan wajah mendekati mangkuk agar uap air panas bisa mengenai wajah Anda. Lakukan ini 3 kali seminggu untuk hasil terbaik.

 

Sumber: naturalremedyideas.com

read more
Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

6 Trik Makeup untuk Membuat Hidung Terlihat Lebih Kecil

hidung terlihat lebih kurus

Anda pasti sering mendengar banyak selebritis Hollywood melakukan operasi plastik untuk membuat hidungnya terlihat lebih kecil. Padahal, hal ini bisa dilakukan dengan makeup. Trik makeup berikut ini dijamin akan berhasil membuat hidung Anda terlihat lebih kecil.

1. Alas bedak matte dengan warna yang lebih gelap

Bila Anda memiliki hidung yang lebih besar, sangat penting bagi Anda untuk memulai dengan menggunakan alas bedak yang 2 warna lebih gelap dari yang biasanya Anda gunakan. Oleskan garis mulai dari antara alis memanjang ke bawah sepanjang garis hidung Anda. Pastikan Anda membaurkan alas bedak ini dengan sebaik mungkin.

2. Konturing

Langkah selanjutnya adalah konturing. Artinya, di atas alas bedak yang lebih gelap tadi, Anda harus mengoleskan alas bedak yang senada dengan warna kulit Anda, dan baurkan secara merata.

3. Blush on

Anda tidak perlu mengoleskan banyak sekali makeup untuk membuat hidung Anda terlihat lebih kecil. Anda bisa menggunakan fitur lain dari wajah Anda seperti pipi. Oleskan blush on pada pipi dan ini akan menggiring perhatian ke pipi Anda, dan juga membuat hidung lebih kecil pada saat bersamaan.

4. Bronzer

Ketika memilih bronzer, pastikan bahwa Anda menggunakan warna yang cocok warna kulit Anda, dan bronzer juga harus terlihat alami. Bronzer ini juga berfungsi untuk mengkontur hidung Anda.

5. Bedak tabur

Salah satu tips terbesar untuk membuat hidung terlihat lebih kecil adalah menggunakan finishing matte. Ketika menggunakan bedak tabur untuk mengunci alas bedak Anda, pastikan Anda tidak menggunakan bedak yang mengkilap karena kilap akan membuat hidung terlihat lebih besar.

6. Lipstik yang berkilau

Setelah semua makeup selesai, trik terakhir adalah dengan menggunakan makeup pada bibir anda. Lipstick yang berkilau akan membantu mengalihkan perhatian orang pada bibir Anda. Atau, untuk kesan dramatis, lipstick merah pun oke.

Namun, setelah apa yang Anda lakukan, Anda harus tetap bahagia dan merasa cantik dengan hidung besar Anda. Because every woman is beautiful….

 

Sumber: makeup.allwomenstalk.com

 

read more
Gaya HidupInfoKecantikanPerawatan Wajah

5 Kesalahan Makeup yang Harus Anda Hindari

kesalahan makeup

Beberapa dari kita merasa sudah sangat ahli dalam ber-makeup. Nyatanya, tak jarang pula dari kita melakukan kesalahan saat memakai makeup. Bisa jadi kesalahan itu ringan dan hanya membuat kita malu atau tengsin. Namun, bisa jadi kesalahan itu fatal dan berbahaya. Nah lo… bagaimana ini?

Tenang, artikel ini akan menunjukkan beberapa kesalahan umum saat memakai makeup dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Mengabaikan bagian leher

Ketika Anda merawat wajah Anda, jangan hanya berhenti di dagu. Ketika Anda merawat wajah Anda lebih tipis dan lebih sensitif dibandingkan dibandingkan kulit wajah. Dan karenanya lebih rentanterhadap perubahan pigmen, elastisitas dan keriput.

Seharusnya: Ketika memakai tabir surya pada wajah Anda, oleskan juga pada leher dan dada. Juga pada punggung tangan dan bagian terbuka lainnya. Anda juga harus mengoleskan krim siang dan malam pada bagian leher juga. Tetapi jika Anda menggunakan produk yang mengandung alpha hydroxy acids atau retinols, lakukan uji alergi pada bagian kecil terlebih dahulu.

2. Menggunakan kondisioner di seluruh rambut

Kebanyakan orang menggunakan kondisioner seperti menggunakan shampoo: mulai dari bagian atas kepala dan terus hingga ke ujung rambut. Selain memboroskan kondisioner, memberi kondisioner pada bagian akar rambut akan membuat kulit kepala Anda berminyak.

Seharusnya: Mulai telinga Anda, aplikasikan kondisioner sampai ke ujung rambut. Anda akan meningkatkan volum rambut dan tidak harus sering-sering keramas.

3. Mengoleskan foundation tanpa menunggu pelembab mengering terlebih dahulu

Bentuk yang seperti krim dari pelembab dapat menyebabkan make-up akan menyebabkan makeup memudar jika pelembab belum cukup meresap ke dalam kulit. akhirnya, makeup tampak berbercak dan tidak merata.

Seharusnya: Tunggu 60 detik, sampai pelembab terserap sempurna. Atau, jika Anda kekurangan waktu, tekan-tekan wajah Anda dengan tisu setelah diberi pelembab. Baru setelah itu bisa diolesi foundation.

4. Menyemprot parfum setelah berpakaian

Parfum dapat menodai kain dan serat kain bisa membuat bau parfum menjadi tidak sedap. Aroma parfum diformulasikan untuk diterapkan pada kulit, sehingga bisa berinteraksi dengan panas tubuh.

Seharusnya: Sebelum berpakaian, oleskan atau semprotkan parfum ringan ke titik nadi di tubuh Anda, seperti lutut, pergelangan tangan, pangkal tenggorokan, dan di belakang telinga. Dan jangan menggosok pergelangan tangan Anda bersamaan karena akan merusak molekul parfum.

5. Mencabut alis terlalu dekat dengan cermin

Ketika Anda berfokus pada setiap helai rambut alis Anda, Anda tidak bisa melihat bentuk alis secara keseluruhan. Hasilnya, alis menjadi tipis atau tidak rata.

Seharusnya: Cari cermin besar di dekat jendela kemudian melangkahlah mundur mundur beberapa langkah untuk mempelajari wajah Anda. Kemudian mendekatlah ke cermin, dan mulai mencabut alis. Setiap beberapa cabutan, mundur lagi dan periksa apakah alis sudah simetris.

 

Sumber: www.realsimple.com

read more
Gaya HidupKecantikanPerawatan WajahTips

7 Teknik Makeup untuk Membuat Wajah Lebih Tirus

membuat wajah lebih tirus

Makeup tidak hanya berfungsi untuk menonjolkan kelebihan di wajah Anda. Makeup juga berfungsi menyamarkan kelemahan Anda, salah satunya adalah bagian pipi yang sedikit lebar atau bulat. Berikut ini adalah tips makeup yang akan membuat wajah Anda terlihat lebih tirus dan ramping.

1. Konturing

Konturing mungkin tidak akan Anda lakukan untuk riasan sehari-hari karena sangat memakan waktu. Namun, untuk acara-acara khusus, Anda bisa mengaplikasikan teknik ini untuk membuat wajah terlihat lebih ramping. Gunakan warna yang lebih gelap untuk membuat sisi wajah Anda melangsing dan warna lebih terang untuk menarik perhatian ke bagian tertentu dari wajah Anda.

2. Highlight

Highlight adalah salah satu teknik makeup yang mudah untuk membuat wajah terlihat lebih langsing, dengan cara memusatkan perhatian menjauhi bagian terluas dari wajah Anda. Anda perlu menerapkan highlight di tengah-tengah wajah Anda. Mulailah dari bagian di antara alis ke bawah. Juga aplikasikan di sepanjang bagian atas hidung Anda, tepat di atas bibir atas Anda, lalu pada tengah dagu Anda.

3. Tonjolkan mata Anda

Cara lain untuk manjauhkan perhatian dari bagian terluas dari wajah Anda adalah dengan menonjolkan wajah Anda. Gunakan warna eyeshadow yang tegas dan tambahkan highlighter pada sudut mata Anda dan di bawah tulang alis. Namun, jangan sampai Anda menarik perhatian pada mata dengan cara yang salah. Pastikan Anda telah menutupi lingkaran hitam di bawah mata dengan menggunakan concealer.

4. Bronzer untuk dagu yang gemuk

Jika dagu Anda tidak selangsing yang Anda harapkan, bronzer bisa dimanfaatkan untuk membuatnya tampak lebih langsing. Oleskan bronzer di sepanjang rahang Anda. Pastikan Anda membaurkannya dengan sempurna sehingga tidak akan muncul garis-garis yang merusak makeup Anda.

5. Pewarnaan rambut

Anda juga dapat menggunakan rambut Anda untuk membuat wajah terlihat lebih ramping. Alih-alih menggunakan rambut untuk menutupi wajah Anda yang sebenarnya sangat tidak efektif, Anda bisa mewarnai rambut Anda dengan warna gelap dengan ujung yang lebih terang. Anda juga dapat mewarnai helai sekitar wajah Anda dengan warna gelap, lalu highlight yang ringan menuju ke atas kepala.

6. Riasan cat’s eye

Riasan cat’e eye akan membuat wajah ramping karena riasan ini akan menarik perhatian pada sudut luar mata dan dengan demikian menjauhi sisi terluas wajah Anda.

7. Riasan yang mengkilap

Cara lain untuk menarik perhatian menjauhi garis terlebar wajah Anda adalah dengan menggunakan produk yang mengkilap di sepanjang tulang pipi dan tulang selangka. Produk yang mengkilap ini akan memantulkan cahaya pada struktur tulang Anda, dan dengan demikian membuatnya tampak lebih ramping. Gunakan produk bubuk atau krim.

 

Sumber: makeup.allwomenstalk.com

read more
Gaya HidupInfoKecantikanPerawatan Wajah

Pasta Gigi untuk Jerawat: Manjur atau Hanya Mitos?

pasta gigi untuk jerawat

Ketika muncul jerawat di wajah Anda, pastu banyak orang yang menyarankan Anda untuk mengobati jeraway tersebut, salah satunya mungkin menggunakan odol untuk jerawat. Penggunaan pasta gigi untuk jerawat memang telah dilakukan beberapa orang karena biayanya yang murah dan bahannya yang mudah didapat. Namun, apakah hal ini memang efektif untuk menyembuhkan jerawat?

Meskipun beberapa orang mengatakan bahwa pasta gigi mampu membuat jerawat mengering dengan cepat, banyak juga yang mengeluhkan bahwa kulit mereka mengalami iritasi dan kemerahan setelah diolesi pasta gigi.

Ide untuk menggunakan pasta gigi untuk mengatasi jerawat mungkin dikarenakan kebanyakan pasta gigi mengandung triclosan, yaitu suatu bahan anti-bakteri yang juga ditambahkan pada produk lain seperti sabun dan deodorant. Triclosan juga terdapat dalam obat jerawat, tapi hanya sebagai zat pengawet dan bukan sebagai bahan aktif.

Tapi pasta gigi juga mengandung bahan-bahan yang dapat mengiritasi kulit, terutama kulit halus pada wajah. Menggunakan pasta gigi pada jerawat yang sudah meradang dapat menyebabkan kulit semakin memerah dan iritasi. Beberapa bahkan bisa mengalami rasa seperti terbakar yang sangat parah ketika mencoba mengaplikasikan odol untuk penghilang jerawat dan membuat kulit terasa sakit bahkan beberapa hari sesudahnya. Intinya, odol atau pasta gigi bisa memperburuk kondisi jerawat Anda.

Jika Anda mencoba menyembuhkan jerawat, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti buah, lidah buaya, jeruk nipis, putih telur, daun sirih, atau minyak zaitun kualitas tinggi. Beberapa produk yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat atau sulfur juga dapat membantu mengurangi kemerahan dan mempercepat penyembuhan. Dan produk tersebut jauh lebih aman dan lembut untuk kulit Anda jika dibandingkan dengan penggunaan pasta gigi untuk obat jerawat.

 

Sumber: acne.about.com

read more
Gaya HidupInfoKecantikanPerawatan Wajah

Minyak Zaitun Penghilang Jerawat

minyak zaitun untuk jerawat

Apakah Anda pernah mendengar penggunaan minyak zaitun untuk jerawat? Ya, memang minyak zaitun tidak hanya untuk memasak, tapi pengaplikasian minyak zaitun buat jerawat bisa juga dilakukan karena adanya kandungan anti-oksidan dan anti-peradangan. Anda bisa melakukan berbagai cara dalam menggunakan minyak zaitun sebagai penghilang jerawat, entah itu sebagai scrub, untuk pemijatan, ataupun dicampur dengan perasan lemon.

Apa Yang Membuat Minyak Zaitun Berkhasiat untuk Jerawat?

Catatan: Kualitas dari minyak zaitun yang kita gunakan adalah faktor terpenting di sini. Yang harus digunakan adalah virgin olive oil kualitas superior. Memang tidak harus virgin oil kualitas tinggi, tapi pilih jenis yang mengandung banyak polifenol.
Berikut inilah kandungan minyak zaitun yang membuatnya ampuh sebagai penghilang jerawat:

1. Antioksidan

Extra virgin oil mengandung antioksidan yang sangat kuat yang disebut sebagai polifenol. Antioksidan ini membantu menjaga agar kulit tetap lembab. Dan rupanya, jerawat juga bisa lebih cepat sembuh pada kondisi kulit yang lembab jika dibandingkan dengan kondisi kulit yang kering. Meskipun jerawat juga bisa disembuhkan saat kulit dalam kondisi kering, akan ada beberapa bekas jerawat dan bintik-bintik yang tertinggal.

2. Antibakteri

Extra virgin oil juga mengandung sifat antibakteri. Karena bakteri bisa memperburuk kondisi jerawat pada wajah, adanya sifat antibakteri pada minyak zaitun bisa mencegah infeksi bakteri yang bisa memperburuk jerawat. Dengan demikian, penyembuhan jerawat pun bisa jadi lebih cepat.

3. Anti-peradangan

Extra virgin oil memiliki sifat anti-peradangan sehingga bisa membantu menghentikan peradangan pada wajah Anda sehingga mencegah kemungkinan infeksi.

Cara Menggunakan Minyak Zaitun untuk Jerawat

1. Sebagai srub

Untuk membuat scrub minyak zaitun, Anda membutuhkan secangkir garam laut yang dihaluskan dan seperempat cangkir minyak zaitun extra virgin. Campurkan kedua bahan tersebut.

Cara memakainya, terlebih dahulu bersihkan wajah Anda dengan kain basah yang bersih. Ketika kulit masih lembab, gosokkan campuran garam dan minyak zaitun pada kulit Anda. Oleskan dalam gerakan melingkar lembut. Biarkan di wajah Anda selama 3-4 menit kemudian bersihkan menggunakan air hangat. Ketika kulit Anda masih basah, oleskan sedikit minyak zaitun pada wajah Anda dan gosok hingga minyak terserap.

2. Sebagai minyak pijat

Untuk membuat minyak pijat, Anda hanya butuh minyak zaitun kualitas tinggi. Cukup pijatkan minyak ini pada wajah Anda dengan gerakan melingkar. Setelah itu, rendam kain lembut dalam air panas dan peraslah. Tempatkan kain di wajah Anda. Biarkan hingga kain mendingin. Masukkan lagi kain ke air panas dan peras. Lalu tempatkan di wajah yang telah terlebih dahulu diolesi minyak zaitun. Ketika kulit Anda masih basah, oleskan sedikit minyak zaitun lagi dan gosokkan sampai diserap oleh kulit.

Jika masih ragu menggunakan minyak zaitun, buah-buahan tertentu juga bisa digunakan untuk menyembuhkan jerawat lho.

 

Sumber: www.newhealthguide.org

read more
1 2 3
Page 1 of 3