close
ritual orang tua produktif

Menjadi produktif tidak hanya dibutuhkan dalam pekerjaan saja. Ketika Anda menjadi orang tua pun, Anda perlu untuk terus menjadi produktif.

Menjadi produktif tidaklah serta merta terjadi. Kita harus berusaha agar hal tersebut bisa menjadi bagian dari hidup kita. Dan semuanya membutuhkan usaha yang tidak mudah.

Anda harus selalu berkomitmen untuk melakukan semuanya untuk kebaikan keluarga Anda. Dan ingat, peganglah terus prinsip-prinsip yang menurut Anda benar dan baik untuk keluarga Anda.

Dan inilah 3 ritual yang harus Anda lakukan untuk bisa menjadi orangtua yang produktif.

1. Ritual keluarga di pagi hari

Setiap keluarga mempunyai ritual pagi hari yang berbeda, tergantung kebutuhan dan kondisi masing-masing keluarga. Ritual ini merupakan rutinitas yang harus diikuti oleh semua anggota keluarga. Tujuan dari ritual ini adalah untuk bisa mempersiapkan diri menghadapi hari ini dan untuk bisa sampai di tempat yang kita inginkan hari ini.

Ritual pagi dimulai pada saat semua anggota keluarga bangun di pagi hari, misalkan saja pukul 5 pagi. Misalnya, Anda bisa melakukan ritual seperti berikut ini:

1. Peluk dan cium

2. Sholat Subuh berjamaah (bagi yang beragama Islam)

3. Olahraga pagi

4. Sarapan

5. Mandi dan bersiap diri

6. Melakukan tugas masing-masing

Dan seterusnya. Anda bisa menata ritual ini sesuai dengan keadaan keluarga Anda. Bisa saja keluarga lain sarapan setelah mandi, atau bahkan memilih berolahraga di sore hari.

2. Ritual di malam hari

Ini bukanlah ritual pada waktu tidur. Pada waktu malam, Anda harus melakukan sesuatu yang intinya adalah quality time bersama keluarga.

Ritual ini bisa berjalan seperti ini:

1. Mandi dan membersihkan diri

2. Mempersiapkan tugas untuk hari esok (PR untuk anak Anda, misalnya)

3. Menonton TV bersama (atau aktivitas quality time lainnya)

Ritual ini bisa sedikit berbeda dari malam satu ke malam lainnya. Mungkin saja hari ini Ibu harus mempersiapkan makan siang untuk acara camping anak Anda. Mungkin malam lain, Anda tak perlu melakukannya.

Setelah semua ritual tersebut terlalui, waktunya Anda mempersiapkan anak Anda untuk tidur.

3. Ritual bersih-bersih

Ajarkan anak Anda untuk selalu membersihkan apa yang telah mereka gunakan. Misalnya, merapikan tempat tidur setelah bangun tidur atau mencuci piring setelah makan.

Buatlah tugas bersih-bersih harian. Misalnya, anak pertama menyapu ruang dalam dan anak kedua membersihkan halaman. Atau anak pertama mencuci piring dan anak kedua menjemur baju.

Delegasikan tugas berdasarkan kebutuhan. Misalnya, anak Anda usianya berbeda jauh, sebaiknya tugas untuk anak yang lebih muda tidak terlalu berat.

 

Sumber: www.asianefficiency.com

Tags : keluargapengasuhanproduktivitas