close
informasi finansial

Transaksi di dunia online, seperti internet banking, pasti salah satunya berhubungan dengan password dan data finansial lainnya. Hal yang perlu Anda perhatikan baik-baik adalah Anda perlu menjaga kerahasiaan data-data finansial tersebut untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan.

Berikut ini adalah 5 tips untuk menjaga informasi finansial Anda tetap aman dari para hacker.

1. Perhatikan password yang Anda gunakan

Apakah Anda tahu bahwa password ‘123456’ merupakan salah satu password terburuk pada tahun 2014? Jika Anda masih menggunakan password seperti itu, segera gantilah dengan yang lebih sulit. Berikut ini adalah tips password yang susah dibobol.

– Jangan menggunakan password yang sama untuk beberapa situs atau login.
– Jangan menggunakan nama Anda atau informasi umum mengenai Anda atau apa pun yang bisa mudah diteliti atau ditebak. Hal ini dapat mencakup nama-nama anggota keluarga atau binatang peliharaan.
– Gunakan kombinasi huruf besar dan huruf kecil, bersama dengan angka dan karakter khusus jika diizinkan.
– Buatlah password sepanjang mungkin. Hacker menggunakan program untuk menebak password Anda, sehingga password panjang memakan waktu lebih lama untuk ditebak. Buat hacker lelah sehingga mereka beralih ke orang lain.

Namun, mungkin Anda masih suka menggunakan satu password untuk banyak login. Jika demikian, usahakan password cukup panjang untuk bisa ditebak.

2. Jaga kerahasiaan informasi ketika menggunakan Wi-Fi publik

Berkaitan dengan Wi-Fi publik, Anda harus memperhatikan tips berikut:

– Jika memungkinkan, hindari mengunjungi situs-situs yang sensitif sampai Anda berada di rumah pada koneksi internet yang lebih pribadi.
– Bila menggunakan Wi-Fi publik, tentukan koneksi sebagai koneksi publik sehingga komputer Anda tidak berbagi informasi (Jika Anda menentukan koneksi pribadi, komputer Anda mungkin bisa ditemukan dan diakses).
– Jangan ijinkan share file atau printer. Juga mematikan penemuan jaringan atau kemampuan Bluetooth untuk perangkat agar file Anda aman.
– Pastikan firewall Anda aktif.
– Anda dapat menggunakan virtual private network (VPN) untuk meningkatkan privasi dan keamanan koneksi internet komputer Anda.

3. Surfing secara aman

Setelah melakukan tindakan pencegahan, Anda juga perlu mengunjungi situs yang aman. Pertama-tama, jangan menyimpan rincian kartu kredit Anda pada situs web. Dan ketika Anda mengunjungi website, pastikan untuk melihat address bar browser. Web harus ‘https’ dan bukan hanya ‘http’, khususnya ika Anda membeli sesuatu atau berbagi informasi.

Jika Anda ingin masuk ke akun tabungan online Anda, misalnya, Anda harus memastikan bahwa Anda benar-benar masuk ke situs yang aman. Jika Anda memverifikasi bahwa “https” muncul di bar browser Anda setiap kali Anda login, Anda dapat merasa yakin bahwa Anda tidak mendarat di halaman banking palsu.

4. Cerdaslah dalam pemakaian media sosial

Berkaitan dengan media sosial, berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan:

– Jangan menerima undangan media sosial dari orang yang Anda tidak kenal.
– Periksa secara berkala pengaturan keamanan Anda di media sosial dan buat perubahan jika perlu.
– Jangan pernah upload foto gaji, SIM, atau data penting lainnya.
– Matikan geo-tagging di Facebook.

5. Amankan email Anda

Cobalah tips-tips ini:

– Pertimbangkan untuk menggunakan lebih dari satu akun email. Gunakan satu dengan keluarga dan teman-teman, menggunakan satu untuk belanja online dan buletin sign-up, dan satu lagi untuk informasi sensitif, seperti rekening pensiun atau rekening kartu kredit.
– Ganti password email Anda secara berkala.
– Gunakan layanan email yang menawarkan otorisasi dua faktor.
– Perhatikan tanda-tanda phishing: kesalahan ejaan, link yang mencurigakan, meminta informasi pribadi atau menyarankan Anda memberikan informasi pribadi Anda

 

Sumber: www.getrichslowly.org

Tags : keamananperbankanperencanaan