close
bersepeda dan disfungsi ereksi

Bersepeda merupakan salah satu bentuk olahraga kebugaran yang bisa membakar kalori sekaligus memperkuat otot-otot kaki. Ada yang bersepeda untuk olahraga, tapi sebagian lain hanya untuk bersenang-senang. Di Indonesia, kebiasaan ini mulai banyak disukai, khususnya di kota-kota besar.

Pria yang bersepeda bisa mengalami masalah ereksi sebagai sebagai konsekuensi dari terlalu lama duduk di sadel sepeda. Hubungan antara bersepeda dan masalah ereksi sebenarnya bukan hal baru. Bahkan, dokter Yunani Hippocrates telah mengidentifikasi adanya masalah seksual pada pri penunggang kuda.

 

Bagaimana Bersepeda Bisa Mempengaruhi Ereksi?

Ketika Anda duduk di sepeda untuk jangka waktu yang lama, sadel sepeda akan memberikan tekanan pada perineum Anda, daerah yang membentang antara anus dan penis. Perineum ini berisi arteri dan saraf yang memasok darah yang kaya oksigen dan sensasi untuk penis Anda.

Proses ereksi pada pria terjadi ketika impuls saraf dari otak mengirim pesan gairah ke penis. Sinyal saraf ini memungkinkan pembuluh darah untuk bersantai, meningkatkan aliran darah melalui arteri ke penis. Jika terjadi masalah pada saraf, pembuluh darah, atau keduanya, ereksi bisa saja tidak bisa terjadi, yang kemudian sering disebut dengan istilah disfungsi ereksi.

Selama beberapa dekade terakhir, para peneliti telah menemukan bahwa beberapa pengendara sepeda laki-laki mengalami kerusakan pada saraf pudenda, saraf utama di perineum, dan arteri pudenda, yang mengirimkan darah ke penis.

Beberapa pria yang menghabiskan beberapa jam berkendara dilaporkan mengalami mati rasa dan kesulitan mencapai ereksi. Para ahli percaya bahwa disfungsi ereksi ini bermula ketika ketika arteri dan saraf terjebak antara jok sepeda yang sempit dengan tulang kemaluan pengendara.

 

Cara Mengurangi Risiko Disfungsi Ereksi Bagi Pengendara Sepeda

Dengan beberapa modifikasi, Anda masih bisa naik sepeda untuk olahraga dan kesenangan tanpa mengorbankan kehidupan cinta Anda. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi risiko disfungsi ereksi saat Anda naik sepeda:

1. Pilih kursi yang luas

Beralihlah dari kursi sepeda yang sempit ke kursi yang lebih luas, dengan padding tambahan yang mendukung daerah perineum Anda. Juga, pilih sadel tanpa hidung (biasanya bentuknya lebih kea rah persegi) untuk mengurangi tekanan.

2. Turunkan setang

Bersandar ke depan akan mengangkat bagian belakang Anda dari kursi dan mengurangi tekanan pada perineum Anda.

3. Pakai celana pendek berbantalan khusus sepeda

Celana pendek berbantalan ini memberikan lapisan tambahan untuk perlindungan daerah intim Anda.

4. Mengurangi intensitas latihan Anda

Anda bisa mengurangi intensitas latihan Anda sehingga tekanan pada daerah saraf bisa dikurangi.

5. Istirahat teratur selama berkendara

Setiap berapa jam sekali, usahakan untuk beristirahat dan turun dari sepeda Anda. Anda bisa berjalan-jalan atau berdiri pada pedal secara berkala.

6. Gabungkan dengan olahraga lainnya

Alih-alih bersepeda secara eksklusif, Anda bisa menggabungkan bersepeda dengan jogging, berenang, dan bentuk-bentuk latihan aerobic lainnya.

7. Hentikan bersepeda jika terasa sakit

Jika Anda merasakan sakit atau mati rasa di daerah antara rektum dan skrotum, itu artinya Anda harus berhenti bersepeda untuk sementara waktu. Anda bisa mengunjungi dokter jika khawatir itu bisa mengakibatkan masalah yang serius.

 

Sumber: www.healthline.com

Tags : bersepedamasalah seksualreproduksi pria