close
seks setelah melahirkan

Setelah menunggu sekian lama, Anda dan pasangan mungkin ingin segera berhubungan setelah melahirkan. Namun, apakah hal ini aman? Dan kapan Anda bisa melakukan hubungan? Baca artikel berikut ini untuk penjelasan selengkapnya.

 

Kapan Waktu yang Aman untuk Berhubungan Setelah Melahirkan?

Anda harus menunggu sampai pendarahan setelah melahirkan (lokia) berhenti, yang biasanya sekitar tiga minggu setelah Anda melahirkan. Hal ini dikarenakan luka yang tersisa di dalam rahim Anda karena keluarnya plasenta masih dalam masa penyembuhan. Jika Anda melakukan hubungan seks sebelum pendarahan berhenti, Anda bisa terkena infeksi.

 

Kapan Saya (Normalnya) Ingin Berhubungan Seksual Setelah Melahirkan?

Keingina masing-masing individu berbeda-beda. Yang jelas, pastikan pendarahan telah selesai untuk menghindari kemungkinan infeksi. Beberapa pasangan mulai berhubungan seks dalam bulan pertama setelah melahirkan, dan sebagian lainnya menunggu sampai setidaknya enam minggu, terutama bagi wanita yang telah menjalani operasi atau episiotomi.

Jika Anda berdua merasa siap untuk melakukan hubungan seks sebelum pemeriksaan pasca melahirkan 6 bulan setelah kelahiran, Anda bisa saja melakukannya. Beberapa ahli kesehatan menyarankan mencoba seks dengan pasangan Anda sebelum check postnatal Anda, jika Anda berdua memang telah merasa siap.
Anda akan perlu mempertimbangkan kontrasepsi ketika Anda mulai berhubungan seks lagi. Bahkan jika Anda masih menyusui dan menstruasi Anda belum kembali, Anda mungkin masih bisa hamil lagi.

Jika Anda belum siap untuk berhubungan seks, lanjutkan dengan ciuman dan sentuhan fisik saja. Seiring waktu, nantinya berhubungan seks tak akan lagi terlihat menakutkan dan bisa berjalan alami.

 

Mengapa Saya Tak Ingin Berhubungan Seks Setelah Melahirkan?

Making love atau ML setelah melahirkan memang menjadi kasus yang unik bagi setiap pasangan. Sangatlah normal jika Anda tidak merasa ingin berhubungan seks pada beberapa minggu atau bulan pertama setelah melahirkan. Anda mungkin akan kelelahan karena kurang tidur dan menjalan tuntutan sebagai ibu. Jika Anda sedang menyusui, hormon prolaktin juga dapat mengurangi keinginan Anda untuk melakukan hubungan seks.

Merasa depresi setelah melahirkan juga menjadi penyebab Anda merasa kurang bersemangat berhubungan seks. Bicaralah dengan dokter, bidan atau petugas kesehatan jika Anda berpikir menjadi masalah bagi Anda.

Jika Anda mengalami sobekan atau bayi Anda harus dilahirkan dengan alat, akan sedikit lama bagi Anda untuk ingin berhubungan seks lagi. Ingat, hal ini sangat normal dan Anda harus memberi Anda waktu untuk memulihkan diri, terutama jika Anda juga menjalani operasi Caesar.

 

Sumber: www.babycentre.co.uk

Tags : bercintakehamilan & persalinanpasca melahirkan