close
masalah menstruasi yang tak bisa dianggap remeh

Memang beberapa masalah menstruasi umum terjadi pada wanita. Namun, ada beberapa masalah menstruasi yang tidak boleh Anda abaikan karena bisa jadi berbahaya, seperti di bawah ini.

1. Tidak mengalami haid selama beberapa bulan

Jika Anda melewatkan dua menstruasi atau lebih dan Anda tahu Anda tidak hamil, bisa jadi hal ini karena ketidakseimbangan hormon, masalah tiroid, olahraga atau diet berlebihan, stres atau menopause dini. Tanpa menstruasi, lapisan rahim bisa menumpuk terlalu banyak, menyebabkan pertumbuhan sel-sel yang abnormal (kondisi yang berpotensi prakanker).

Anda perlu mengunjungi dokter untuk melakukan tes panggul. Selain itu, dokter mungkin juga akan melakukan tes darah untuk memeriksa kadar hormon dan melihat adanya gangguan tiroid, sindrom ovarium polikistik (atau PCOS, sebuah kondisi yang ditandai oleh tingginya tingkat androgen, atau hormon pria) dan menopause dini.

2. Kram yang tiba-tiba intense atau memburuk

Ini bisa merupakan tanda endometriosis, suatu kondisi di mana sel-sel yang tumbuh di dalam rahim mulai tumbuh di luar rahim, menyebabkan nyeri panggul yang serius. Gejala bisa mulai muncul setiap saat, tetapi kebanyakan wanita yang didiagnosis dengan endometriosis telah mengalami riwayat menstruasi yang sakit sejak masih muda. Kram intens juga bisa disebabkan oleh beban di panggul.

3. Bercak

Jika Anda mulai melihat darah antara menstruasi satu dan lainnya, penyebabnya bisa menjadi kista rahim atau polip, fibroid, infeksi (seperti vaginosis bakteri) atau pertumbuhan pra-kanker.

4. Pendarahan atau menstruasi berat selama lebih dari 10 hari

Jika menstruasi Anda membuat pembalut basah dalam satu jam atau kurang, itu tandanya menstruasi berat. Ini bisa merupakan gejala dari suatu masalah medis (seperti fibroid, polip atau adenomiosis, di mana jaringan dari lapisan rahim tumbuh ke dalam dinding rahim) yang bisa menyebabkan Anda mengalami anemia.

5. Gejala PMS yang mengacaukan hidup Anda

PMS yang seperti ini bisa disebut PMDD (premenstrual dysphoric disorder), yang bisa dianggap miliaran kali lebih buruk dari PMS biasa. Gejalanya termasuk makan berlebihan, perubahan suasana hati disertai menangis, kecemasan yang parah, kemarahan dan merasa di luar kendali yang terjadi seminggu sebelum menstruasi dan akan membaik begitu menstruasi dimulai. Jika parah, obat anti-depressant bisa sangat membantu.

6. Efek hormon

Jika Anda memiliki asma atau sindrom iritasi usus yang menjadi semakin parah seminggu atau lebih sebelum menstruasi, mungkin saja itu bukan kebetulan. Ada fenomena yang disebut Pembesaran Premenstrual (Premenstrual Magnification) dimana beberapa kondisi (termasuk diabetes, depresi dan arthritis) bisa memburuk sebelum menstruasi dimulai, yang terjadi akibat fluktuasi hormon. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter mengenai peningkatan dosis obat pada saat sebelum menstruasi.

 

Sumber: www.womansday.com

Tags : mentruasireproduksi wanita