close
hal tak sopan di bandara

Sebelum naik ke dalam pesawat dan kemungkinan bertemu teman duduk yang tidak menyenangkan, Anda akan menghabiskan waktu beberapa menit atau jam di bandara. Dan saat di bandara Anda pasti juga sering mengalami hal-hal yang kurang menyenangkan. Berikut ini adalah hal-hal paling tidak sopan yang dilakukan orang di bandara, dan mungkin Anda juga pernah mengalaminya.

1. Berkerumun di depan gate

Apakah Anda pernah melihat banyak orang berkerumun di dekat gate? Biasanya mereka akan menghalangi orang yang akan boarding. Menurut mereka, sangat penting untuk bisa di dalam pesawat sebelum orang lain. Bahkan, dalam beberapa kejadian, ada orang yang berkerumun di luar wilayah gate-nya, menghalangi orang dari gate yang bersangkutan untuk masuk ke dalam pesawat. Jika ini terjadi, Anda bisa minta bantuan petugas atau bisa juga berkata keras-keras ‘Permisi’ atau ‘Excuse me’.

2. Mengganti popok di depan umum

Siapa sih yang mau dekat-dekat dengan kotoran anak dalam sebuah popok bekas? Yikes! Semua pasti setuju dengan ini. Meskipun harusnya area tersebut bebas kotoran, masih ada saja orangtua yang mengganti popok di tempat duduknya atau di lantai. Seimut apapun bayinya, kotorannya pasti tak akan membuat Anda suka.

3. Berdebat dengan petugas bandara

Banyak orang berdebat dengan staf bandara saat check-in akibat kelebihan berat bagasi. Hal ini tentu akan membuat orang lain menunggu. Apakah Anda mengalaminya? Semoga tidak. Memang wajar bagi tiap wisatawan untuk menghindari biaya bagasi yang mahal. Tapi mereka sudah berlebihan, jika ketika mereka memang salah, tapi suara mereka malah meninggi, dan mereka membiarkan orang lain, termasuk Anda, menuggu di belakang.

4. Berjalan perlahan

Untuk orang-orang secara fisik tidak mampu berjalan cepat, hal ini tidak berlaku. Namun, jika Anda berjalan perlahan karena Anda sedang sms-an, atau berpikir Anda sedang berada di galeri seni, maka ini satu hal yang perlu Anda ingat: semua orang di sekitar Anda sedang terburu-buru mengejar penerbangan. Travelator itu dipasang bukan untuk pajangan. Itu dipasang untuk mempercepat langkah mereka yang sedang terburu-buru. Jika Anda mau bergerak pelan-pelan, menepilah. Atau lebih baik, keluar dari travelator tersebut.

5. Berkerumun di carousel

Banyak orang berkerumun di depan carousel, seolah yang keluar dari sana bukan tas, melainkan sebongkah emas atau segepok uang. Mereka sama saja dengan orang yang berkerumun di depan gate. Mereka melakukan apapun, mulai dari menyodok hingga menginjak orang lain, agar bisa berada paling depan, sedekat mungkin secara fisik dengan tas mereka yang isinya mungkin cuma kaus kaki kotor dan produk rambut.

6. Staf customer service yang tidak memberikan pelayanan bagus

Ada dua jenis orang yang mengalami gangguan emosional di bandara: mereka yang tidak pernah bepergian sebelumnya dan mereka yang telah melakukan perjalanan begitu sering sehingga mengalami gangguan mood klinis. Keduanya memerlukan bantuan customer service yang menyenangkan untuk memberi jawaban untuk ini itu. Customer service yang tidak bisa melayani penumpang dengan baik, khususnya yang sedang mengalami masalah, harusnya ganti pekerjaan saja.

7. Tidak tahu cara melewati bagian keamanan

Keamanan bandara memang benar-benar membingungkan. Tapi ada kalanya Anda akan heran ketika orang masih saja syok ketika disuruh buka sepatu padahal dia sudah mengantri sekitar 15 menit dan melihat orang-orang di depannya membuka sepatu juga. Kadang mereka masih ngeyel dan mengatakan mereka tak perlu melakukan ini itu. Mungkin mereka khawatir akan terjadi sesuatu pada diri mereka atau barang-barang mereka? Entahlah.

 

Sumber: www.smartertravel.com

Tags : bandarapanduan wisataperjalanan dengan pesawat